Tutup Iklan
hijab
  
login Register
"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan  ini Setelah Ancaman Korut

"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan ini Setelah Ancaman Korut

10 Agustus 2017 | Dibaca : 531x | Penulis : Slesta

Tampang.com - Gubernur Guam meyakinkan warga pada hari Rabu setelah Korea Utara menyarankan pulau itu sebagai target serangan rudal.

Pulau Samudra Pasifik yang mungil adalah wilayah A.S. yang berjarak 2.200 mil tenggara Korea Utara dengan sekitar 160.000 penduduk dan pangkalan Angkatan Udara, sebuah pangkalan Angkatan Laut dan sebuah stasiun Coast Guard. Media pemerintah di Pyongyang menyebutkan sebuah "rencana operasional untuk membuat api yang membungkus daerah di sekitar Guam" pada hari Rabu, bagian dari konflik yang melibatkan kemampuan Korea Utara untuk menembak sebuah rudal di Amerika Serikat.

Komentar tersebut disampaikan setelah Presiden Donald Trump berjanji "api, kemarahan dan terus terang menguasai orang-orang seperti yang belum pernah ada di dunia" jika Korea Utara berusaha menyerang wilayah A.S. dengan sebuah rudal.

George Charfauros, penasihat keamanan tanah air Guam, mengatakan bahwa sistem pertahanan saat ini mampu mempertahankan pulau itu. Dia menambahkan bahwa THAAD, atau Terminal High Altitude Area Defense System, dipasang di wilayah Pasifik oleh Amerika Serikat untuk menembak jatuh rudal musuh - yang berarti "ada kemungkinan 0000 bahwa rudal tersebut lolos melalui lapisan itu."

Gubernur Guam Eddie Calvo mengatakan bahwa dia mendiskusikan situasi tersebut dengan perwakilan dari Gedung Putih, Badan Keamanan Nasional, Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

"Saya tahu kami terbangun dengan laporan media tentang balas dendam Korea Utara mengenai pembalasan dendam di Amerika Serikat dan teknologi baru yang ditemukan baru ini yang memungkinkan mereka untuk menargetkan Guam," katanya. "Saya ingin meyakinkan orang-orang Guam bahwa saat ini tidak ada ancaman ke pulau kita atau Marianas. Penasihat Keamanan Dalam Negeri saya, yang berada dalam komunikasi dengan Homeland Security and Department of Defense, mencatat bahwa tidak ada perubahan tingkat ancaman akibat Peristiwa Korea Utara ... Selain itu, saya telah mengulurkan tangan ke Gedung Putih pagi ini. Serangan atau ancaman ke Guam adalah ancaman atau serangan terhadap Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa Amerika akan dipertahankan. "

Beberapa di Washington bersikap kritis terhadap ancaman agresif Trump. Senator John McCain, R-Ariz., Mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa "Anda harus yakin bahwa Anda dapat melakukan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan. Pemimpin besar yang pernah saya lihat tidak mengancam kecuali jika Mereka siap untuk bertindak dan saya tidak yakin Presiden Trump siap untuk bertindak. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

manfaat reuni
3 Juli 2017, by Zeal
Reuni, apapun istilahnya adalah suatu upaya mempertemukan kembali yg dulu pernah bersama, upaya mencari eksistensi diri yg mulai pupus dari memori krn dimakan ...
Apa Rencana Relawan Gatot Nurmantyo Setelah 1 April 2018
31 Maret 2018, by Gatot Swandito
Sampai lima bulan jelang masa pendaftaran bakal capres-cawapres yang digelar pada 4-10 Agustus 2018, hanya Gatot Nurmantyo yang terbilang berbeda dari ...
5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Jadi Penyebab Rambut Rusak
9 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Rambut merupakan mahkota untuk para wanita yang harus dirawat dengan baik dan benar. Menurut penelitian, 7 dari 10 wanita memiliki masalah rambut ...
Empati, Sifat Peduli yang Tak Boleh Berlebihan
23 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sifat empati pada saat ini mungkin menjadi salah satu sifat langka yang dapat ditemukan, mengingat orang-orang telah semakin bersifat ...
Selain Menghangatkan Tubuh, Ini Manfaat Konsumsi Wedang Ronde
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu minuman khas nusantara, Wedang Ronde ternyata memiliki manfaat yang cukup banyak untuk kesehatan tubuh, selain menghangatkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab