Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

Organisasi Kepemudaan (OKP) Jawa Barat Deklarasi Tolak Terorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 614x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Aksi terorisme memang tak bisa ditolerir di Indonesia dengan alasan apapun. Apalagi jika terror tersebut melibatkan anak-anak tak berdosa dan perempuan. Belakangan ini seperti diberitakan, rentetan aksi terror yang terjadi mengugah hati, kesedihan, keresahan serta kecaman di masyarakat. Bagaimana tidak, dengan kejadian itu membuat orang menjadi takut dan trauma untuk bepergian ke tempat ramai bahkan sekadar beribadah.

Terkait aksi terror khususnya yang terjadi di Surabaya, Jawa timur, mengundang sikap organisasi kepemudaan (OKP) dari berbagai latar belakang agama, mendeklarasi sikap dan ternyataan soal tindakan tindakan kekerasan, radikalisasi, dan terorisme yang terjadi di Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Gereja Kristen Indonesia (GKI) Maulana Yusuf, Bandung, Jawa Barat, hadir sejumlah perwakilan OKP. Di antaranya, DPD KNPI Jabar, DPD GMNI Jabar, PD KMHDI Jabar, PP GADA AMS, PP GMKI, HMI Jabar, Gusdurian Bandung, Pemuda Pancasila Jabar, dan PMII Jabar.

Acara itu diawali dengan pernyataan sikap dari tiap-tiap perwakilan OKP, kemudian dilanjutkan dengan mendoakan korban yang tewas pasca bom bunuh diri itu. Lalu, dilanjutkan dengan deklarasi kecaman segala bentuk terorisme.

Mereka menyampaikan empat butir sikap, yaitu menolak dengan keras segala bentuk aksi kekerasan dan aksi terorisme, menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada para keluarga korban bom khususnya dan umat kristiani pada umumnya.

Serta, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap bergandengan tangan untuk menjaga dan mengawal NKRI serta mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas terkait penanganan terorisme dan radikalisme.

Perwakilan Organisasi Kepemudaan menggelar deklarasi mengecam aksi kekerasan dan terorisme di GKI Maulana Yusuf, Bandung, Senin (14/5/2018).

Ketua DPD KNPI Jabar Rio Febrian Wilantara mengatakan, dampak dari peristiwa ini adalah terganggunya stabilitas keamanan daerah dan nasional yang dapat memicu konflik horizontal yang lebih besar. Karena itu, persoalan-persoalan intoleransi dan radikal juga harus segera ditangani, sehingga konflik sekecil apa pun dapat segera diselesaikan dengan serius dan tuntas.

Dia mengatakan, sebelum menggelar deklarasi, sejak semalam pihaknya sudah bertemu untuk berdiskusi dengan berbagai OKP maupun komunitas kebinekaan dalam menyikapi aksi teror bom.

"Ini bukan hanya deklarasi semata, tapi sebagai bentuk daripada para pemuda menjaga keharmonisan," kata Rio.

Dari diskusi itu disepakati untuk melakukan kegiatan rutin dalam rangka menjaga tali silaturahim antarpemuda lintas agama.

"Kita juga membahas bagaimana program kepemudaan di Jabar ke depan. Selanjutnya kita akan roadshow ke rumah ibadah untuk memberitahukan bahwa bahwa kami tidak terpecah belah," jelasnya.

Usai deklarasi, para pemuda akan menggelar dialog di Masjid Al Muttaqin, sore nanti.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

5 Masalah Ini yang Biasa Jadi Penyebab Masalah dalam Hubungan
15 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menjalin hubungan memang bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya, kedua pihak memiliki pandangan dan pikiran yang berbeda, yang sulit untuk ...
 kisruh beras
24 Juli 2017, by Agi Betha
KISRUH PENGGEREBEKAN GUDANG BERAS PT. IBU. SIAPA YG BERBOHONG DAN SIAPA YG BISA DIPERCAYA..? BENARKAH MENTAN SEDANG CARI MUKA JELANG RESHUFFLE ...
Liburan Bisa Jadi Sulit Bagi Orang Tua yang Kesepian
21 Desember 2017, by Slesta
Lebih dari satu dari tiga orang tua Amerika menggambarkan diri mereka sebagai orang yang sepi, dan liburan bisa diisolasi terutama untuk mereka, para ahli ...
Yuk,  Lebih Bijak Menyikapi Perkembangan Teknologi!
6 Januari 2018, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu aku pergi ke sebuah pusat perbelanjaan barang elektronik. Di sana sungguh beragam jenis telepon seluler, laptop, proyektor, speaker, ...
China Town, Destinasi Baru Wisata di Bandung
24 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pada Minggu, 20 Agustus 2017, Walikota Bandung, Ridwan Kamil meresmikan bukanya destinasi wisata terbaru di Bandung, yakni China Town alias ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab