Beberapa unggahan yang menyinggung konsumsi makan babi, konflik Palestina–Israel, serta sikap terhadap simbol-simbol agama menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan. Kritik terhadap pernyataan tersebut datang dari tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat umum yang menilai bahwa kritik internal seharusnya disampaikan dengan cara yang konstruktif dan tidak merendahkan identitas keimanan umat.
Permadi Arya alias Abu Janda, Sang Penghujat Islam
Permadi Arya di postingan media sosialnya melakukan banyak hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, seperti minum minuman keras/beralkohol, tetapi mengaku Islam. Hal-hal yang menyakitkan bagi umat Islam, dia selalu merasa berada di pihal minoritas, tetapi ke-Islam-an nya saja dipertanyakan. Bagi follower muslim pasti merasakan bahwa dia bukan beragama Islam, alias non muslim.