Citra pendidikan dan pengasuhan di Tiongkok seringkali digambarkan sebagai sesuatu yang sangat disiplin, keras, dan tanpa kompromi. "Tiger Parenting" atau pengasuhan ala macan, menarik perhatian global. Banyak orang melihatnya sebagai kunci di balik keberhasilan Tiongkok dalam berbagai bidang, sementara yang lain mengkritiknya karena dianggap mengorbankan kebebasan dan kreativitas anak. Memahami mengapa pendekatan ini begitu mengakar di Tiongkok membutuhkan penelusuran ke dalam sejarah, budaya, dan filosofi yang telah membentuk masyarakatnya selama ribuan tahun.
Pengaruh Kuat Konfusianisme dan Nilai Kolektif
Salah satu fondasi terkuat yang membentuk didikan keras di Tiongkok adalah Konfusianisme. Filosofi kuno ini sangat menekankan pentingnya hierarki, rasa hormat terhadap otoritas (terutama orang tua dan guru), serta tanggung jawab kolektif. Konfusianisme mengajarkan bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga harmoni sosial dan keluarga. Dalam konteks ini, disiplin bukan sekadar aturan, melainkan sebuah kewajiban moral.
Orang tua Tionghoa modern masih sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai ini. Mereka melihat peran mereka tidak hanya sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai guru moral yang harus membentuk anak-anak agar menjadi individu yang patuh, pekerja keras, dan berkontribusi pada keluarga serta masyarakat. Ketaatan pada orang tua atau guru dianggap sebagai bentuk penghormatan tertinggi. Kegagalan anak dalam mematuhi atau mencapai standar tinggi seringkali tidak hanya dipandang sebagai kegagalan pribadi, tetapi juga sebagai aib bagi keluarga, mencerminkan nilai kolektif yang lebih diutamakan daripada individualisme.
Tekanan Kompetisi yang Sangat Tinggi
Tiongkok adalah negara dengan populasi terbesar di dunia. Ini berarti kompetisi untuk mendapatkan tempat terbaik sangatlah ketat, terutama dalam bidang pendidikan dan pekerjaan. Jalur menuju kesuksesan seringkali dianggap tunggal, yaitu melalui sistem pendidikan formal. Ujian masuk perguruan tinggi, yang dikenal sebagai Gaokao, adalah salah satu ujian terberat di dunia. Hasil dari Gaokao bisa menentukan masa depan seseorang, dan ini menciptakan tekanan yang luar biasa besar pada siswa dan orang tua.