Tampang

GILA! Cuaca Ekstrem Bikin Harga Cabai Petani Anjlok, Petani Rugi Besar, Konsumen Dapat Untung Sementara

7 Jan 2026 20:32 wib. 326
0 0
harga cabai
Sumber foto: Google

Jakarta — Harga cabai di tingkat petani di Indonesia kembali mengalami gejolak tajam pada awal Januari 2026 akibat perubahan kondisi cuaca yang ekstrem. Setelah beberapa pekan lalu melonjak tinggi karena hujan terus-menerus, pekan ini harga cabai justru melorot tajam karena pasokan berlebih setelah cuaca menjadi panas dan kering. Kondisi ini membuat para petani kembali tertekan dan merugi, sementara konsumen sempat merasakan harga lebih murah di pasar. 

Menurut Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, fluktuasi harga cabai selama beberapa pekan terakhir sangat dipengaruhi oleh cuaca ekstrem. Ketika hujan terjadi terus-menerus, petani tidak bisa memanen hasil kebun sehingga pasokan menipis dan harga melonjak tinggi. Namun saat cuaca cerah tanpa hujan, produksi cabai meningkat drastis sehingga pasokan berlebih dan harga runtuh. 

Harga Cabai di Tingkat Petani Merosot Tajam

Data terbaru menunjukkan harga cabai rawit merah di tingkat petani kini turun menjadi sekitar Rp 30.000 per kg, sementara cabai keriting turun hingga Rp 20.000 per kg. Penurunan ini cukup signifikan dibandingkan beberapa minggu sebelumnya ketika pasokan terbatas membuat harga melonjak tajam. 

Para petani yang semula berharap mendapatkan keuntungan dari harga tinggi kini justru merugi karena saat panen raya tiba, harga jatuh di bawah biaya produksi. Hal ini mencerminkan masalah klasik dalam sektor pertanian di Indonesia: ketidakstabilan harga yang disebabkan oleh faktor alam dan kurangnya mekanisme penyangga pasokan. 

Cuaca: Musuh Utama Fluktuasi Harga

Perubahan cuaca ekstrem menjadi salah satu penyebab utama ketidakstabilan harga cabai. Curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu membuat fenomena harga melonjak karena petani tidak bisa memanen. Ketika hujan berhenti dan sinar matahari kembali menguat, panen menjadi melimpah sehingga pasokan membanjiri pasar. Situasi ini menyebabkan harga jatuh bebas dalam waktu singkat. 

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Sejarah  Singkat Radio
0 Suka, 0 Komentar, 18 Apr 2018

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?