Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

Trump: Semangat Ramadan Perkuat Kesadaran Kita Tolak Kekerasan

27 Mei 2017 | Dibaca : 1778x | Penulis : Zeal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengucapkan dan mendoakan umat Muslim di bulan suci Ramadan kali ini. Akan tetapi, dia juga menyinggung soal teror di Manchester Arena dalam pernyataannya.

Sikap Trump yang menyinggung soal teror Manchester cukup berbeda dengan Barrack Obama yang tak pernah membawa-bawa permasalahan terorisme dalam pernyataannya tentang hari besar umat muslim.

"Dalam bulan puasa ini, yang dimulai dari fajar hingga senja, banyak muslim di Amerika dan seluruh dunia akan menemukan makna dan inspirasi dalam beramal dan perenungan yang akan memperkuat komunitas kita," ujar Trump saat membuka pernyataannya, seperti dilansir dari CNN, Sabtu (27/5/2017).

"Intinya, semangat Ramadan memperkuat kesadaran akan kewajiban bersama kita untuk menolak kekerasan, menggapai perdamaian, dan memberi ke mereka yang membutuhkan, yang menderita kemiskinan atau konflik," sambung dia.

Trump lalu menyebut serangan di konser Ariana Grande di Inggris lalu yang menargetkan anak-anak sebagai bentuk ideologi sesat kelompok ISIS. ISIS belakangan mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Liburan ini dimulai saat dunia berduka atas korban tak berdosa dari serangan teroris barbar di Inggris dan Mesir. Tindakan bejat ini secara langsung bertentangan dengan semangat Ramadan. Tindakan seperti itu hanya akan memperkuat tekad kita untuk mengalahkan teroris dan ideologi sesat mereka," sebut Trump.

Pernyataan Trump bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan oleh mantan presiden AS Barrack Obama dalam rangka memperingati Ramadan setiap tahun. Seperti dalam pidatonya pada 2016, Obama secara khusus hanya berharap yang terbaik bagi umat muslim yang tinggal di Amerika Serikat.

Selain itu, Obama tak pernah menyinggung soal terorisme. Dia malah menegaskan kembali soal sikap AS yang menyambut terbuka para imigran dan pengungsi.

"Momen suci ini mengingatkan kita akan kewajiban bersama untuk menegakkan martabat setiap manusia. Kami akan terus menyambut imigran dan pengungsi ke negara kami, termasuk mereka yang beragama Islam," sebut Obama tempo lalu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dia Jatuh Cinta Sama Kamu,,,,bener,,,Ada Tanda-tanda Ini Gak Ladies…
28 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hemmm,Memang sulit untuk mengetahui secara pasti apakah seseorang itu memang menyukaimu atau hanya bersikap baik seperti biasa. Mendeteksi apakah ...
Madrid dan Chelsea Sudah Capai Kesepakatan untuk Hazard?
21 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Selepasnya Cristiano Ronaldo ke Juventus, Real Madrid terus serius untuk mencari penggantinya. Isu yang berhembus saat ini bahwa Real Madrid ...
Perburuan PSG Dan Chelsea Di Akhir Bursa Transfer Musim Panas
2 September 2017, by Rachmiamy
Pada penutupan bursa transfer  musim panas 2017, pemain muda asal Prancis berusia 18 tahun Kylian Mbappe berhasil diboyong PSG ke Parc des Princes dengan ...
Bradley Smith : "Ini Jauh Lebih Menuntut Mental dan Fisik"
1 Januari 2018, by Rachmiamy
Pembalap MotoGP asal Inggris, Bradley Smith mendapat hasil yang kurang memuaskan di MotoGP 2017. Bergabung dengan tim pabrikan KTM, pembalap berusia 27 tahun ...
Seputar Mitos Mengenai Jerawat yang Keliru
5 Juni 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering dialami baik oleh pria maupun wanita. Timbulnya jerawat pada wajah akan sangat mengganggu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab