Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Studi Menemukan Radiasi Tingkat Rendah Kurang Berbahaya Dibandingkan Risiko Lainnya

Studi Menemukan Radiasi Tingkat Rendah Kurang Berbahaya Dibandingkan Risiko Lainnya

14 September 2017 | Dibaca : 294x | Penulis : Slesta

Periset di Universitas Oxford telah menemukan bahwa paparan radiasi tingkat rendah mungkin kurang berbahaya bagi kesehatan manusia dibandingkan dengan risiko gaya hidup lainnya.

Studi yang dipublikasikan hari ini dalam Prosiding Royal Society B, menunjukkan bahwa keseluruhan risiko terhadap kesehatan manusia dari paparan radiasi tingkat rendah kecil, terutama bila dibandingkan dengan risiko umum seperti obesitas, merokok dan polusi udara.

"Kami tahu banyak tentang risiko kesehatan dari radiasi berkat penelitian yang sangat hati-hati terhadap kelompok orang yang terpapar tingkat yang berbeda dari bom nuklir atau kecelakaan, paparan medis pasien, sumber alami (seperti radon), dan pekerja di bidang nuklir industri dan obat-obatan, "Profesor Angela McLean, co-director di Program Martin Oxford tentang Collective Responsibilty for Infectious Disease, mengatakan dalam sebuah siaran pers." Dari penelitian ini, jelas bahwa dosis radiasi sedang dan tinggi meningkatkan risiko pengembangan beberapa jenis kanker. '

Banyak yang diketahui tentang efek kesehatan yang merugikan dari paparan radiasi tingkat menengah sampai tinggi terhadap kesehatan manusia, namun sedikit yang diketahui tentang bagaimana paparan radiasi tingkat rendah memengaruhi kesehatan.

Temuan ini mengarahkan peneliti dari Oxford Martin School di University of Oxford untuk lebih menginformasikan keputusan kebijakan dan menentukan di mana kesenjangan dalam pengetahuan tetap ada.

"Terlepas dari kedalaman pengetahuan kami, masih banyak yang tidak diketahui," kata McLean. "Bahkan studi epidemiologi terbaik dirancang untuk membedakan antara tidak ada risiko ekstra dan risiko tambahan kecil pada tingkat paparan rendah dan kita harus membuat beberapa asumsi penting di sini, terutama untuk tujuan perlindungan radiasi. Misalnya, tidak ada penelitian manusia. telah secara meyakinkan menunjukkan adanya peningkatan penyakit keturunan pada anak-anak dari orang tua yang diiradiasi, namun perhitungan proteksi radiasi mengandung beberapa risiko hadir karena adanya bukti dari percobaan hewan besar.

"Ada juga banyak pekerjaan yang dilakukan untuk menyelidiki dasar biologis dari kerusakan radiasi pada DNA dan sel, namun masih belum jelas secara tepat langkah-langkah yang dengannya dosis radiasi dapat menyebabkan kanker, kadang beberapa dekade kemudian. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Setelah Lahirkan Anaknya di Pinggir Jalan, Super Mom di China ini Langsung Berjalan Pulang dengan Santai
6 September 2017, by Rachmiamy
Jika beberapa waktu lalu netizen Indonesia dihebohkan dengan seorang ibu yang melahirkan di pinggir jalan tol & kabin pesawat terbang, di China seorang ibu ...
Menakjubkan, Para Peneliti Berhasil Menghasilkan Bunga yang Tahan Lama dan Bebas Serbuk
30 Juli 2018, by Maman Soleman
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal BMC Plant Biology menunjukkan bagaimana hasil uji coba dari memasukkan dua gen bakteri ke tanaman hias ...
Inilah Alasan Mengapa Harus Membicarakan Uang dengan Pasangan
5 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Indikator keberhasilan jalinan hubungan adalah dengan adanya pemeliharaan dan dukungan atad kejujuran dan pengertian satu sama lain. ...
Kasus Suap Lagi: Kadis Perkebunan Jawa Timur Jadi  Tersangka dan Ditahan KPK
10 Juli 2018, by oteli w
Kasus Suap Lagi: Kadis Perkebunan Jawa Timur Jadi  Tersangka dan Ditahan KPK Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah menetapkan sebagai tersangka ...
Operasi Katarak Pada Korban Ebola Aman untuk Dokter
12 April 2018, by Slesta
Dokter tidak perlu khawatir ketika mereka melakukan operasi katarak pada korban Ebola dengan masalah mata yang disebabkan oleh virus yang sangat menular, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman