Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 427x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Aksi terorisme memang tak bisa ditolerir di Indonesia dengan alasan apapun. Apalagi jika terror tersebut melibatkan anak-anak tak berdosa dan perempuan. Belakangan ini seperti diberitakan, rentetan aksi terror yang terjadi mengugah hati, kesedihan, keresahan serta kecaman di masyarakat. Bagaimana tidak, dengan kejadian itu membuat orang menjadi takut dan trauma untuk bepergian ke tempat ramai bahkan sekadar beribadah.

Terkait aksi terror khususnya yang terjadi di Surabaya, Jawa timur, mengundang sikap organisasi kepemudaan (OKP) dari berbagai latar belakang agama, mendeklarasi sikap dan ternyataan soal tindakan tindakan kekerasan, radikalisasi, dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf, Bandung, Jawa Barat, hadir sejumlah perwakilan OKP. Di antaranya, DPD KNPI Jabar, DPD GMNI Jabar, PD KMHDI Jabar, PP GADA AMS, PP GMKI, HMI Jabar, Gusdurian Bandung, Pemuda Pancasila Jabar, dan PMII Jabar.

Acara itu diawali dengan pernyataan sikap dari tiap-tiap perwakilan OKP, kemudian dilanjutkan dengan mendoakan korban yang tewas pasca bom bunuh diri itu. Lalu, dilanjutkan dengan deklarasi kecaman segala bentuk terorisme.

Mereka menyampaikan empat butir sikap, yaitu menolak dengan keras segala bentuk aksi kekerasan dan aksi terorisme, menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada para keluarga korban bom khususnya dan umat kristiani pada umumnya.

Serta, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap bergandengan tangan untuk menjaga dan mengawal NKRI serta mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas terkait penanganan terorisme dan radikalisme.

Perwakilan Organisasi Kepemudaan menggelar deklarasi mengecam aksi kekerasan dan terorisme di GKI Maulana Yusuf, Bandung, Senin (14/5/2018).

Ketua DPD KNPI Jabar Rio Febrian Wilantara mengatakan, dampak dari peristiwa ini adalah terganggunya stabilitas keamanan daerah dan nasional yang dapat memicu konflik horizontal yang lebih besar. Karena itu, persoalan-persoalan intoleransi dan radikal juga harus segera ditangani, sehingga konflik sekecil apa pun dapat segera diselesaikan dengan serius dan tuntas.

Dia mengatakan, sebelum menggelar deklarasi, sejak semalam pihaknya sudah bertemu untuk berdiskusi dengan berbagai OKP maupun komunitas kebinekaan dalam menyikapi aksi teror bom.

"Ini bukan hanya deklarasi semata, tapi sebagai bentuk daripada para pemuda menjaga keharmonisan," kata Rio.

Dari diskusi itu disepakati untuk melakukan kegiatan rutin dalam rangka menjaga tali silaturahim antarpemuda lintas agama.

"Kita juga membahas bagaimana program kepemudaan di Jabar ke depan. Selanjutnya kita akan roadshow ke rumah ibadah untuk memberitahukan bahwa bahwa kami tidak terpecah belah," jelasnya.

Usai deklarasi, para pemuda akan menggelar dialog di Masjid Al Muttaqin, sore nanti.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bukan Perpustakaan! Ini Ternyata Hotel
30 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika tengah bepergian ke suatu tempat, tentunya hotel menjadi salah satu pilihan untuk beristirahat. Biasanya, untuk menarik pengunjung datang, ...
Meskipun Sehat, Makanan-Makanan Ini Juga Akibatkan Bau Badan
9 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bau badan menjadi salah satu masalah besar untuk seseorang, terutama bagi kepercayaan dirinya. Dengan bau badan, orang lain tentunya tidak akan ...
Resiko Anak yang Terlahir dari Orangtua dengan Usia Sangat Muda dan Tua
3 Mei 2018, by Slesta
Anak-anak yang dilahirkan dari orang tua yang berusia sangat muda dan tua mungkin berisiko lebih tinggi untuk kerentanan perkembangan, sebuah laporan ...
kopi kuat pria
13 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam, tak heran jika para pecinta dan penikmat kopi di Indonesia ...
Berapa Dosis Makanan Favorit yang Bisa Membunuhmu?
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Seperti Paracelsus, alkemis terkenal, berkata, "Racun ada dalam segala hal, dan tidak ada sesuatu yang tanpa racun. Dosisnya bisa menjadi racun atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview