Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Seberapa Amankah Pesanmu?

Seberapa Amankah Pesanmu?

21 Agustus 2017 | Dibaca : 307x | Penulis : Rindang Riyanti

Periset di Universitas Brigham Young telah mengetahui bahwa sebagian besar pengguna aplikasi pesan populer Messenger Facebook, What'sApp dan Viber membiarkan diri mereka terkena penipuan atau hacking lainnya karena mereka tidak tahu atau tidak menggunakan opsi keamanan penting.

"Kami ingin memahami bagaimana pengguna biasa melindungi privasi mereka," kata doktor ilmu komputer BYU Ph.D. Siswa Elham Vaziripour, yang memimpin studi baru-baru ini. Jawaban singkat: mereka umumnya tidak.

Meskipun What'sApp dan Viber mengenkripsi pesan secara default, ketiga aplikasi pesan juga memerlukan apa yang disebut otentikasi untuk memastikan keamanan. Tapi karena sebagian besar pengguna tidak menyadari adanya otentifikasi tersebut dan seberapa pentingnya untuk dilakukan, "mungkin saja pihak ketiga dapat menguping percakapan mereka," kata Vaziripour, yang bergabung dalam studi oleh profesor ilmu komputer Daniel Zappala dan Kent Seamons dan lima peneliti mahasiswa lainnya.

Otentifikasi memungkinkan pengguna untuk mengkonfirmasi identifikasi pasangan percakapan yang dimaksud, dan memastikan tidak ada orang lain yang dapat mengetahui pesan, bahkan perusahaan yang penyedia aplikasi sekalipun.

Pada tahap pertama percobaan dua fase, tim peneliti mendorong peserta studi untuk membagikan nomor kartu kredit dengan peserta lain. Peserta diberi peringatan tentang ancaman potensial dan didorong untuk memastikan pesan mereka rahasia. Namun, hanya 14 persen pengguna di fase ini yang berhasil berhasil mengotentikasi penerima mereka. Sedangkan yang lain memilih langkah keamanan ad-hoc.

Pada tahap kedua, peserta kembali diminta untuk membagikan nomor kartu kredit, namun di babak ini peneliti menekankan pentingnya autentikasi. Dengan dorongan tersebut, 79 persen pengguna berhasil mengautentikasi pihak lain.

Meskipun mengalami peningkatan drastis, namun para peneliti menemukan rintangan penting lainnya: peserta rata-rata 11 menit untuk mengotentikasi pasangan mereka.

"Begitu kita memberi tahu orang tentang otentikasi, kebanyakan orang bisa melakukannya, tapi tidak sesederhana itu, orang frustrasi dan butuh waktu terlalu lama," kata Zappala.

Karena kebanyakan orang tidak mengalami masalah keamanan yang signifikan, kedua profesor setuju, sulit membuat sebuah kasus untuk mereka menginvestasikan waktu dan usaha untuk memahami dan menggunakan fitur keamanan yang ditawarkan oleh aplikasi. Tapi karena selalu ada risiko dalam komunikasi online, Seamons menambahkan, "Kami ingin lebih mudah melakukan dan mengurangi waktu itu."

Tujuan akhir penelitian ini adalah "Jika kita bisa melakukan upacara otentikasi di balik layar untuk pengguna secara otomatis atau tanpa susah payah, kita dapat mengatasi masalah ini tanpa memerlukan pendidikan pengguna," kata Vaziripour.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

petir bangladesh
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir dari timesofindia.indiatimes.com - Serangan petir telah menewaskan setidaknya 22 orang di Bangladesh dalam 48 jam terakhir, pihak berwenang mengatakan ...
Tokoh Betawi Sekaligus Budayawan Betawi  (Ridwan Saidi ) Minta Anies Robohkan Tenda PKL Jatibaru
2 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Sebagaimana diketahui pada bebarapa waktu lalu bahwa Ombudsman menyarankan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta agar membongkar Tenda PKL yang di ...
Penguasa Eks Guatemala yang Keras, Rios Montt, Meninggal di 91
2 April 2018, by Slesta
Mantan diktator Guatemala Jose Efrain Rios Montt, yang diadili karena genosida lima tahun lalu, telah meninggal pada usia 91 tahun. Rios Montt meninggal ...
Kalahkan Benfica, Manchester United Percaya Diri Melawan Chelsea di Stamford Bridge
3 November 2017, by Rachmiamy
Stadion Stamford Bridge akan menjadi tempat salah satu laga bigmatch di pekan kesebelas Liga Inggris. Dalam laga yang akan digelar 5 November 2017, tuan rumah ...
Jadwal Penting SBMPTN 2017
26 April 2017, by Tonton Taufik
1. Video Tata Cara Pendaftaran Online SBMPTN dapat diunduh mulai tanggal 4 April 2017. 2. Pendaftaran Online SBMPTN (PBT dan CBT) dibuka mulai tanggal 11 ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman