Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

25 Juli 2018 | Dibaca : 912x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Negara Indonesia merupakan negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan dalam berpendapat termasuk hak berpolitik dan hak-hak krusial lainnya.

Namun, kebebasan berpolitik terhadap seluruh warga negara Indonesia yang dijamin oleh undang-undang ini sering disalahgunakan oleh mereka politisi-politisi yang gemar korupsi. Memanfaatkan jabatan atau posisi penting mereka untuk korupsi, untuk itu beberapa waktu lalu Bawaslu mengusulkan peraturan baru mengenai batasan pencalonan legislative bagi mereka para eks koruptor.  Maksudnya adalah melarang eks pidana korupsi mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Namun, pada kenyataannya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) prihatin dengan masih adanya calon legislatif yang merupakan mantan narapidana korupsi, padahal sebelumnya parpol telah sepakat dan meneken pakta integritas.

"Kami cukup prihatin. Kami sudah mendorong kamitmen moral untuk tidak mengajukannya,” ujar Ketua Bawaslu Abhan, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Seperti diketahui sebelumnya Bawaslu memberi himbauan kepada semua parpol peserta pemilu 2019 agar tidak mengusung caleg yang pernah terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Harapan kami masih banyak politisi yang bersih. Harapan kami ajukan politisi yang besih yang tidak punya masalah hukum," katanya.

Dari kejadian di atas, Bawaslu menilai parpol belum sepenuhnya menjalankan pakta integritas yang telah ditandatangani. Hal itu dibuktikan dengan penemuan KPK terhadap lima orang bakal caleg  DPR RI yang merupakan mantan narapidana korupsi.

"Ini membuktikan partai tak sepenuhnya menjalankan pakta integritasnya. Harusnya kalau mereka mematuhi pakta itegritas, maka tak ada caleg mantan narapidana koruptor,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Satpol PP Hancurkan 50 Kios di kampung Nelayan Cilincing
2 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Puluhan bangunan liar di kampung Nelayan Cilincing ditertibkan oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi dan Pemerintah Kota Jakarta Utara ...
find wifi
12 Juli 2017, by Rachmiamy
Tak ada jaringan internet, tentu bisa bikin kalian bingung bukan main. Saat ini kebutuhan akan jaringan internet sudah ibarat kebutuhan pokok. Tapi gimana ...
Atasi 4 Masalah Rambut ini dengan Daun Jambu Biji !
27 November 2017, by Rachmiamy
Sudah bukan rahasia umum jika daun jambu biji sangat bermanfaat bagi kesehatan. Manfaat yang paling terkenal dari daun jambu biji ini adalah dapat mengatasi ...
Segarnya Fruity Smoothies Cooling Down untuk Berbuka Puasa
29 Mei 2018, by Maman Soleman
Buah-buahan yang tinggi serat serta kaya vitamin dan antioksidan sangat dianjurkan dikonsumsi setiap hari, terlebih saat menjalani ibadah puasa. Selain dimakan ...
Bosan dengan Pisang Goreng yang Biasa, Coba Resep Pisang Pasir Berikut !
9 September 2017, by Rachmiamy
Siapa yang tak suka pisang. Buah yang satu ini memang menjadi favorit semua kalangan. Pisang memang mudah dimakan dalam bentuk apa saja, bisa dimakan langsung, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab