Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

25 Juli 2018 | Dibaca : 170x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Negara Indonesia merupakan negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan dalam berpendapat termasuk hak berpolitik dan hak-hak krusial lainnya.

Namun, kebebasan berpolitik terhadap seluruh warga negara Indonesia yang dijamin oleh undang-undang ini sering disalahgunakan oleh mereka politisi-politisi yang gemar korupsi. Memanfaatkan jabatan atau posisi penting mereka untuk korupsi, untuk itu beberapa waktu lalu Bawaslu mengusulkan peraturan baru mengenai batasan pencalonan legislative bagi mereka para eks koruptor.  Maksudnya adalah melarang eks pidana korupsi mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Namun, pada kenyataannya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) prihatin dengan masih adanya calon legislatif yang merupakan mantan narapidana korupsi, padahal sebelumnya parpol telah sepakat dan meneken pakta integritas.

"Kami cukup prihatin. Kami sudah mendorong kamitmen moral untuk tidak mengajukannya,” ujar Ketua Bawaslu Abhan, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Seperti diketahui sebelumnya Bawaslu memberi himbauan kepada semua parpol peserta pemilu 2019 agar tidak mengusung caleg yang pernah terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Harapan kami masih banyak politisi yang bersih. Harapan kami ajukan politisi yang besih yang tidak punya masalah hukum," katanya.

Dari kejadian di atas, Bawaslu menilai parpol belum sepenuhnya menjalankan pakta integritas yang telah ditandatangani. Hal itu dibuktikan dengan penemuan KPK terhadap lima orang bakal caleg  DPR RI yang merupakan mantan narapidana korupsi.

"Ini membuktikan partai tak sepenuhnya menjalankan pakta integritasnya. Harusnya kalau mereka mematuhi pakta itegritas, maka tak ada caleg mantan narapidana koruptor,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Persatuan Tiga Perusahaan Besar Jerman Atasi Kemacetan
27 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tiga Perusahaan Besar Otomotif Jerman, Audi, BMW, dan Mercedes-Benz bersatu atasi kemacetan dengan membangun jaringan real-time traffic ...
Ini Cara Jitu Lupakan Sang Mantan
2 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika memutuskan untuk mengakhiri hubungan kekasih, tentunya sangat menyakitkan. Putusnya hubungan tersebut biasanya dipicu dari keputusan salah ...
Bahayanya Bermain Ponsel Saat Lampu Redup
3 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berbaring di tempat tidur dengan lampu redup memang nikmat, apalagi setelah lelah beraktivitas seharian. Biasanya, rebahan ini dibarengi dengan ...
3 Kali Groundbreaking, Trans-Sulawesi Akhirnya Sudah Digarap 40 KM
25 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Berkaitan dengan proyek infrastruktur yang sedang digalakan pemerintahan sekarang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin geram. Pasalnya, ada proyek ...
Tips Memilih Pemimpin yang Tepat
6 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Sebentar lagi Masyarakat Indonesia diperhadapkan padan pemilihan kepala daerah hingga kepemilihan Presiden. Sebagai masyarakat pasti ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview