Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 305x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Aksi terorisme memang tak bisa ditolerir di Indonesia dengan alasan apapun. Apalagi jika terror tersebut melibatkan anak-anak tak berdosa dan perempuan. Belakangan ini seperti diberitakan, rentetan aksi terror yang terjadi mengugah hati, kesedihan, keresahan serta kecaman di masyarakat. Bagaimana tidak, dengan kejadian itu membuat orang menjadi takut dan trauma untuk bepergian ke tempat ramai bahkan sekadar beribadah.

Terkait aksi terror khususnya yang terjadi di Surabaya, Jawa timur, mengundang sikap organisasi kepemudaan (OKP) dari berbagai latar belakang agama, mendeklarasi sikap dan ternyataan soal tindakan tindakan kekerasan, radikalisasi, dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf, Bandung, Jawa Barat, hadir sejumlah perwakilan OKP. Di antaranya, DPD KNPI Jabar, DPD GMNI Jabar, PD KMHDI Jabar, PP GADA AMS, PP GMKI, HMI Jabar, Gusdurian Bandung, Pemuda Pancasila Jabar, dan PMII Jabar.

Acara itu diawali dengan pernyataan sikap dari tiap-tiap perwakilan OKP, kemudian dilanjutkan dengan mendoakan korban yang tewas pasca bom bunuh diri itu. Lalu, dilanjutkan dengan deklarasi kecaman segala bentuk terorisme.

Mereka menyampaikan empat butir sikap, yaitu menolak dengan keras segala bentuk aksi kekerasan dan aksi terorisme, menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada para keluarga korban bom khususnya dan umat kristiani pada umumnya.

Serta, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap bergandengan tangan untuk menjaga dan mengawal NKRI serta mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas terkait penanganan terorisme dan radikalisme.

Perwakilan Organisasi Kepemudaan menggelar deklarasi mengecam aksi kekerasan dan terorisme di GKI Maulana Yusuf, Bandung, Senin (14/5/2018).

Ketua DPD KNPI Jabar Rio Febrian Wilantara mengatakan, dampak dari peristiwa ini adalah terganggunya stabilitas keamanan daerah dan nasional yang dapat memicu konflik horizontal yang lebih besar. Karena itu, persoalan-persoalan intoleransi dan radikal juga harus segera ditangani, sehingga konflik sekecil apa pun dapat segera diselesaikan dengan serius dan tuntas.

Dia mengatakan, sebelum menggelar deklarasi, sejak semalam pihaknya sudah bertemu untuk berdiskusi dengan berbagai OKP maupun komunitas kebinekaan dalam menyikapi aksi teror bom.

"Ini bukan hanya deklarasi semata, tapi sebagai bentuk daripada para pemuda menjaga keharmonisan," kata Rio.

Dari diskusi itu disepakati untuk melakukan kegiatan rutin dalam rangka menjaga tali silaturahim antarpemuda lintas agama.

"Kita juga membahas bagaimana program kepemudaan di Jabar ke depan. Selanjutnya kita akan roadshow ke rumah ibadah untuk memberitahukan bahwa bahwa kami tidak terpecah belah," jelasnya.

Usai deklarasi, para pemuda akan menggelar dialog di Masjid Al Muttaqin, sore nanti.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengapa Rambut Kita Beruban?
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Saat Anda melihat ke cermin di pagi hari, Anda melihat takdir yang tak terelakkan telah datang: uban pertama Anda! Apakah Anda berusia 20-an atau usia 50-an, ...
Sri Mulyani : Inflasi Capai 0,21 Persen Pada Mei 2018
5 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Pada Mei 2018, inflasi telah mencapai 0,21 persen. Data tersebut diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Selain itu, inflasi tahun ...
Anda Memiliki Penyakit Asam Urat? Hindari 5 Makanan Berikut
22 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sehat itu mahal, tetapi karena kesibukan dalam berbagai tugas di pekerjaan membuat sebagian orang menjadi lupa dan mengabaikan kondisi fisiknya. Padahal ...
Tips Menjaga Miss V tetap Kencang Menggoda
12 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Tanpa kita sadari semakin hari usia kita semkin bertambah, apalagi seorang wanita ,pertambahan usia biasanya banyak terjadi pada kondisi fisik ...
Anies dan JK Kerap Satu Mobil, Hari Ini Keduanya Kembali Terlihat Turun dari Mobil yang Sama, Apa Artinya?
4 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pilkada serentak 2018 telah berlalu, dan suhu politik Indonesia tidak berhenti begitu saja. Karena masih ada pemilu 2019 selain pemilu  serentak juga ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview