Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Victor Laiskodat di Laporkan Gerindra dan PAN ke Polisi, Sebut Ujaran Kebencian

Victor Laiskodat di Laporkan Gerindra dan PAN ke Polisi, Sebut Ujaran Kebencian

5 Agustus 2017 | Dibaca : 764x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Pernyataan ketua fraksi Partai Nasdem, Victor Laiskodat di depan masyarakat NTT yang enyebut Gerindra, PAN, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) sebagai partai pendukung kelompok yang ingin mendirikan negara khilafah yang akan menggantikan Indonesia, mengundang reaksi keras dari Partai Gerindra dan Partai Amanat nasional ( PAN ).

Partai Gerindra melalui wakil ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Anggawira mengatakan "Kita layangkan laporan kan terhadap ketua Fraksi Nasdem, Victor Laiskodat ke Bareskrim Polri siang ini, Jum'at (04-08-2017), pukul 13.00. Gugatan ini didasari atas tuduhan hate speech ( Ujaran kebencian ), provokasi, fitnah dan berita bohong yang dia sampaikan ke masyarakat NTT lewat pidatonya"

Lebih jauh Anggawira yang juga merupakan calon walikota Bekasi ini menilai bahwa peryataan Victor ini bisa memicu konflik diantara masyarakat serta mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.

"Jadi pernyataan saudara Victor ini sangat melukai Gerindra dan memicu gelombang kemarahan dari umat islam di berbagai daerah" tambahnya.

Gerindra dalam melaporkan Victor mengacu pada UU ITE no 11/2008 pasal 28 ayat (2) juncto pasal 45 ayat (2) terkait penyebaran kebencian berdasarkan SARA dengan ancaman hukuman 6 tahun. Tidak hanya itu, Victor juga dinacam dengan pasal 156 KUHP tentang pernyataan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap golongan atau kelompok masyarakat tertentu dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun.

Selain partai Gerindra, Partai Amanat nasional jugaa melaporkan Victor Laiskodat ke bareskrim Polri. Wakil sekjen bidang hukum PAN, Surya Iman Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan Victor Laiskodat atas pidatonya di acara deklarasi calon bupati di Kupang, NTT.

Menurut Surya, materi pidato Victor yang dilaporkan ke polisi karena berisi ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik politik dan konflik di masyarakat. Selain itu, pidato Victor dinilai juga telah menodai agama serta mencemarkan nama baik sejumlah partai politik.

Dalam laporannya, Surya juga menyertakan bukti rekaman video tentang pidato Victor ke penyidik polri. Dalam potongan video yang sudah beredar ini, Victor diketahui menyebut Partai Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS berada di belakang kelompok ekstrimis islam yang akan menjadikan Indonesia negara khilafah.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

ARCore, Aplikasi Google untuk Augmented Reality
31 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perusahaan teknologi raksasa dunia, Google kini tengah mengembangkan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) terbaru dengan nama ARCore. ...
shah ruhk khan
27 April 2017, by Devi
Seperti Kita ketahui Shah Rukh Khan adalah aktor kawakan di industri perfilman Bollywood.Sudah Puluhan film yang di bintanginya nyaris selalu merajai Box ...
Inikah Alasan Guru Ponpes Ibnu Mas’ud Membakar Umbul-Umbul Merah Putih?
23 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia ke-72 silam. Terjadi fenomena yang menggemparkan warga Desa Sukajaya. Pasalnya, salah satu guru di pondok pesantren ...
Andi Narogong Ngoceh Masalah Jam Mewah dari Almarhum Marliem untuk Setnov
1 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang,com - Johannes Marliem, adalah salah satu saksi kunci dalam kasus e-ktp Setnov, dan dengan meninggalnya Johannes Marliem tersebut membuat banyak para ...
5 Penemuan Hebat yang Tak Disengaja
29 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Salah atau tidak disengaja tidaklah selalu menjadi sesuatu yang menyebalkan. Bagi beberapa orang yang melakukan sesuatu kesalahan dan tidak disengaja justru ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman