Selain itu, Kementerian LHK juga mengimbau masyarakat dan organisasi lingkungan untuk melaporkan informasi yang relevan terkait keberadaan pagar laut ini. Hanif berharap partisipasi publik dapat membantu mempercepat penyelesaian kasus ini.
Kasus pagar laut misterius ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas di wilayah perairan Indonesia. Menteri Hanif menekankan bahwa pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan.
Sementara itu, masyarakat berharap agar pemerintah segera menemukan solusi atas masalah ini. Selain menjaga ekosistem laut, pemerintah juga diharapkan melindungi hak-hak nelayan lokal yang terdampak oleh keberadaan pagar laut tersebut.
Dampak pemasangan pagar laut di Tangerang menjadi perhatian serius Kementerian LHK. Penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat mengungkap pelaku di balik pemasangan pagar tersebut sekaligus memberikan kejelasan mengenai dampak lingkungannya. Keberhasilan penyelesaian kasus ini menjadi ujian nyata bagi pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan laut Indonesia.