Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Siswa Prestasi SMAN 1 Semarang diTolak Ikut Ujian Sekolah, Karena tidak Adanya Ijin Sekolah

Siswa Prestasi SMAN 1 Semarang diTolak Ikut Ujian Sekolah, Karena tidak Adanya Ijin Sekolah

2 Maret 2018 | Dibaca : 2009x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Kasus yang terjadi pada siswa SMAN 1 semarang ini telah banyak menyita publik, dan sangat disayangkan akan tindakan kepala sekoalah dan juga para guru yang tindak bisa bertindak secara bijaksana.

Seoang guru harusnya memberikan contoh terbaik dan melindungi siswanya untuk menjadi yang terbaik,bukan malah menintimidasi atas semua kesalahan siswa tanpa adanya penyelidikan dahulu.

Kejadian yang terjadi pada beberapa siswa berprestasi SMAN 1 Semarang yang sering kali membuat harum nama sekolah tersebut, terpaksa harus dikeluarkan karena pengaduan beberapa orang tua siswa yang mendapati anak nya luka karena pemukulan seniornya yang berprestasi tersebut.

Tanpa adanya investigasi pihak sekolah langsung saja memberikan sangsi kepada siswa pertasi tersebut dengan mengeluarkannya dari SMAN 1 Semarang.

Ada motif apa di balik kasus pengeluaran siswa prestasi tersebut dengan pihak sekolah. Tepat pada awal bulan ini, Anindya Helga yang dikeluarkan sepihak dari Sekolah SMAN 1 Semarang. Ia datang ke SMAN 1 Semarang, Jawa Tengah, dengan mengendarai sepeda motor. Hingga penjaga sekolahpun melarangnya untuk masuk sekolah karena sudah dikeluarkan bersama 1 orang temannya yang lain.

Kejadian pemukulan terjadi saat acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) osis. Dan setelah menjalankan tugas sebagai pemateri, Anin tak lagi dianggap sebagai siswa SMAN 1 Semarang. Ia dikeluarkan terhitung mulai 6 Februari 2018 dan tak lagi berhak menyandang status siswa SMA Negeri 1 Semarang.

Sebagaimana perlakuan yang ia terima dulu dimana dia saat menjalani pelatihan osis, panitia mengambil tindakan pendisiplinan terhadap juniornya karena berbuat suatu kesalahan. Akhirnya, panitia menawarkan sanksi apa yang diminta untuk menebus kesalahannya.

Karena kasus pengeluaran sepihak tersebut saat ini siswa yang meminta keadilan merasa diombang ambingkan oleh pihak sekolah.

Karena kasus yang menimpa Anin dan Afif ini telah menjadi ramai di media sosial dan semua kalangan pendidikan, pihak sekolah mau menerima kedatangan Anin kesekolah untuk penyelesaian.

Namun pada saat datang disekolah kesayangan SMAN 1 Semarang pihak sekolah justru melimpahkan semua masalah kepada pihak Dinas Pendidikan.

Dan setelah dikonfirmasi lanjut kepihak DinasPendidikan,justrumendapatkan pernyataan sebaliknya. Pihak dinas pendidikan menyerahkan semua pada sekolah yang bersangkutan yaitu SMAN 1 Semarang. Yang berhak memberikan wewenang adalah SMAN 1 Semarang bukan dinas pendidikan seperti yang katakan pihak Sekolah SMAN 1 Semarang.

Kasus ini sangat disayangkan sekali, karenanya banyak para wali murid yang anak mereka ikut dalam pengurus osis juga berpartisipasi memperjuangkan Anin siswa berprestasi dan temennya yang dikeluarkan.

Wahai pihak sekolah, apalah arti nama baik sekolah demi kebenaran yang ada. Dan biasanya pada masa pelatihan tersebut pastilah didampingi oleh pihak guru, kemana pembelaan mereka?...ada apa dengan suara para pendidik tesebut?.

Aling – aling menggunakan nama baik sekoah untuk kebaikan dan kebenaran tapi malah tercoreng nama baik sekolah karena tindakan yang kurang bijaksana ..!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Alasan Kamu Menjadi Sibuk Sekali dalam Kerja
9 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Guys sesuatu yang berlebihan memang tidak bagus, namun kadang sebagian orang merasa dirinya merasa enjoy dengan semua itu. Begitu juga dengan ...
Laporan: Kim Jong Un Tidak Akan Menghadiri Majelis Umum PBB
19 Juli 2018, by Slesta
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kemungkinan tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB mendatang pada bulan September karena namanya tidak ada dalam daftar ...
Penembakan Youtube : 3 Dirawat Di Rumah Sakit, 1 Bunuh Diri
4 April 2018, by Slesta
Penembakan di markas besar YouTube di San Bruno, California, menyebabkan tiga orang cedera dan satu orang tewas akibat luka tembak yang terjadi sendiri pada ...
Lebih Dari 24 Orang Tewas Dalam Pemboman Pada Hari Pemilihan di Pakistan
25 Juli 2018, by Slesta
Puluhan orang tewas di Pakistan ketika sebuah bom meledak di dekat tempat pemungutan suara di Quetta, ketika negara itu mengadakan pemilihan ...
Usaha Jamur Modal Minim Jadi Omzet Rp 60 juta
12 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Usaha tidak akan menghianati hasil itu memang benar adanya. Seseorang yang telah berusaha pasti akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab