Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

27 Mei 2017 | Dibaca : 1321x | Penulis : Zeal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengucapkan dan mendoakan umat Muslim di bulan suci Ramadan kali ini. Akan tetapi, dia juga menyinggung soal teror di Manchester Arena dalam pernyataannya.

Sikap Trump yang menyinggung soal teror Manchester cukup berbeda dengan Barrack Obama yang tak pernah membawa-bawa permasalahan terorisme dalam pernyataannya tentang hari besar umat muslim.

"Dalam bulan puasa ini, yang dimulai dari fajar hingga senja, banyak muslim di Amerika dan seluruh dunia akan menemukan makna dan inspirasi dalam beramal dan perenungan yang akan memperkuat komunitas kita," ujar Trump saat membuka pernyataannya, seperti dilansir dari CNN, Sabtu (27/5/2017).

"Intinya, semangat Ramadan memperkuat kesadaran akan kewajiban bersama kita untuk menolak kekerasan, menggapai perdamaian, dan memberi ke mereka yang membutuhkan, yang menderita kemiskinan atau konflik," sambung dia.

Trump lalu menyebut serangan di konser Ariana Grande di Inggris lalu yang menargetkan anak-anak sebagai bentuk ideologi sesat kelompok ISIS. ISIS belakangan mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Liburan ini dimulai saat dunia berduka atas korban tak berdosa dari serangan teroris barbar di Inggris dan Mesir. Tindakan bejat ini secara langsung bertentangan dengan semangat Ramadan. Tindakan seperti itu hanya akan memperkuat tekad kita untuk mengalahkan teroris dan ideologi sesat mereka," sebut Trump.

Pernyataan Trump bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan oleh mantan presiden AS Barrack Obama dalam rangka memperingati Ramadan setiap tahun. Seperti dalam pidatonya pada 2016, Obama secara khusus hanya berharap yang terbaik bagi umat muslim yang tinggal di Amerika Serikat.

Selain itu, Obama tak pernah menyinggung soal terorisme. Dia malah menegaskan kembali soal sikap AS yang menyambut terbuka para imigran dan pengungsi.

"Momen suci ini mengingatkan kita akan kewajiban bersama untuk menegakkan martabat setiap manusia. Kami akan terus menyambut imigran dan pengungsi ke negara kami, termasuk mereka yang beragama Islam," sebut Obama tempo lalu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Akhibat Bila Belum Register Kartu Sim Hingga 1 Mei 2018
3 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Buat para pelanggan yang belum meregestrasi katu sim hingga saat ini maka akan dilakukan pemblokiran secara bertahap hingga pemblokiran secara ...
Pasar Tradisional di Surabaya Tidak Boleh Beroperasi Lagi... Ini Alasannya...
14 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - 3 pasar di Surabaya dianggap ilegal karena tidak memiliki izin untuk beroperasi. Pasar tersebut yaitu Pasar Tanjungsari 36, Pasar Tanjungsari 74 ...
Yakin, Masih Mau Tidur Dengan Lampu Menyala?
8 Januari 2018, by Dika Mustika
Hormon Melatonin, Sang Leader dari Para Hormon ... Hormon adalah zat khusus yang mengkoordinasikan kegiatan sel-sel tertentu dari tubuh. Hormon diproduksi ...
Pilih Produk Pewarna Rambut yang Telah Teruji Hindarkan Anda dari Dermatitis
3 Juni 2018, by Maman Soleman
Sebagai seorang public figure tentu saja harus terlihat segar dan cantik. Ini juga yang dilakukan oleh artis cantik Christie Julia. Agar tidak terlihat bosan, ...
Ingat hari itu....dan mari kita bertaubat
26 April 2017, by titin
Kita semua memang harus yakin pada rukun iman yang ke 5 yaitu meyakini akan datangnya hari akhir, demikian hebatnya bencana alam ketika kiamat, yang nanti akan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview