Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Idrus Marham Dilantik Menjadi Menteri Sosial Oleh Presiden Jokowi

Idrus Marham Dilantik Menjadi Menteri Sosial Oleh Presiden Jokowi

17 Januari 2018 | Dibaca : 214x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Hari ini, Rabu 17Januari 2018, Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle jilid III di kabinetnya, yakni dengan melantik Idrus Marham, Sekretaris Jenderal Partai Golkar menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur dalam Pilkada 2018. Idrus dilantik oleh Presiden di Istana Negara pagi tadi sekitar jam 09.00 WIB. “Baru saja dikabari, terima kasih atas doanya,” kata Idrus Marham.

Idrus Marham lahir di Pinrang Sulawesi Selatan pada tahun 1962. Idrus melanjutkan pendidikannya dengan fakultas Syariah IAIN Alaudin Makassar pada tahun 1979. Kemudian melanjutkan S2 di Fakultas Syariah, IAIN Walisongo, Semarang. Pada tahun 2009 ketika masih menjadi anggota DPR periode 2004-2009 Idrus menyelesaikan pendidikan S3 nya di Universitas Gajah Mada (UGM) dan meraih gelar doktor ilmu politik dengan predikat cumlaude.

Karir politik Idrus dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat pada pemilu 1997. Setelah itu melalui Partai Golkar dirinya terpilih sebagai anggota DPR untuk tiga periode berturut-turut yaitu 1999-2004, 2004-2009, dan 2009-2014 untuk daerah pemilihan II Sulawesi Selatan.  Namun, pada Juni 2011 Idrus mengundurkan diri sebagai anggota DPR dengan alasan fokus pada Partainya, kemudian dirinya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Golkar hingga sekarang.

Saat ditanya apakah dirinya pernah diajak ngobrol soal menteri, dia menjawab tidak pernah. "Ya sebagai partai pendukung pemerintah, kami lebih sering berkomunikasi soal program. Beliau tidak pernah bicara tentang menteri dan ini sesuai komitmen Partai Golkar bahwa kami mendukung pemerintah tanpa syarat," ujar Idrus ketika tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 08.19, Rabu, 17 Januari 2018.

Kemudian mengenai apakah dirinya meninggalkan jabatan Sekjen Golkar, Idrus menjawab bahwa itu bukan wewenangnya. Ketua umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto lah yang punya hak untuk itu. "Pak Airlangga yang punya hak, berdasarkan hasil Munaslub Golkar," ujarnya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Para IlmuwanTemukan Cara untuk Menghentikan Kanker dengan Metastasis
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Metastasis adalah penyebab utama kematian pada kanker, dan perawatan saat ini tidak melawannya dengan efektif. Tapi penelitian baru mungkin telah menemukan ...
Inilah Penyebab Hubungan Tidak Intim dengan Pasangan, Berdasarkan Zodiak
9 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Keintiman dengan pasangan menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga harmonisasi sebuah hubungan yang dijalani. Jika Anda merasa ...
3 Trik Ini Bantu Kamu Memilih Jeans yang Sesuai untuk Kamu
30 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Celana jeans menjadi salah satu item yang sangat digemari banyak orang. Banyak yang beralasan hal ini karena mudahnya jeans untuk dipadukan ...
Begini Keadaan Bumi 1000 Tahun Lagi
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Satu tahun yang lalu dalam pidatonya di Oxford University Union, legendaris Stephen Hawking memproklamirkan bahwa umat manusia hanya bisa bertahan selama 1.000 ...
Rina Nose Dinasehati usai Bercanda, Bagaimana Bisa?
16 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Semenjak memutuskan untuk melepaskan hijabnya, Rina Nose selalu menjadi target sasaran bullying dari warganet. Baru – baru ini Rina ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes