Menariknya, meski koleksi ini hanya memakan waktu dua minggu dalam proses pembuatannya, tantangan terbesar terletak pada detail bordir handmade yang rumit. Bordir ini menampilkan motif tenun khas Nusantara, seperti dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera.
“Motif bordirnya diadaptasi dari tenun dan songket Nusantara. Ditambah payet, tampilannya jadi lebih unik dan berkelas,” jelas Riris.
Material yang digunakan juga tak kalah istimewa, seperti organdi, katun, dan satin silk premium. Palet warnanya pun menghadirkan kesan mewah dan lembut dengan pilihan emerald green, pink, keunguan, dan gradasi warna pastel.
Alternatif Elegan Selain Batik dan Tenun
Bagi mereka yang ingin tampil formal atau semi-formal tanpa menggunakan batik atau tenun, koleksi ini bisa menjadi pilihan menarik.