Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 216x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Aksi terorisme memang tak bisa ditolerir di Indonesia dengan alasan apapun. Apalagi jika terror tersebut melibatkan anak-anak tak berdosa dan perempuan. Belakangan ini seperti diberitakan, rentetan aksi terror yang terjadi mengugah hati, kesedihan, keresahan serta kecaman di masyarakat. Bagaimana tidak, dengan kejadian itu membuat orang menjadi takut dan trauma untuk bepergian ke tempat ramai bahkan sekadar beribadah.

Terkait aksi terror khususnya yang terjadi di Surabaya, Jawa timur, mengundang sikap organisasi kepemudaan (OKP) dari berbagai latar belakang agama, mendeklarasi sikap dan ternyataan soal tindakan tindakan kekerasan, radikalisasi, dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf, Bandung, Jawa Barat, hadir sejumlah perwakilan OKP. Di antaranya, DPD KNPI Jabar, DPD GMNI Jabar, PD KMHDI Jabar, PP GADA AMS, PP GMKI, HMI Jabar, Gusdurian Bandung, Pemuda Pancasila Jabar, dan PMII Jabar.

Acara itu diawali dengan pernyataan sikap dari tiap-tiap perwakilan OKP, kemudian dilanjutkan dengan mendoakan korban yang tewas pasca bom bunuh diri itu. Lalu, dilanjutkan dengan deklarasi kecaman segala bentuk terorisme.

Mereka menyampaikan empat butir sikap, yaitu menolak dengan keras segala bentuk aksi kekerasan dan aksi terorisme, menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada para keluarga korban bom khususnya dan umat kristiani pada umumnya.

Serta, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap bergandengan tangan untuk menjaga dan mengawal NKRI serta mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas terkait penanganan terorisme dan radikalisme.

Perwakilan Organisasi Kepemudaan menggelar deklarasi mengecam aksi kekerasan dan terorisme di GKI Maulana Yusuf, Bandung, Senin (14/5/2018).

Ketua DPD KNPI Jabar Rio Febrian Wilantara mengatakan, dampak dari peristiwa ini adalah terganggunya stabilitas keamanan daerah dan nasional yang dapat memicu konflik horizontal yang lebih besar. Karena itu, persoalan-persoalan intoleransi dan radikal juga harus segera ditangani, sehingga konflik sekecil apa pun dapat segera diselesaikan dengan serius dan tuntas.

Dia mengatakan, sebelum menggelar deklarasi, sejak semalam pihaknya sudah bertemu untuk berdiskusi dengan berbagai OKP maupun komunitas kebinekaan dalam menyikapi aksi teror bom.

"Ini bukan hanya deklarasi semata, tapi sebagai bentuk daripada para pemuda menjaga keharmonisan," kata Rio.

Dari diskusi itu disepakati untuk melakukan kegiatan rutin dalam rangka menjaga tali silaturahim antarpemuda lintas agama.

"Kita juga membahas bagaimana program kepemudaan di Jabar ke depan. Selanjutnya kita akan roadshow ke rumah ibadah untuk memberitahukan bahwa bahwa kami tidak terpecah belah," jelasnya.

Usai deklarasi, para pemuda akan menggelar dialog di Masjid Al Muttaqin, sore nanti.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wanita Berkualitas Jadi Idaman Para Pria
26 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Saat berkenalan dengan wanita, para pria akan menilai karakter wanita dari kebiasaannya. Ada banyak kriteria yang dicari pria saat mencari ...
KPK Melanjutkan Pemanggilan Terhadap Ganjar Pranomo Terkait Kasus KTP Elektronik
28 Juni 2018, by oteli w
KPK Melanjutkan Pemanggilan Terhadap Ganjar Pranomo Terkait Kasus KTP Elektronik Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah menang versi hitung ...
Diplomat Rusia: Kemungkinan Besar Pemimpin ISIS Telah Terbunuh
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Seorang diplomat senior Rusia mengatakan bahwa pemimpin kelompok negara Islam tersebut kemungkinan besar terbunuh dalam serangan udara Rusia. Wakil Menteri ...
Setidaknya 18 Tewas Di Jembatan Layang India yang Runtuh
16 Mei 2018, by Slesta
Sedikitnya 18 orang tewas dan puluhan lainnya terperangkap setelah jembatan layang di Uttar Pradesh, India runtuh pada hari Selasa. Sembilan kendaraan ...
Keren, Penderita Disleksia Ini Raih IPK Tertinggi!
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kelemahan dan kekurangan bukanlah halangan untuk belajar dan melakukan yang terbaik. Hal ini telah dibuktikan oleh seorang mahasiswa bernama Phoebe ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab