Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Survei Kotoran Gorilla Menawarkan Wawasan Tentang Evolusi Mikrobioma Manusia

Survei Kotoran Gorilla Menawarkan Wawasan Tentang Evolusi Mikrobioma Manusia

5 Mei 2018 | Dibaca : 299x | Penulis : Slesta

Mikrobioma usus dari kera besar berfluktuasi secara musiman, survei baru gorila dan simpanse menunjukkan. Temuan yang dipublikasikan minggu ini di jurnal Nature Communications, dapat membantu para ilmuwan lebih memahami evolusi mikrobioma usus manusia.

Para ilmuwan mengumpulkan dan menganalisis sampel feses dari gorila dan simpanse yang tinggal di wilayah Sangha Republik Kongo. Survei mereka menunjukkan mikrobioma usus, komunitas mikroba yang hidup di usus kera besar, mengambil komposisi yang sangat berbeda selama musim kemarau musim panas, ketika diet kera beradaptasi untuk mengakomodasi kelimpahan buah. Selama musim hujan, kera terutama makan dedaunan dan kulit pohon.

Pergeseran serupa dalam susunan bakteri usus telah diamati di Hadza, seorang pemburu-pengumpul orang Tanzania. Diet orang-orang Hadza juga sebagian besar ditentukan oleh ketersediaan musiman.

Diet kebanyakan manusia dalam masyarakat industri modern relatif konsisten sepanjang tahun. Sistem produksi pangan global memungkinkan konsistensi karena toko kelontong lokal dipenuhi dengan berbagai produk sepanjang tahun.

"Sementara genom manusia kita berbagi banyak kesamaan dengan orang-orang dari kerabat terdekat kita, genom kedua kita - microbiome - memiliki beberapa perbedaan penting, termasuk keragaman berkurang dan tidak adanya bakteri dan archaea yang nampaknya penting untuk serat. fermentasi, "Allison L. Hicks, seorang peneliti di Pusat Infeksi dan Imunitas di Mailman School of Public Health, Columbia University, mengatakan dalam sebuah rilis berita. "Memahami bagaimana mikroba yang hilang ini mempengaruhi kesehatan dan penyakit akan menjadi bidang penting untuk studi masa depan."

Setiap tahun, bakteri yang membantu kera memecah bahan tanaman berserat digantikan oleh mikroba yang mengkonsumsi lendir yang terakumulasi ketika kera memakan banyak buah.

"Fakta bahwa mikrobioma kami sangat berbeda dari kerabat evolusi terdekat kami mengatakan tentang seberapa banyak kami mengubah pola makan kami, mengkonsumsi lebih banyak protein dan lemak hewani dengan mengorbankan serat," kata Brent Williams, asisten profesor epidemiologi di Pusat Infeksi dan Imunitas. "Banyak manusia mungkin hidup dalam keadaan konstan kekurangan serat. Keadaan seperti itu mungkin mendorong pertumbuhan bakteri yang menurunkan lapisan mukosa pelindung kita, yang mungkin berimplikasi pada peradangan usus, bahkan kanker usus besar."

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Danau Bled, Keindahan Bak Negeri Dongeng di Slovenia
24 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Danau Bled yang berada di Slovenia ini menjadi salah satu harta alam terbaik. Bagaimana tidak, perairan pada danau ini disebut-sebut sebagai ...
3 Peluang Bisnis Zaman Now Modal Smartphone dan Internet
26 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Era digital ini membuat peluang usaha semakin terbuka lebar dan persaingan pun juga semakin tinggi. Salah satunya adalah dengan modal smartphone Anda bisa ...
Perempuan Bekerja Lebih Rentan Terkena Anemia
7 Juni 2018, by Maman Soleman
Pemahaman masyarakat awam terhadap anemia sering kali dangkal, hanya sebatas kurang darah. Beberapa anggapan awam bahkan menyamakan antara kurang darah dengan ...
https://www.google.co.id/search?q=tio+pakusadewo+narkoba&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjxy7Tblp7YAhXJq48KHb2KBqYQ_AUICigB&biw=1262&bih=781#imgdii=r-UZUEHC5fcTgM:&img
23 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat mengakhawatirkan dimana telah merusak banyak generasi bangsa mulai dari anak muda hingga orang ...
Menteri Amran: Kementan Predikat WTP, Jaga Disiplin dan Layanan Prima
17 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman melakukan sidak ke Balai Besar karantina Pertanian (BBKP) Surabaya. Amran memeriksa kesigapan para ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab