Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
UMK Karawang Dianggap Terlalu Tinggi, Perusahaan Tekstil Pilih Hengkang

UMK Karawang Dianggap Terlalu Tinggi, Perusahaan Tekstil Pilih Hengkang

29 November 2017 | Dibaca : 1742x | Penulis : Admin

Tampang.com - Sebagai antisipasi hengkangnya perusahaan sektor Tekstil, Sandang dan Kulit (TSK) dari Karawang karena tingginya Upah Minimum Kabupaten (UMK), Pemkab Karawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengusulkan 23 sektor pengupahan dari sebelumnya empat sektor. 

Kepala Disnakertrans Karawang, Ahmad Suroto mengungkapkan, konsep 23 sektor industri tersebut sudah disampaikan kepada Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan unsur serikat pekerja yang ada di Dewan Pengupahan. 

"Tujuannya untuk mempermudah pembahasan dan penentuan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK)," tandasnya. 

Usulan tersebut juga sebagai langkah antisipasi perusahaan sektor TSK memilih hengkang dari Karawang karena UMK yang dianggap terlalu tinggi. Saat ini saja perusahaan yang memilih hengkang di antaranya PT Metro Kinkin,  PT Royal Industri,  PT Dream Sentosa Indonesia,  PT Hansae,  dan PT Mondelez.  Ia menyebut Garut,  Majalengka,  dan Jawa Tengah menjadi incaran perusahaan TSK dari Karawang.

Hal tersebut,  kata dia,  amanat Permenaker 7 Tahun 2013,  penentuan upah sektor unggulan berdasarkan kajian dewan pengupahan berdasarkan delapan indikator. 

Sebelumnya,  industri hanya dikelompokkan menjadi empat sektor,  yakni sektor 1 Tekstil Sandang Kulit (TSK),  sektor 2 plastik dan karet,  sektor 3 rokok, tembakau makanan dan minuman , serta sektor 4 elektonik, otomotif, logam dan kimia. 

Sebelumnya ia memprediksi perusahaan sektor TSK akan terpukul dengan kenaikan UMK 2018  menjadi Rp 3.919.291 tersebut. Pasalnya,  tahun 2017 ini ada beberapa perusahaan yang memilih pindah,  merumahkan karyawan,  atau meminta penangguhan pembayaran upah.  

Ia mengungkapkan, pada UMK 2017 saja ada sekitar 26 perusahaan yang mengajukan penangguhan upah, akan tetapi yang dikabulkan 25 perusahaan.

 "Sementara pada penetapan UMK 2018 belum ada perusahaan yang mengajukan penangguhan. Sebab masih ada batas waktu pengajuan penangguhan upah sampai 20 Desember 2017 mendatang," ucapnya

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Prabowo Menilai Pelemahan Rupiah Sebagai Pertanda Indoesia Semakin Miskin
6 Juli 2018, by oteli w
Prabowo Menilai Pelemahan Rupiah Sebagai Pertanda Indoesia Semakin Miskin Memang akhir – akhir ini, Indonesia diperhadapkan dengan tantantangan ...
Apakah Meminum Multivitamin Berisiko?
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Multivitamin adalah suplemen diet terpopuler yang dijual saat ini. Orang-orang dari semua demografi dan kelompok usia menggunakan multivitamin, dan mereka ...
Mengenang Kembali Peristiwa Agung pada Zaman Nabi Ibrahim AS
1 September 2017, by Zana Apriyatna
Hari ini umat Islam di seluruh penjuru dunia bersama-sama menggemakan pujian atas kebesaran Allah subhanahu wata’ala. Lebih dari 1,57 miliar kaum ...
PILKADA : Uu Ruzhanul Serap Aspirasi Warga Majalengka
10 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam upaya melakukan sosialisasi pemilihan kepala daerah ( PILKADA) di Jawa Barat, pasangan Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum ...
Inilah Foto Terbaik yang Pernah DIambil dari Sebuah Bintang
30 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Menggunakan “ESO’s Very Large Telescope Interferometer”, astronom telah membuat foto paling rinci yang pernah ada dari sebuah bintang – ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab