Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Obama Mendorong Toleransi di Indonesia dalam Pidatonya di Kongres Diaspora Indonesia Keempat

Obama Mendorong Toleransi di Indonesia dalam Pidatonya di Kongres Diaspora Indonesia Keempat

2 Juli 2017 | Dibaca : 506x | Penulis : Rio Nur Arifin

Setelah satu minggu penuh terjadi ‘debu’ antara media dan Presiden Donald Trump, pendahulunya berbagi sedikit kebijaksanaan dari sisi lain dunia tentang toleransi dan membuat berita di media menjadi tenang.

"Saya tidak khawatir dengan apa yang ada di surat kabar hari ini," kata mantan Presiden Barack Obama pada hari Sabtu dalam sebuah kunjungan nostalgia ke ibukota Indonesia, rumah masa kecilnya. "Apa yang saya khawatirkan adalah, 'Apa yang akan mereka tulis tentang saya 20 tahun dari sekarang ketika saya melihat ke belakang.'"

Obama menjauh dari politik A.S. dan administrasi Trump, tapi dia membuat sebuah prestasi saat menjabat.

"Di Paris, kami berkumpul dalam kesepakatan paling ambisius dalam sejarah tentang perubahan iklim, sebuah kesepakatan bahwa meski dengan tidak adanya kepemimpinan Amerika Serikat, masih dapat memberi kesempatan pada anak-anak kami," katanya.

Trump mengejutkan banyak negara bulan lalu dengan mengumumkan bahwa dia menarik diri dari kesepakatan tersebut. Dia juga memiliki hubungan yang sulit dengan anggota pers dan baru-baru ini dikecam oleh Demokrat dan Republik karena tweet yang menyerang seorang host wanita MSNBC.

Obama menekankan pentingnya melangkah menjauh dari situs berita yang hanya berbagi pandangan yang sama, dan memperingatkan media sosial yang menimbulkan kebencian terhadap minoritas dan perlakuan buruk terhadap orang-orang.

Mantan presiden itu disambut oleh ribuan orang, termasuk para pemimpin, pelajar dan pebisnis, di Jakarta, di mana dia membuka Kongres Diaspora Indonesia yang Keempat. Dia sangat populer di Indonesia. Sebuah patung anak laki-laki mengingatkan kita saat "Barry" berdiri di luar sekolah dasar tuanya.

Dia mengenang saat pindah ke Jakarta pada tahun 1967 di usia 6 tahun, dan berteriak, "Indonesia bagian dari diri saya!"

Obama mengatakan bahwa dia telah memakan makanan lokal sejak tiba.

"Jika musim hujan tiba, banjir akan datang dan kami harus membersihkan lantai di rumah kami dan kemudian mengejar ayam karena mereka pergi ke tempat lain," katanya sambil tertawa terbahak-bahak. "Hari ini, Jakarta adalah pusat perdagangan yang berkembang yang ditandai dengan jalan raya dan gedung-gedung tinggi. Begitu banyak yang telah berubah, begitu banyak kemajuan telah dicapai."

Obama tinggal di negara dengan ibunya, seorang antropolog, dan ayah tirinya dari Indonesia. Pasangan ini berpisah setelah adik tirinya, dan Obama kembali ke Hawaii saat berusia 10 tahun untuk tinggal bersama kakek dan neneknya. Tapi dia berkata dia tidak pernah melupakan tahun-tahun yang dilaluinya di Indonesia.

 

"Waktu saya di sini membuat saya menghargai rasa hormat terhadap perbedaan orang," katanya, mengenang bagaimana dia dan keluarganya baru saja mengunjungi dua kuil kuno yang paling berharga dan berada di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Borobudur, kompleks Buddhis, dan kompleks Hindu Prambanan.

Pidato Obama sampai pada akhir liburan 10 harinya di Indonesia. Selain mengunjungi kuil-kuil di kota Yogyakarta di pulau jawa, ia dan istrinya, Michelle, dan anak perempuannya, Sasha dan Malia, juga ikut arung jeram dan melakukan tur ke pulau resor Bali. Pada hari Jumat, ia bertemu dengan Presiden Indonesia Joko "Jokowi" Widodo di Istana Bogor di Jawa Barat, tepat di luar Jakarta.

Kunjungan Indonesia menandai perjalanan pertama Obama ke Asia sejak meninggalkan kantor. Dia meminta Indonesia untuk memiliki demokrasi yang jelas dan tidak pernah berhenti menghargai perbedaan. Seperti diketahui Indonesia menghadapi peningkatan radikalisme Islam dan serangan anti-gay, dan baru-baru ini dikecam oleh kelompok hak asasi manusia karena memenjarakan mantan gubernur Jakarta, seorang Kristen Tionghoa.

"Semangat negara ini harus menjadi salah satu toleransi, yang diabadikan dalam konstitusi Indonesia, disimbolkan oleh masjid, kuil dan gereja yang berdiri di samping satu sama lain," kata Obama. "Semangat itu adalah salah satu hal yang menentukan Indonesia. Ini adalah salah satu karakteristik terpenting untuk dijadikan contoh bagi negara-negara Muslim lainnya di seluruh dunia."

 

Sumber: abcnews.go.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Seputar Mitos Mengenai Jerawat yang Keliru
5 Juni 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami baik oleh pria maupun wanita. Timbulnya jerawat pada wajah akan sangat mengganggu ...
Tips Tampil Cantik Tanpa Perhiasan
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Setiap wanita ingin tampil cantik. Mungkin bagi sebagian orang berpikir bahwa cantik adalah sebatas kecantikan wajah. Namun, kita jangan lupa juga bahwa cantik ...
vitamin C
2 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Penggunaan vitamin C, atau asam askorbat, sebagai metode alternatif untuk mengobati kanker telah menjadi berita utama sejak tahun 1970an, dan Medical News ...
Tempat Satelit Dataran Garam Bolivia dari Luar Angkasa
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Di ujung selatan pelat Altiplano di Andes tengah, terletak Salar de Uynui di Bolivia, yang tertangkap di sini dalam sebuah gambar dari satelit Copernicus ...
Pasangan Ganda Campuran Tontowi dan Liliyana tidak Turun di Hongkong Open Super Series 2017
22 November 2017, by Admin
Tampang.com - Sebanyak tiga wakil ganda campuran Pelatnas PBSI dipastikan turun pada Hong Kong Open Super Series 2017. Mereka adalah Praveen Jordan/Debby ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab