Bagaimana Dengan Bursa Saham Indonesia?
Meskipun tekanan global dirasakan, kondisi pasar lokal seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menunjukkan penguatan sebelum berita pelemahan pasar global, terutama setelah beberapa saham unggulan menarik minat investor.##turn0news2
Namun, sentimen global tetap perlu dipantau karena arus modal keluar dari pasar saham Asia dapat mempengaruhi arah IHSG dalam jangka pendek. Adanya aksi ambil untung bisa memperlemah indeks domestik bila tekanan asing meningkat.
Strategi Investor di Tengah Volatilitas
Dalam kondisi bursa saham Asia yang tergelincir akibat sentimen global negatif, banyak analis menyarankan alokasi ulang investasi ke instrumen yang lebih aman seperti obligasi, komoditas seperti emas, atau bahkan strategi hedging.
Investor jangka panjang turut disarankan untuk tetap tenang dan mengantisipasi volatilitas ini sebagai bagian dari siklus pasar, sekaligus memperhatikan fundamental saham yang mereka miliki.
Bursa saham Asia pada 5 Februari 2026 mengalami penurunan signifikan yang erat kaitannya dengan aksi jual saham teknologi di Wall Street, yang memicu tekanan di pasar saham regional dan turut menekan aset berisiko seperti kripto. Investor global kini lebih berhati-hati menghadapi ketidakpastian ekonomi yang tengah berlangsung.