Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Studi Menemukan Radiasi Tingkat Rendah Kurang Berbahaya Dibandingkan Risiko Lainnya

Studi Menemukan Radiasi Tingkat Rendah Kurang Berbahaya Dibandingkan Risiko Lainnya

14 September 2017 | Dibaca : 272x | Penulis : Slesta

Periset di Universitas Oxford telah menemukan bahwa paparan radiasi tingkat rendah mungkin kurang berbahaya bagi kesehatan manusia dibandingkan dengan risiko gaya hidup lainnya.

Studi yang dipublikasikan hari ini dalam Prosiding Royal Society B, menunjukkan bahwa keseluruhan risiko terhadap kesehatan manusia dari paparan radiasi tingkat rendah kecil, terutama bila dibandingkan dengan risiko umum seperti obesitas, merokok dan polusi udara.

"Kami tahu banyak tentang risiko kesehatan dari radiasi berkat penelitian yang sangat hati-hati terhadap kelompok orang yang terpapar tingkat yang berbeda dari bom nuklir atau kecelakaan, paparan medis pasien, sumber alami (seperti radon), dan pekerja di bidang nuklir industri dan obat-obatan, "Profesor Angela McLean, co-director di Program Martin Oxford tentang Collective Responsibilty for Infectious Disease, mengatakan dalam sebuah siaran pers." Dari penelitian ini, jelas bahwa dosis radiasi sedang dan tinggi meningkatkan risiko pengembangan beberapa jenis kanker. '

Banyak yang diketahui tentang efek kesehatan yang merugikan dari paparan radiasi tingkat menengah sampai tinggi terhadap kesehatan manusia, namun sedikit yang diketahui tentang bagaimana paparan radiasi tingkat rendah memengaruhi kesehatan.

Temuan ini mengarahkan peneliti dari Oxford Martin School di University of Oxford untuk lebih menginformasikan keputusan kebijakan dan menentukan di mana kesenjangan dalam pengetahuan tetap ada.

"Terlepas dari kedalaman pengetahuan kami, masih banyak yang tidak diketahui," kata McLean. "Bahkan studi epidemiologi terbaik dirancang untuk membedakan antara tidak ada risiko ekstra dan risiko tambahan kecil pada tingkat paparan rendah dan kita harus membuat beberapa asumsi penting di sini, terutama untuk tujuan perlindungan radiasi. Misalnya, tidak ada penelitian manusia. telah secara meyakinkan menunjukkan adanya peningkatan penyakit keturunan pada anak-anak dari orang tua yang diiradiasi, namun perhitungan proteksi radiasi mengandung beberapa risiko hadir karena adanya bukti dari percobaan hewan besar.

"Ada juga banyak pekerjaan yang dilakukan untuk menyelidiki dasar biologis dari kerusakan radiasi pada DNA dan sel, namun masih belum jelas secara tepat langkah-langkah yang dengannya dosis radiasi dapat menyebabkan kanker, kadang beberapa dekade kemudian. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Paprika Menjadi Salah Satu Sayuran yang Baik Bagi Penderita Diabetes, Ini Alasannya
11 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bagi penderita diabetes, makanan menjadi salah satu hal yang perlu untuk diperhatikan. Hal ini karena jika salah memilih maka kadar gula darah ...
Bos Penyelundup 1 Ton Sabu dibekuk Polisi di Serang Banten
13 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Penyelundupan sabu sebanyak 1 ton berhasil digagalkan oleh Tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada hari Kamis ...
Bisnis Media Cetak Mengalami Kemunduran, Kalah dengan Media Online
2 November 2017, by Admin
  Tampang.com – Nasib bisnis pers di masa depan menjadi topik dalam diskusi yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Harris Hotel & ...
https://www.google.co.id/search?q=natal&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjX_unF7ZrYAhVGuo8KHaAtCeUQ_AUICygC&biw=1262&bih=781&dpr=0.75#imgrc=IsMQ6069FRZogM:
21 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Setiap agama di dunia ini tentunya memiliki hari besar yang dianggap sangat spesial, bukan? Seperti di agama Islam ada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, ...
iwa K
2 Mei 2017, by herline
Setelah berita tenangtang tertangkapnya penyanyi rap Iwa Kusuma alias Iwa K, pada harinSenin kemarin (1/5/2017) pihak Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis