Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Seberapa Amankah Pesanmu?

Seberapa Amankah Pesanmu?

21 Agustus 2017 | Dibaca : 330x | Penulis : Rindang Riyanti

Periset di Universitas Brigham Young telah mengetahui bahwa sebagian besar pengguna aplikasi pesan populer Messenger Facebook, What'sApp dan Viber membiarkan diri mereka terkena penipuan atau hacking lainnya karena mereka tidak tahu atau tidak menggunakan opsi keamanan penting.

"Kami ingin memahami bagaimana pengguna biasa melindungi privasi mereka," kata doktor ilmu komputer BYU Ph.D. Siswa Elham Vaziripour, yang memimpin studi baru-baru ini. Jawaban singkat: mereka umumnya tidak.

Meskipun What'sApp dan Viber mengenkripsi pesan secara default, ketiga aplikasi pesan juga memerlukan apa yang disebut otentikasi untuk memastikan keamanan. Tapi karena sebagian besar pengguna tidak menyadari adanya otentifikasi tersebut dan seberapa pentingnya untuk dilakukan, "mungkin saja pihak ketiga dapat menguping percakapan mereka," kata Vaziripour, yang bergabung dalam studi oleh profesor ilmu komputer Daniel Zappala dan Kent Seamons dan lima peneliti mahasiswa lainnya.

Otentifikasi memungkinkan pengguna untuk mengkonfirmasi identifikasi pasangan percakapan yang dimaksud, dan memastikan tidak ada orang lain yang dapat mengetahui pesan, bahkan perusahaan yang penyedia aplikasi sekalipun.

Pada tahap pertama percobaan dua fase, tim peneliti mendorong peserta studi untuk membagikan nomor kartu kredit dengan peserta lain. Peserta diberi peringatan tentang ancaman potensial dan didorong untuk memastikan pesan mereka rahasia. Namun, hanya 14 persen pengguna di fase ini yang berhasil berhasil mengotentikasi penerima mereka. Sedangkan yang lain memilih langkah keamanan ad-hoc.

Pada tahap kedua, peserta kembali diminta untuk membagikan nomor kartu kredit, namun di babak ini peneliti menekankan pentingnya autentikasi. Dengan dorongan tersebut, 79 persen pengguna berhasil mengautentikasi pihak lain.

Meskipun mengalami peningkatan drastis, namun para peneliti menemukan rintangan penting lainnya: peserta rata-rata 11 menit untuk mengotentikasi pasangan mereka.

"Begitu kita memberi tahu orang tentang otentikasi, kebanyakan orang bisa melakukannya, tapi tidak sesederhana itu, orang frustrasi dan butuh waktu terlalu lama," kata Zappala.

Karena kebanyakan orang tidak mengalami masalah keamanan yang signifikan, kedua profesor setuju, sulit membuat sebuah kasus untuk mereka menginvestasikan waktu dan usaha untuk memahami dan menggunakan fitur keamanan yang ditawarkan oleh aplikasi. Tapi karena selalu ada risiko dalam komunikasi online, Seamons menambahkan, "Kami ingin lebih mudah melakukan dan mengurangi waktu itu."

Tujuan akhir penelitian ini adalah "Jika kita bisa melakukan upacara otentikasi di balik layar untuk pengguna secara otomatis atau tanpa susah payah, kita dapat mengatasi masalah ini tanpa memerlukan pendidikan pengguna," kata Vaziripour.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pemanasan Global, Konversi Habitat Mengurangi Keanekaragaman Hayati, Mendorong Keseragaman
19 Agustus 2017, by Slesta
Alam menjadi homogenisasi, kata periset di University of California, Davis, dalam sebuah penelitian baru. Penelitian yang diterbitkan minggu ini di jurnal ...
Anies Baswedan Berharap Jakarnaval Kali Ini Menjadi Karnaval Terbaik di Indonesia
9 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka acara Jakarnaval 2018 di atas panggung yang berlokasi depan Balai Kota DKI Jakarta. Anies menyampaikan ...
Baru Berumur 2 Bulan Sudah Mempunyai 130ribu Pengikut di Instagram, Keren!!!
11 Agustus 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Keren lo guys bayi yang baru berumur 2 bulan sudah mengumpulkan 130 ribu pengikut di instragramnya, wah hebat banget kan pastinya tuh bayi ...
Selamat ! Acha Septriasa Melahirkan Bayi Perempuan
20 September 2017, by Rachmiamy
Kabar Bahagia datang dari artis cantik Acha Septriasa. Pemeran Luna dalam film Heart ini telah melahirkan bayi perempuan di RS Royal Hospital for Woman Sydney, ...
Marc Marquez Berpeluang Besar Menjadi Juara Dunia MotoGP 2017 di Empat Seri Tersisa
28 September 2017, by Rachmiamy
Marc Marquez sukses merebut podium tertinggi di seri 14 MotoGP Aragon. Dengan kemenangan tersebut, Marquez berhasil menambah 25 poin dan mengokohkan posisinya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab