Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

Bawaslu: Masih Adanya Bacaleg Eks Koruptor Merupakan Bukti Parpol Belum Sepenuhnya Jalankan Pakta Integritas

25 Juli 2018 | Dibaca : 273x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Negara Indonesia merupakan negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan dalam berpendapat termasuk hak berpolitik dan hak-hak krusial lainnya.

Namun, kebebasan berpolitik terhadap seluruh warga negara Indonesia yang dijamin oleh undang-undang ini sering disalahgunakan oleh mereka politisi-politisi yang gemar korupsi. Memanfaatkan jabatan atau posisi penting mereka untuk korupsi, untuk itu beberapa waktu lalu Bawaslu mengusulkan peraturan baru mengenai batasan pencalonan legislative bagi mereka para eks koruptor.  Maksudnya adalah melarang eks pidana korupsi mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Namun, pada kenyataannya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) prihatin dengan masih adanya calon legislatif yang merupakan mantan narapidana korupsi, padahal sebelumnya parpol telah sepakat dan meneken pakta integritas.

"Kami cukup prihatin. Kami sudah mendorong kamitmen moral untuk tidak mengajukannya,” ujar Ketua Bawaslu Abhan, di Ballroom Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Seperti diketahui sebelumnya Bawaslu memberi himbauan kepada semua parpol peserta pemilu 2019 agar tidak mengusung caleg yang pernah terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Harapan kami masih banyak politisi yang bersih. Harapan kami ajukan politisi yang besih yang tidak punya masalah hukum," katanya.

Dari kejadian di atas, Bawaslu menilai parpol belum sepenuhnya menjalankan pakta integritas yang telah ditandatangani. Hal itu dibuktikan dengan penemuan KPK terhadap lima orang bakal caleg  DPR RI yang merupakan mantan narapidana korupsi.

"Ini membuktikan partai tak sepenuhnya menjalankan pakta integritasnya. Harusnya kalau mereka mematuhi pakta itegritas, maka tak ada caleg mantan narapidana koruptor,” kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Karena Facebook, Nenek Ini Dapat Terselamatkan
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ternyata, platform Facebook juga dapat menyelamatkan nyawa seseorang. Seorang wanita di New Hampshire, Amerika Serikat terjebak di kolam ...
Longsor di Puncak Rusak 3 Rumah Makan
29 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Jalur Puncak kembali diterpa bencana longsor, tepatnya di Puncak Pass, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada hari Rabu (28/3/2018). Akibat ...
Tega, Seorang Ibu di Garut Bunuh Bayinya yang Baru Tiga Bulan
25 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Seorang ibu di Garut, Jawa Barat tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri. Wanita berusaia 27 tahun yang berinisial CC itu harus menerima ganjaran atas ...
Zinedine Zidane Belum Menyerah Dalam Perebutan Gelar Juara Liga Spanyol 2017/2018
19 November 2017, by Rachmiamy
Real Madrid berhasil membawa pulang satu poin dari kandang Atletico Madrid. Bermain di Estadio Wanda Metropolitano, Real Madrid berhasil menahan  imbang ...
Rahasia di Balik Kemampuan Untuk Dapat Mengasihi Sekalipun Dihina dan Dicurangi
2 April 2018, by oteli w
Rahasia di Balik Kemampuan Untuk Dapat Mengasihi Sekalipun Dihina dan Dicurangi Apakah anda pernah pendengar cerita atau kesaksian dari seseorang tentang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview