Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
50 Juta Orang Indonesia Senang Belanja Online

50 Juta Orang Indonesia Senang Belanja Online

10 Agustus 2017 | Dibaca : 297x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Belanja secara online memang sedang marak di Indonesia. Bahkan, 50 juta orang Indonesia senang melakukan belanja online.

Hal ini diungkap oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro

Dengan kemajuan teknologi, anda tidak perlu repot-repot untuk pergi ke toko ataupun pasar untuk membeli perlengkapan. Anda cukup memesannya via online.

"Seperti belanja online 50 juta orang jadi seperlima penduduk Indonesia sudah terpapar melakukan belanja orang," imbuh dia, seperti dilaporkan oleh OkeZone.

Hal ini tidak dilihat secara transaksi, namun lebih pada kebiasaan masyarakan yang mulai meninggalkan belanja secara offline.

"Kita tidak bicara satu transaksi selesai, ada yang menjadi kebiasaan misalnya pesan taksi pakai Uber, pesan makanan pakai Go-Jek, plus belanja online yang lain. Ada saudara saya yang saya tahu even beli baju tidak pernah ke mall. Dia hobinya nyoba dari satu online ke online lain, online Indonesia. Dan itu sudah jadi kebiasaan," jelasnya.

Besarnya jumlah tersebut juga berbanding dengan perkembangan internet yang kini meluas di Indonesia. Bahkan, menurut data riset dari We Are Social sendiri menyebutkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet terbesar di dunia.

Pada 2017 saja, pengguna internet di Indonesia sudah ditaksir mencapai sekira 132,7 juta dan sebanyak 69% masyarakat di Indonesia masih mengandalkan perangkat mobile untuk mengakses internet dan sisanya melalui desktop dan tablet.

Pemerintah sendiri saat ini terus menggenjot pemerataan penyebaran internet di Indonesia melalui program Palapa Ring, sehingga seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan internet.

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer. Proyek itu terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ridwan Kamil : Tawarkan Strategi Pemasaran untuk Koperasi Susu Pangalengan
19 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam rangka proses sosialisasi calon gubernur Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil menyambangi Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) ...
Cegah Ransomware Menyerang Komputer Anda dengan Software Ini
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Baru-baru ini, dunia dikejutkan kembali dengan hadirnya serangan cyber bernama Petya. Eternal Blues, sebuah perangkat lunak yang dikembangkan ...
Tumbuh Dewasa di Lingkungan Perokok Sebabkan Kerusakan Arteri Pada Perokok Pasif Anak-anak
28 Mei 2018, by Maman Soleman
Anak-anak yang menjadi perokok pasif mengalami kerusakan pada pembuluh arteri mereka. Penuaan dini terjadi pada pembuluh darah mereka, penuaan terjadi hingga ...
Jelajah Dunia Imajinasi Lewat Film Horton Hears a Who!
10 Maret 2018, by Dika Mustika
Horton Hears a Who adalah film yang diadaptasi dari buku karya Dr. Seuss. Film ini mungkin bergenre film anak. Namun, jika kita melihat lebih dalam mengenai ...
Cegah Penuaan Dini dengan Lakukan Perawatan Simpel di Rumah
6 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Merawat kulit agar tetap sehat menjadi suatu keharusan yang dilakukan setiap orang terutama wanita. Banyak cara untuk merawat kulit agar tetap ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih