Mereka ingin anak-anak mereka memiliki alat yang sama untuk mencapai kesuksesan. Banyak orang tua Tionghoa modern adalah anak-anak dari generasi yang mengalami kesulitan ekonomi, dan mereka sangat termotivasi untuk memastikan anak-anak mereka tidak mengalami hal yang sama. Mereka percaya bahwa dengan memberikan pendidikan terbaik—meskipun itu berarti harus keras dan menuntut—mereka memberikan warisan terbaik untuk masa depan anak-anak mereka.
Meskipun didikan keras di Tiongkok telah menunjukkan hasil dalam hal prestasi akademik dan ekonomi, ada juga perdebatan yang berkembang tentang dampak psikologisnya. Banyak yang berpendapat bahwa tekanan yang intens bisa menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan depresi pada anak. Ada juga kritik bahwa pendekatan ini bisa menghambat kreativitas dan pemikiran out-of-the-box, yang sangat dibutuhkan di era inovasi global saat ini.