Tutup Iklan
hijab
  
login Register
"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan  ini Setelah Ancaman Korut

"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan ini Setelah Ancaman Korut

10 Agustus 2017 | Dibaca : 672x | Penulis : Slesta

Tampang.com - Gubernur Guam meyakinkan warga pada hari Rabu setelah Korea Utara menyarankan pulau itu sebagai target serangan rudal.

Pulau Samudra Pasifik yang mungil adalah wilayah A.S. yang berjarak 2.200 mil tenggara Korea Utara dengan sekitar 160.000 penduduk dan pangkalan Angkatan Udara, sebuah pangkalan Angkatan Laut dan sebuah stasiun Coast Guard. Media pemerintah di Pyongyang menyebutkan sebuah "rencana operasional untuk membuat api yang membungkus daerah di sekitar Guam" pada hari Rabu, bagian dari konflik yang melibatkan kemampuan Korea Utara untuk menembak sebuah rudal di Amerika Serikat.

Komentar tersebut disampaikan setelah Presiden Donald Trump berjanji "api, kemarahan dan terus terang menguasai orang-orang seperti yang belum pernah ada di dunia" jika Korea Utara berusaha menyerang wilayah A.S. dengan sebuah rudal.

George Charfauros, penasihat keamanan tanah air Guam, mengatakan bahwa sistem pertahanan saat ini mampu mempertahankan pulau itu. Dia menambahkan bahwa THAAD, atau Terminal High Altitude Area Defense System, dipasang di wilayah Pasifik oleh Amerika Serikat untuk menembak jatuh rudal musuh - yang berarti "ada kemungkinan 0000 bahwa rudal tersebut lolos melalui lapisan itu."

Gubernur Guam Eddie Calvo mengatakan bahwa dia mendiskusikan situasi tersebut dengan perwakilan dari Gedung Putih, Badan Keamanan Nasional, Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

"Saya tahu kami terbangun dengan laporan media tentang balas dendam Korea Utara mengenai pembalasan dendam di Amerika Serikat dan teknologi baru yang ditemukan baru ini yang memungkinkan mereka untuk menargetkan Guam," katanya. "Saya ingin meyakinkan orang-orang Guam bahwa saat ini tidak ada ancaman ke pulau kita atau Marianas. Penasihat Keamanan Dalam Negeri saya, yang berada dalam komunikasi dengan Homeland Security and Department of Defense, mencatat bahwa tidak ada perubahan tingkat ancaman akibat Peristiwa Korea Utara ... Selain itu, saya telah mengulurkan tangan ke Gedung Putih pagi ini. Serangan atau ancaman ke Guam adalah ancaman atau serangan terhadap Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa Amerika akan dipertahankan. "

Beberapa di Washington bersikap kritis terhadap ancaman agresif Trump. Senator John McCain, R-Ariz., Mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa "Anda harus yakin bahwa Anda dapat melakukan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan. Pemimpin besar yang pernah saya lihat tidak mengancam kecuali jika Mereka siap untuk bertindak dan saya tidak yakin Presiden Trump siap untuk bertindak. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hujan Deras Seharian, Pacitan Dikepung Banjir
29 November 2017, by Admin
Tampang.com  - Hujan deras yang tanpa henti yang mengguyur Pacitan sepanjang hari kemarin (28/11) mengakibatkan banjir bandang di lokasi. Badan ...
Dalam Semalam Ratusan Ribu Butir PCC di Produksi di Pabrik Ini
20 September 2017, by Retno Indriyani
Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) adalah jenis obat yang sedang booming saat ini. PCC merupakan obat ilegal yang disalahgunakan sebagian orang. Dampak ...
6 Tips Sederhana Merawat Kulit Wajah
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kesehatan kulit pada wanita merupakan hal yang sangat penting. Tidak heran jika setiap orang berusaha melakukan perawatan pada kulitnya.perawatan kulit untuk ...
Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018
5 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kompetisi Volcano Cup 2018 ini diikuti sebanyak 40 gunung berapi dari 10 negara yaitu Indonesia, Amerika, Selandia Baru, Jepang, Filipina, ...
Sesulit Itukah Menurunkan Berat Badan?
14 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebagian orang pastinya menginginkan tubuh yang ideal. Selain membuat badan lebih sehat, juga meningkatkan kepercayaan diri. Meski mereka ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab