Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan  ini Setelah Ancaman Korut

"Tidak Perlu Panik", Gubernur Guam Mengatakan ini Setelah Ancaman Korut

10 Agustus 2017 | Dibaca : 293x | Penulis : Slesta

Tampang.com - Gubernur Guam meyakinkan warga pada hari Rabu setelah Korea Utara menyarankan pulau itu sebagai target serangan rudal.

Pulau Samudra Pasifik yang mungil adalah wilayah A.S. yang berjarak 2.200 mil tenggara Korea Utara dengan sekitar 160.000 penduduk dan pangkalan Angkatan Udara, sebuah pangkalan Angkatan Laut dan sebuah stasiun Coast Guard. Media pemerintah di Pyongyang menyebutkan sebuah "rencana operasional untuk membuat api yang membungkus daerah di sekitar Guam" pada hari Rabu, bagian dari konflik yang melibatkan kemampuan Korea Utara untuk menembak sebuah rudal di Amerika Serikat.

Komentar tersebut disampaikan setelah Presiden Donald Trump berjanji "api, kemarahan dan terus terang menguasai orang-orang seperti yang belum pernah ada di dunia" jika Korea Utara berusaha menyerang wilayah A.S. dengan sebuah rudal.

George Charfauros, penasihat keamanan tanah air Guam, mengatakan bahwa sistem pertahanan saat ini mampu mempertahankan pulau itu. Dia menambahkan bahwa THAAD, atau Terminal High Altitude Area Defense System, dipasang di wilayah Pasifik oleh Amerika Serikat untuk menembak jatuh rudal musuh - yang berarti "ada kemungkinan 0000 bahwa rudal tersebut lolos melalui lapisan itu."

Gubernur Guam Eddie Calvo mengatakan bahwa dia mendiskusikan situasi tersebut dengan perwakilan dari Gedung Putih, Badan Keamanan Nasional, Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

"Saya tahu kami terbangun dengan laporan media tentang balas dendam Korea Utara mengenai pembalasan dendam di Amerika Serikat dan teknologi baru yang ditemukan baru ini yang memungkinkan mereka untuk menargetkan Guam," katanya. "Saya ingin meyakinkan orang-orang Guam bahwa saat ini tidak ada ancaman ke pulau kita atau Marianas. Penasihat Keamanan Dalam Negeri saya, yang berada dalam komunikasi dengan Homeland Security and Department of Defense, mencatat bahwa tidak ada perubahan tingkat ancaman akibat Peristiwa Korea Utara ... Selain itu, saya telah mengulurkan tangan ke Gedung Putih pagi ini. Serangan atau ancaman ke Guam adalah ancaman atau serangan terhadap Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa Amerika akan dipertahankan. "

Beberapa di Washington bersikap kritis terhadap ancaman agresif Trump. Senator John McCain, R-Ariz., Mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa "Anda harus yakin bahwa Anda dapat melakukan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan. Pemimpin besar yang pernah saya lihat tidak mengancam kecuali jika Mereka siap untuk bertindak dan saya tidak yakin Presiden Trump siap untuk bertindak. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Misteri Trotoar yang Membakar Kaki di Jepang
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Pihak berwenang di Jepang telah memecahkan misteri bagaimana  trotoar kota telah membakar kaki orang. Masalah yang aneh dimulai pada awal bulan ketika ...
Kandungan Antibakteri pada ASI Ampuh Lawan Bakteri
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Air susu ibu (ASI), yang terdiri dari campuran protein, lemak dan gula yang kompleks dan terus berubah, membantu melindungi bayi dari infeksi bakteri. Di ...
Rina Nose Pulang Dari London, Gabung Dengan Ayu Ting – Ting
14 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Rina Nose merupakan seorang selebriti yang sangat menginspirasi. Terutama saat ia masih mengenakan hijab. Namun , siapa sangka ia akhirnya ...
Kisah Zumi Zola,Dari Aktor, Gubenur hingga Koruptor
3 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Nama Zumi semakin terkenal ketika menjadi pemeran utama dalan sinetron Culunnya Pacarku pada 2004. Suami Sherrin Tharia ini berperan ...
Ikan Hiu di Indonesia Terancam Punah
13 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Punahnya hiu bakal jadi ancaman bagi ekosistem laut, sebagai hewan predator, hiu memiliki peran penting untuk menjaga siklus ekosistem laut. Satwa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab