Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

27 Mei 2017 | Dibaca : 1158x | Penulis : Zeal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengucapkan dan mendoakan umat Muslim di bulan suci Ramadan kali ini. Akan tetapi, dia juga menyinggung soal teror di Manchester Arena dalam pernyataannya.

Sikap Trump yang menyinggung soal teror Manchester cukup berbeda dengan Barrack Obama yang tak pernah membawa-bawa permasalahan terorisme dalam pernyataannya tentang hari besar umat muslim.

"Dalam bulan puasa ini, yang dimulai dari fajar hingga senja, banyak muslim di Amerika dan seluruh dunia akan menemukan makna dan inspirasi dalam beramal dan perenungan yang akan memperkuat komunitas kita," ujar Trump saat membuka pernyataannya, seperti dilansir dari CNN, Sabtu (27/5/2017).

"Intinya, semangat Ramadan memperkuat kesadaran akan kewajiban bersama kita untuk menolak kekerasan, menggapai perdamaian, dan memberi ke mereka yang membutuhkan, yang menderita kemiskinan atau konflik," sambung dia.

Trump lalu menyebut serangan di konser Ariana Grande di Inggris lalu yang menargetkan anak-anak sebagai bentuk ideologi sesat kelompok ISIS. ISIS belakangan mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Liburan ini dimulai saat dunia berduka atas korban tak berdosa dari serangan teroris barbar di Inggris dan Mesir. Tindakan bejat ini secara langsung bertentangan dengan semangat Ramadan. Tindakan seperti itu hanya akan memperkuat tekad kita untuk mengalahkan teroris dan ideologi sesat mereka," sebut Trump.

Pernyataan Trump bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan oleh mantan presiden AS Barrack Obama dalam rangka memperingati Ramadan setiap tahun. Seperti dalam pidatonya pada 2016, Obama secara khusus hanya berharap yang terbaik bagi umat muslim yang tinggal di Amerika Serikat.

Selain itu, Obama tak pernah menyinggung soal terorisme. Dia malah menegaskan kembali soal sikap AS yang menyambut terbuka para imigran dan pengungsi.

"Momen suci ini mengingatkan kita akan kewajiban bersama untuk menegakkan martabat setiap manusia. Kami akan terus menyambut imigran dan pengungsi ke negara kami, termasuk mereka yang beragama Islam," sebut Obama tempo lalu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Serupa Tapi Tak Sama, Es Krim dan Gelato, Mana yang Lebih Sehat?
5 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika dilihat dari bentuknya, es krim dan gelato terlihat sama. Tapi, sebenarnya mereka berbeda. Sebagian orang masih belum tahu tentang perbedaan ...
Pemerintah Pastikan Stok Sembako Aman Hingga Lebaran
17 Mei 2017, by Devi
Tinggal menghitung hari masyarakat Indonesia khususnya yang beragama muslim akan menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Di mana semua kebutuhan ...
Terungkap Sudah, Asal-Usul dari Terciptanya Emas di Bumi, Ternyata Dari ...
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk pertama kalinya, peneliti dari Universitas Harvard, Amerika Serikat menemukan bukti nyata mengenai asal-usul dari emas. Ternyata emas ...
Siapa Sangka, Inilah 4 Manfaat Wortel
4 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Bukan hanya digunakan sebagai bahan untuk membuat sayur yang lezat, ternyata wortel juga memiliki manfaat yang baik untuk merawat ...
3 Solusi Saat Kesulitan Membayar Angsuran KPR
13 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Saat ini banyak sekali perumahan yang tersebar diberbagai wilayah tak terkecuali di pedesaan. Harga rumah yang semakin mahal tak menyurutkan niat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite