Tampang

Terungkap! Bursa Saham Asia Tergelincir Usai Aksi Jual Saham Teknologi di Wall Street, Kripto Ikut Tertekan

6 Feb 2026 17:58 wib. 33
0 0
bursa saham Asia
Sumber foto: Google

Beberapa indeks utama di kawasan Asia mencerminkan koreksi pasar: Kospi Korea Selatan mencatat penurunan signifikan, sedangkan indeks di Hong Kong dan China menunjukkan tekanan jual juga. Jepang pun mengalami pelemahan pada indeksnya.

Walau ada beberapa indeks yang menunjukkan pergerakan positif di sesi sebelumnya, tren menurun masih mendominasi setelah data ekonomi global dan langkah pelaku pasar di AS memicu ketidakpastian.

Kripto Turun Seiring Sentimen Pasar Turun

Selain saham, aset kripto juga ikut tertekan. Bitcoin dan aset digital lainnya turun mengikuti pergerakan pasar modal global — suatu indikasi klasik bahwa saat aksi jual saham teknologi meningkat, aset berisiko lainnya seperti kripto turut terdampak.

Investor kripto cenderung memperkecil posisi ketika volatilitas pasar meningkat, terutama ketika sentimen risk-off mendominasi di pasar saham. Turunnya nilai Bitcoin menggambarkan interkoneksi antara pasar saham global dan kelas aset digital.

Apa yang Menjadi Pemicu Aksi Jual?

Aksi jual di saham teknologi global terutama dipicu oleh kekhawatiran mengenai valuasi tinggi serta prospek pertumbuhan di tengah biaya investasi teknologi yang melonjak. Investor mulai mengevaluasi ulang ekspektasi terhadap perusahaan teknologi besar setelah beberapa laporan pendapatan mengecewakan dan proyeksi modal yang agresif.

TPS sektor teknologi kini menjadi sorotan ketika transformasi digital dan AI makin digembar-gemborkan, namun investor merasa perlu menyeimbangkan risiko terhadap keuntungan potensial. Hal ini memicu rotasi keluar dari saham teknologi menuju sektor yang lebih defensif.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?