Tutup Iklan
hijab
  
login Register
reklamasi teluk jakarta

Luhut: Moratorium Pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta Dicabut!

9 Oktober 2017 | Dibaca : 1573x | Penulis : Zeal

tampang - Persoalan berkaitan dengan pembangunan reklamasi yang terletak di Pantai Utara Jakarta kembali mencuat. Setelah moratorium pembangunan reklamasi sempat dilaksanakan, sebagaimana kampanye dari gubernur terpilih, Anies Baswedan, Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya mencabut moratorium tersebut. Luhut yang juga sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman mengatakan bahwa pembangunan reklamasi yang sempat tertunda sudah dapat dilanjutkan. Hal ini lanjutnya, karena berbagai permasalahan telah diselesaikan.

"Menteri LHK telah mencabut sanksi administratif Pulau C, Pulau D dan Pulau G, karena pengembang telah memenuhi sanksi moratorium dari pemerintah pusat karena masalah analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Atas dasar itulah, saya mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 pada hari Kamis," ujarnya, Senin (9/10).

Surat tersebut mencabut surat keputusan Menko Maritim pada tahun 2016 yang menghentikan sementara pembangunan reklamasi.

"Dengan ini diberitahukan bahwa penghentian sementara (moratorium) pembangunan Proyek Reklamasi Teluk Jakarta (sebagaimana dalam surat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor: 27.1/Menko/Maritim/IV/2016, tanggal 19 April 2016), dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi,” demikian kutipan surat tersebut.

Lebih lanjut Luhut menyampaikan bahwa permasalahan lain yakni terganggunya aliran listrik PLTU Muara Karang telah diselesaikan dengan membangun terowongan bawah tanah dan juga kolam berisi air pendingin yang disalurkan ke PLTU.

"Khusus untuk Pulau G, seluruh syarat administratif telah dipenuhi pengembang pulau tersebut. Permintaan PLN kepada pengembang untuk menyelesaikan permasalahan yang mengganggu aliran listrik PLTU Muara Karang telah diselesaikan dengan membangun terowongan bawah tanah dan kolam berisi air pendingin yang disalurkan ke PLTU. Selain itu juga akan dilakukan perpanjangan kanal," kata Luhut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Stres Sangat Sulit Dilakukan 'Pengganti' Medis Saat Orang yang Dicintai Sakit
7 Januari 2018, by Slesta
Ketika pasien sakit parah di rumah sakit tidak dapat mengungkapkan keinginan mereka tentang perawatan medis mereka, pengambilan keputusan sering kali jatuh ke ...
4 Bahan Alami untuk Alis Tebal dan Sehat
30 Juni 2018, by Rachmiamy
Alis adalah bagian yang dianggap penting bagi kebanyakan wanita. Semua wanita tentunya akan merasa senang memiliki alis yang tebal alami. Oleh karenanya, ...
7 Kebiasaan Ini Dianggap Baik, Aslinya Berbahaya
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Terkadang, banyak yang kita anggap baik padahal merusak untuk kita. Beberapa kebiasaan ini sering kita lakukan karena dianggap baik, padahal ...
syahganda nainggolan
8 November 2017, by Admin
(Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle. Pengantar diskusi pada Program Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Bandung, 8/11/17) Corak pembangunan ...
Perwira Polwan Polres Siak Diduga Selingkuh dengan Sesama Perwira
21 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Perselingkuhan adalah tindakan yang dapat menghancurkan hubungan sepasang kekasih bahkan rumah tangga yang ada. Terjadinya perselingkuhan tentu saja ada ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman