Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tanpa Lelah, Sumarsi Minta Presiden Jokowi Segera selesaiakan Kasus HAM

Tanpa Lelah, Sumarsi Minta Presiden Jokowi Segera selesaiakan Kasus HAM

9 September 2017 | Dibaca : 886x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Perempuan berbadan mungil dan berambut putih itu tengah menuntut keadilan Presiden Joko Widodo untuk mengadili pembunuh anaknya. Sebelum menuntut ke Jokowi, Sumarsih sudah menuntut ke Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi SBY tidak mampu menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu selama 10 tahun berkuasa.

Putra satu-satunya, Benardinus Realino Norma Irawan (Wawan) ditembak mati oleh tentara di dada kiri saat berdemonstrasi pada 13 November 1998. Mahasiswa Universitas Atma Jaya itu bersama mahasiswa lain berdemonstrasi menolak Sidang Istimewa dan mendorong penghapusan dwifungsi ABRI.

Selama 10 tahun perjalanan Sumarsih mencari keadilan atas kasus pelanggaran HAM ditandai dengan diraihnya Yap Thiam Hien Award Tahun 2004 dan Tasrif Award 2017. Dua penghargaan ini diberikan oleh masyarakat sipil yang independen, seperi AJI Indonesia.Ia sudah terbiasa mendapatkan intimidasi, mulai dari dilarang berdemo, sampai ingin digotong dan di ancam.

Aksi Kamisan dimulai 18 Januari 2007. Sebelum itu, Agustus 2005 kami mendirikan sebuah paguyuban korban pelanggaran HAM, Jaringan Solidaritas Korban dan Keluarga Korban (JSKK). Kami lebih banyak membuat buku dan sosialisasi hak asasi manusia (HAM) ke masyarakat dan sekolah.

Akhirnya ide saya untuk melakukan aksi rutin untuk mengingatkan soal kasus pelanggaran HAM yang mandek didukung oleh Istri Munir, Suciwati dan Yati Andriyani dari Kontras (Koordinator Kontras). Kami membuat mekanisme aksi, dan aksi ini akan bubar jika hanya dihadiri 3 orang saja.

Saya mengakui melanggar aturan dan undang-undang, tapi negara juga melanggar UU karena membunuh. Saya pernah mau diangkat dan digotong karena tidak mau menjauh dari tempat Aksi Kamisan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Spekulasi di Balik Teror Bom Kampung Melayu
25 Mei 2017, by Gatot Swandito
Dua rentetan bom bunuh diri meledak di Terminal Bus Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jakarta, pada 24 Mei 2017. Aksi teror yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ...
Kepala Mata-Mata Inggris: Perilaku Rusia yang 'gegabah' Mengancam Barat
14 Mei 2018, by Slesta
Kepala badan intelijen domestik teratas Inggris pada Senin memperingatkan bahwa Rusia terlibat dalam perilaku yang semakin sembrono dan mencoba untuk merusak ...
Tips Agar Sukses Di 10 Hari Terakhir Di Bulan Suci Ramadhan
18 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Ada beberapa kiat yang dijelaskan oleh para ulama, agar kita benar benar bisa memaksimalkan hari hari terakhir kita dengan Ramadhan: Sebelum kita ...
Usir Cacingan yang Menyerang dengan Konsumsi Makanan-Makanan Ini
18 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menderita cacingan memang sangat menganggu dan bisa berujung bahaya. Cacingan ini bisa terjadi akibat mengkonsumsi makanan yang kurang higienis ...
ahmad heryawan
26 Mei 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Disela-sela kesibukannya sebagai Gubernur Jawa Barat, DR. Ahmad Heryawan, LC bersedia memberikan wejangan-wejangan kepada anak-anak program ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab