Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan  ini Setelah Ancaman Korut

"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan ini Setelah Ancaman Korut

10 Agustus 2017 | Dibaca : 555x | Penulis : Slesta

Tampang.com - Gubernur Guam meyakinkan warga pada hari Rabu setelah Korea Utara menyarankan pulau itu sebagai target serangan rudal.

Pulau Samudra Pasifik yang mungil adalah wilayah A.S. yang berjarak 2.200 mil tenggara Korea Utara dengan sekitar 160.000 penduduk dan pangkalan Angkatan Udara, sebuah pangkalan Angkatan Laut dan sebuah stasiun Coast Guard. Media pemerintah di Pyongyang menyebutkan sebuah "rencana operasional untuk membuat api yang membungkus daerah di sekitar Guam" pada hari Rabu, bagian dari konflik yang melibatkan kemampuan Korea Utara untuk menembak sebuah rudal di Amerika Serikat.

Komentar tersebut disampaikan setelah Presiden Donald Trump berjanji "api, kemarahan dan terus terang menguasai orang-orang seperti yang belum pernah ada di dunia" jika Korea Utara berusaha menyerang wilayah A.S. dengan sebuah rudal.

George Charfauros, penasihat keamanan tanah air Guam, mengatakan bahwa sistem pertahanan saat ini mampu mempertahankan pulau itu. Dia menambahkan bahwa THAAD, atau Terminal High Altitude Area Defense System, dipasang di wilayah Pasifik oleh Amerika Serikat untuk menembak jatuh rudal musuh - yang berarti "ada kemungkinan 0000 bahwa rudal tersebut lolos melalui lapisan itu."

Gubernur Guam Eddie Calvo mengatakan bahwa dia mendiskusikan situasi tersebut dengan perwakilan dari Gedung Putih, Badan Keamanan Nasional, Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

"Saya tahu kami terbangun dengan laporan media tentang balas dendam Korea Utara mengenai pembalasan dendam di Amerika Serikat dan teknologi baru yang ditemukan baru ini yang memungkinkan mereka untuk menargetkan Guam," katanya. "Saya ingin meyakinkan orang-orang Guam bahwa saat ini tidak ada ancaman ke pulau kita atau Marianas. Penasihat Keamanan Dalam Negeri saya, yang berada dalam komunikasi dengan Homeland Security and Department of Defense, mencatat bahwa tidak ada perubahan tingkat ancaman akibat Peristiwa Korea Utara ... Selain itu, saya telah mengulurkan tangan ke Gedung Putih pagi ini. Serangan atau ancaman ke Guam adalah ancaman atau serangan terhadap Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa Amerika akan dipertahankan. "

Beberapa di Washington bersikap kritis terhadap ancaman agresif Trump. Senator John McCain, R-Ariz., Mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa "Anda harus yakin bahwa Anda dapat melakukan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan. Pemimpin besar yang pernah saya lihat tidak mengancam kecuali jika Mereka siap untuk bertindak dan saya tidak yakin Presiden Trump siap untuk bertindak. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

fahira idris
13 April 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 11 April 2017—Video kampanye Pasangan Ahok-Djarot yang bertajuk ‘Beragam itu Basuki-Djarot’ yang diklaim sebagai kampanye untuk ...
UMP Kaltim Menguntungkan Kaum Buruh
3 November 2017, by Admin
Tampang.com – Gelombang protes digelorakan buruh di berbagai daerah di Indonesia menyusul penetapan upah minimum provinsi (UMP) 2018. DKI Jakarta, Jawa ...
Sering Melihat Pria Melakukan Beberapa Hal Ini? Hati – hati Dia Menyukaimu
1 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit pria selalu malu – malu dnegan tidak mengungkapkan perasaannya kepada orang yang ia suka. Biasanya , mereka seperti itu ...
Apa Pendapat Najwa Shihab Soal Jilbab?
11 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Siapa yang tidak mengenal Quraish Shihab? Seorang ulama muslim ternama di Tanah Air. Selain sebagai ulama ternama, Beliau merupakan Ayah ...
Nama Syahrini Ikut Terseret Dalam Kasus First Travel
28 Maret 2018, by oteli w
Nama Syahrini Ikut Terseret Dalam Kasus First Travel Kasus penipuan umrah yang dilakukan First Travel kini semakin memanas. Bagaimana tidak, dalam kasus ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview