Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

25 Juli 2018 | Dibaca : 330x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Negara Indonesia merupakan negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan dalam berpendapat termasuk hak berpolitik dan hak-hak krusial lainnya.

Namun, kebebasan berpolitik terhadap seluruh warga negara Indonesia yang dijamin oleh undang-undang ini sering disalahgunakan oleh mereka politisi-politisi yang gemar korupsi. Memanfaatkan jabatan atau posisi penting mereka untuk korupsi, untuk itu beberapa waktu lalu Bawaslu mengusulkan peraturan baru mengenai batasan pencalonan legislative bagi mereka para eks koruptor.  Maksudnya adalah melarang eks pidana korupsi mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Namun, pada kenyataannya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) prihatin dengan masih adanya calon legislatif yang merupakan mantan narapidana korupsi, padahal sebelumnya parpol telah sepakat dan meneken pakta integritas.

"Kami cukup prihatin. Kami sudah mendorong kamitmen moral untuk tidak mengajukannya,” ujar Ketua Bawaslu Abhan, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Seperti diketahui sebelumnya Bawaslu memberi himbauan kepada semua parpol peserta pemilu 2019 agar tidak mengusung caleg yang pernah terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Harapan kami masih banyak politisi yang bersih. Harapan kami ajukan politisi yang besih yang tidak punya masalah hukum," katanya.

Dari kejadian di atas, Bawaslu menilai parpol belum sepenuhnya menjalankan pakta integritas yang telah ditandatangani. Hal itu dibuktikan dengan penemuan KPK terhadap lima orang bakal caleg  DPR RI yang merupakan mantan narapidana korupsi.

"Ini membuktikan partai tak sepenuhnya menjalankan pakta integritasnya. Harusnya kalau mereka mematuhi pakta itegritas, maka tak ada caleg mantan narapidana koruptor,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Cara Masak yang Sering Salah Dilakukan Emak-emak di Dapur
2 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memasak sendiri dirasakan banyak orang lebih sehat dan lebih enak dinikmati karena sesuai dengan selera keluarga dan dinilai mengandung zat gizi ...
Facebook Perluas Area "Find WiFi" ke Seluruh Dunia
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk membantu para pengguna, Facebook memperluas salah satu fitur barunya "Find WiFi" untuk menemukan jaringan Wi-Fi yang mampu ...
3 Alasan Melahirkan Normal Lebih Baik Daripada Metode Operasi Caesar
3 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bagi wanita hamil yang sudah mendekati waktunya melahirkan pasti memikir dan menimbang-nimbang dalam hati memilih metode yang mana untuk melahirkan sang buah ...
Ingin Awet Cantik? Perhatikan 6 Khasiat Kedelai Ini
9 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Kacang Kedelai yang kaya akan kandungan protein, serat dan isoflavon memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti dapat menjaga ...
Perusahaan Vaksin Ternak Ini Bangun Pabrik Senilai Rp 1.4 T di Bogor
30 November 2017, by Rindang Riyanti
PT Biotis Prima Agrisindo membangun pabrik vaksin ternak senilai Rp 1,4 triliun di Gunung Sindur, Bogor. Pabrik tersebut didirikan dengan luas 40.000 meter ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview