Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Studi: Otak Wanita Lebih Aktif Dibanding Otak Pria

Studi: Otak Wanita Lebih Aktif Dibanding Otak Pria

8 Agustus 2017 | Dibaca : 1110x | Penulis : Slesta

Hasil survei pencitraan otak fungsional terbesar yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa otak wanita lebih aktif daripada otak laki-laki.

Para ilmuwan mensurvei hasil dari 46.034 penelitian pencitraan otak yang melibatkan tomografi emisi foton tunggal foton, atau SPECT, sejenis pencitraan sinar gamma 3D.

SPECT dapat mengukur aliran darah melalui otak, mengidentifikasi daerah aktivitas neurologis yang tinggi. Dataset besar memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi perbedaan gender dalam struktur otak.

"Perbedaan kuantitatif yang kami identifikasi antara pria dan wanita penting untuk memahami risiko berbasis gender untuk gangguan otak seperti penyakit Alzheimer," Daniel G. Amen, seorang psikiater di Amen Clinics in California, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Menggunakan alat neuroimaging fungsional, seperti SPECT, sangat penting untuk mengembangkan pengobatan otak presisi di masa depan."

Hasil survei memecahkan rekor menunjukkan bahwa otak perempuan sangat aktif dalam korteks prefrontal dan sistem limbik. Korteks prefrontal bertanggung jawab untuk fokus dan kontrol impuls, sementara sistem limbik mengendalikan motivasi, perilaku dan emosi, seperti mood dan kecemasan.

Bagian otak yang terkait dengan visi dan koordinasi lebih aktif di kalangan pria.

Periset mengatakan mempelajari perbedaan otak pria dan wanita dapat mengungkapkan bagaimana pria dan wanita dipengaruhi oleh berbagai penyakit dan masalah kesehatan masyarakat. Wanita mengalami tingkat penyakit Alzheimer yang lebih tinggi dan depresi, sementara pria lebih cenderung mengalami masalah terkait perilaku dan berakhir di penjara atau penjara.

"Tepatnya mendefinisikan dasar fisiologis dan struktural perbedaan gender dalam fungsi otak akan menerangi penyakit Alzheimer dan memahami pasangan kita," kata Dr. George Perry, dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Universitas Texas di San Antonio.

Periset mempublikasikan hasil survei pemindaian otak mereka secara online minggu ini di Journal of Alzheimer's Disease.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rencanakan Taksi Terbang, Uber Kerja Sama Bareng NASA
10 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu pemilik aplikasi transportasi online, Uber kini bekerja sama dengan badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Uber berencana ingin ...
Inilah Tips Berhemat Saat Puasa
18 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Bagi Anda yang sedang berupaya berhemat saat menjalani ibadah puasa Ramadhan tahun ini, inilah tips yang efektif untuk membantu Anda ...
Hindari Rambut Basah Ketika Hendak Tidur, Berbahaya
17 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah seharian penuh melakukan aktivitas, pastinya hal yang diinginkan setelah pulang adalah istirahat dengan berbaring pada tempat ...
Ini Posisi Tidur Agar Kamu Tak Mendengkur
22 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tidur menjadi salah satu hal penting untuk menjaga kesehatan. Dengan tidur, tubuh yang lelah dapat kembali berisi energi ketika bangun. Namun, ...
Tinja Anda Mengungkap Apakah Anda Bisa Menurunkan Berat Badan
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Sesuatu yang sederhana seperti sampel kotoran mengungkapkan apakah Anda dapat menurunkan berat badan dengan mengikuti rekomendasi diet yang ditandai dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih