Tampang

Pemudik Motor Ngantuk Tabrak Motor Lain di Jalur Pantura Indramayu

20 Jun 2017 12:43 wib. 1.413
0 0
foto : Jawa pos

Tampang.com- Mudik atau pulang kampung merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Silaturahmi dengan orang tua, keluarga dan sanak famili di kampung halaman menjadi alasan para pemudik menempuh jarak ratusan kilometer baik menggunakan kendaraan umum maupun pribadi. Tradisi mudik dengan menggunakan sepeda motor yang banyak dilakukan para pemudik terutama dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan jawa Timur, masih menjadi pilihan para pemudik dengan alasan lebih hemat dan santai. Namun resiko yang adapun harus mereka hadapi terutama resiko selama di perjalanan yaitu kecelakaan akibat ngantuk atau kelelahan.

Seperti yang dialami seorang pemudik bernama Irsan Alfano ( 24 ), warga Ngasinan, Bulu, Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diketahui sedang melakukan perjalanan mudiknya atau pulang kampung, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Nopol AD 5424 OO bertabrakan dengan sepeda motor lainnya. Motor yang ditabrak Irsan yaitu motor Vario Nopol E 6370 IS yang dikendarai Khariri ( 23 ) warga Desa Kaliwedi Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon yang sedang berboncengan dengan rekannya bernama Maskhana ( 41 ).

Diduga karena kelelahan dan mengantuk selama berkendara, motor yang dikendarai Irsan oleng dan menabrak trotoar jalan dan pada saat yang bersamaan dari arah yang berlawanan muncul motor vario yang dikendarai Khariri. Tabrakan pun tidak bisa terhindarkan lagi, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Korban Irsan hanya mengalami luka lecet di tangan, sementara korban lainnya Maskhana mengalami luka bengkak pada wajahnya. Kedyua korban di bawa kerumah sakit Arjawinangun, karena kejadian ini berlangsung tidak jauh dari lokasi Rumah Sakit Arjawinangun.

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

youtuber sukses
0 Suka, 0 Komentar, 14 Jun 2019

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%