Tampang

Pasar Ekonomi Digital Menggeliat, Tahun 2018 diprediksi Sumbang 10 Persen untuk PDB

16 Feb 2018 08:22 wib. 1.195
0 0
Pasar Ekonomi Digital Menggeliat, Tahun 2018 diprediksi Sumbang 10 Persen untuk PDB

Tampang.com - Pada tahun 2016, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi pasar digital terhadap PDB Indonesia adalah 3,61. Lalu, kembali meningkat pada tahun 2017 menjadi 4 persen.

Hal ini ditanggapi oleh Novani Karina yang merupakan peneliti dari CEnter for Indonesian Policy Studies (CIPS). Menurutnya, angka tersebut akan semakin meningkat pada tahun 2018 dan berkisar pada 8-10%. Hal ini didasarkan atas data dari Bank Indonesia dimana nilai transaksi e-commerce terus meningkat dalam empat tahun terakhir di Indonesia. Selain daripada itu, nilai transaksi e-commerce terhadap ritel yang terus meningkat dengan proyeksi 3.1 persen pada 2017.

"Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak usaha di Indonesia yang mengandalkan sektor digital dalam melakukan jual beli baik barang maupun jasa. Tingginya potensi sektor ekonomi digital di Indonsia ini juga didukung dengan terjangkaunya biaya internet dan penjualan yang menjadi di Indonesia dengan aktivitas penggunaan internet yang tinggi," jelas Novani, Jumat (16/2).

Selain dari data yang ada, peningkatan ekonomi digital juga terus diupayakan oleh pemerintah yang tercantum pada Paket Kebijakan Ekonomi XIV. Dalam paket kebijakan tersebut, pemerintah ingin memposisikan Indonesia mampu menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Selain daripada itu, Pemerintah terus mendorong inovasi, kreasi, serta invensi kegiatan-kegiatan ekonomi baru untuk kalangan muda, serta menguatkan kapasitan dan kemudahan berusaha. Target untuk pemanfaat e-commerce ini yakni untuk menjangkau 93,4 pengguna internet.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Perkembangan Anak
0 Suka, 0 Komentar, 16 Apr 2024

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%