Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Studi: Otak Wanita Lebih Aktif Dibanding Otak Pria

Studi: Otak Wanita Lebih Aktif Dibanding Otak Pria

8 Agustus 2017 | Dibaca : 1244x | Penulis : Slesta

Hasil survei pencitraan otak fungsional terbesar yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa otak wanita lebih aktif daripada otak laki-laki.

Para ilmuwan mensurvei hasil dari 46.034 penelitian pencitraan otak yang melibatkan tomografi emisi foton tunggal foton, atau SPECT, sejenis pencitraan sinar gamma 3D.

SPECT dapat mengukur aliran darah melalui otak, mengidentifikasi daerah aktivitas neurologis yang tinggi. Dataset besar memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi perbedaan gender dalam struktur otak.

"Perbedaan kuantitatif yang kami identifikasi antara pria dan wanita penting untuk memahami risiko berbasis gender untuk gangguan otak seperti penyakit Alzheimer," Daniel G. Amen, seorang psikiater di Amen Clinics in California, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Menggunakan alat neuroimaging fungsional, seperti SPECT, sangat penting untuk mengembangkan pengobatan otak presisi di masa depan."

Hasil survei memecahkan rekor menunjukkan bahwa otak perempuan sangat aktif dalam korteks prefrontal dan sistem limbik. Korteks prefrontal bertanggung jawab untuk fokus dan kontrol impuls, sementara sistem limbik mengendalikan motivasi, perilaku dan emosi, seperti mood dan kecemasan.

Bagian otak yang terkait dengan visi dan koordinasi lebih aktif di kalangan pria.

Periset mengatakan mempelajari perbedaan otak pria dan wanita dapat mengungkapkan bagaimana pria dan wanita dipengaruhi oleh berbagai penyakit dan masalah kesehatan masyarakat. Wanita mengalami tingkat penyakit Alzheimer yang lebih tinggi dan depresi, sementara pria lebih cenderung mengalami masalah terkait perilaku dan berakhir di penjara atau penjara.

"Tepatnya mendefinisikan dasar fisiologis dan struktural perbedaan gender dalam fungsi otak akan menerangi penyakit Alzheimer dan memahami pasangan kita," kata Dr. George Perry, dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Universitas Texas di San Antonio.

Periset mempublikasikan hasil survei pemindaian otak mereka secara online minggu ini di Journal of Alzheimer's Disease.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Donald Trump Anggap AS Bodoh Berikan Bantuan Rp 450 Triliun Pada Pakistan
2 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terus menerus melontarkan pernyataan-pernyataan yang banyak menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. ...
Ahli Bedah Saraf Ini Klaim Operasi Penyambungan Kepala pada Manusia Mampu Terlaksana
7 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang ahli bedah saraf, Sergio Canavero menyatakan bahwa transplantasi penyambungan kepala pada manusia dengan tubuh sudah dapat ...
Hati-Hati Minum Alkohol Berlebihan Bisa Memperparah Rasa Sakit Saat PMS
4 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Setiap wanita mengalami yang namanya PMS atau premenstrual syndrome terutama mereka yang masih dalam masa pertumbuhan. Namun, sebagian besar wanita ketika ...
Ini Tips Besarkan Anak untuk Menjadi Pribadi yang Baik
7 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Membesarkan anak untuk menjadi pribadi yang baik tentunya bukanlah perkara mudah. Butuh komitmen dan usaha yang baik untuk membuat hal tersebut ...
Perkenalkan Batik, Walikota Bogor Pakai Motif Angkot ke Pernikahan Kahiyang Ayu
9 November 2017, by Rindang Riyanti
Jika dilihat sekilas tak ada yang aneh dari penampilan Walikota Bogor Bima Arya saat menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Selasa (8/11/2017). ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman