Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
tangan berkeringat

Keringatan di Malam Hari Bisa Jadi Tanda Kesehatan Bermasalah, Ini Penyebabnya

1 Mei 2017 | Dibaca : 2481x | Penulis : Ayu

Dokter sering mendengar pasien mereka mengeluh berkeringat di malam hari. Keringat malam mengacu pada kelebihan keringat pada malam hari. Tapi jika kamar tidur Anda sangat panas atau Anda terlalu banyak memakai seprai, Anda mungkin berkeringat saat tidur, dan ini normal. Keringat malam yang benar adalah kilasan panas yang parah yang terjadi di malam hari yang bisa membasahi pakaian dan seprai Anda dan itu tidak berhubungan dengan lingkungan yang terlalu panas.

Penting untuk dicatat bahwa pembilasan (kehangatan dan kemerahan pada wajah atau tubuh) mungkin sulit dibedakan dari keringat malam yang sebenarnya. Ada banyak penyebab berkeringat di malam hari. Untuk menemukan penyebabnya, dokter harus mendapatkan riwayat medis rinci dan tes ketertiban untuk memutuskan apakah ada kondisi medis lain yang bertanggung jawab untuk berkeringat di malam hari. Beberapa kondisi yang diketahui dapat menyebabkan keringat malam adalah:

Mati haid

Berkedip panas yang menyertai menopause bisa terjadi pada malam hari dan menyebabkan berkeringat. Ini adalah penyebab berkeringat malam yang biasa terjadi pada wanita. Hiperhidrosis idiopatik Hiphidrosis idiopatik adalah suatu kondisi di mana tubuh secara kronis menghasilkan terlalu banyak keringat tanpa penyebab medis yang dapat diidentifikasi.

Infeksi

Tuberkulosis adalah infeksi yang paling sering dikaitkan dengan keringat malam. Tapi infeksi bakteri, seperti endokarditis (radang katup jantung), osteomyelitis (radang pada tulang), dan abses dapat menyebabkan keringat malam. Keringat malam juga merupakan gejala infeksi HIV. Kanker Keringat malam adalah gejala awal beberapa jenis kanker. Jenis kanker yang paling umum dikaitkan dengan keringat malam adalah limfoma. Namun, orang yang memiliki kanker yang tidak terdiagnosis sering memiliki gejala lain juga, seperti penurunan berat badan dan demam yang tidak dapat dijelaskan.

Hipoglikemia

Gula darah rendah bisa menyebabkan berkeringat. Orang yang mengonsumsi insulin atau obat diabetes oral mungkin mengalami hipoglikemia pada malam hari yang disertai dengan berkeringat. Gangguan hormon Berkeringat atau pembilasan dapat dilihat dengan beberapa kelainan hormon, termasuk pheochromocytoma, carcinoid syndrome, dan hyperthyroidism.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ke Depan, Smartphone Illegal Kemungkinan Tak Akan Berfungsi di Indonesia
26 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kementrian perindustrian (Kemenperin) akan segera berlakukan sistem analisis untuk memeriksa smartphone (khusus 4G) yang masuk pasar Indonesia ...
Inilah 5 Masalah Percintaan yang Sering di Hadapi Generasi Milenial
15 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Membangun hubungan akan gampang – gampang susah, khususnya bagi para generasi milenial. Mereka cenderung sulit untuk menemukan cinta ...
5 tanda orang jenius, apakah kamu termasuk?
15 Januari 2018, by Zeal
Tampang.com - Orang jenius adalah orang yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dalam tes IQ, seseorang bisa dikatakan jenius jika hasil dari tesnya lebih ...
Setelah Ridwan Kamil Melubangi Sendiri Kapalnya
15 Februari 2018, by Gatot Swandito
Diakui atau tidak, Pilgub Jabar 2018 sudah bukan milik Ridwan Kamil lagi. Ridwan alias Kang Emil yang selama lebih dari dua tahun terakhir disebut-sebut ...
elf buahbatu trans
4 September 2017, by Admin
Setelah mencari secara online jasa rental mobil elf di kota Bandung, akhirnya dapat Buahbatutrans, harganya hanya Rp 1.200.000 untuk keliling kota Bandung. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman