Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Perempuan Bekerja Lebih Rentan Terkena Anemia

Perempuan Bekerja Lebih Rentan Terkena Anemia

7 Juni 2018 | Dibaca : 372x | Penulis : Maman Soleman

Pemahaman masyarakat awam terhadap anemia sering kali dangkal, hanya sebatas kurang darah. Beberapa anggapan awam bahkan menyamakan antara kurang darah dengan darah rendah karena gejalanya yang serupa. Padahal, anemia bisa berdampak cukup serius jika tidak ditanggulangi. Terlebih perempuan bekerja ternyata lebih rentan terkena anemia.

Masyarakat awam biasanya menganggap anemia sebagai suatu hal biasa. Anemia tak hanya biasa dialami oleh ibu hamil tapi juga semua orang pada semua tingkatan umur. Lalu, mengapa perempuan menjadi sangat rentan anemia?

Kadar hemoglobin pada perempuan dapat menurun karena kesibukannya bekerja sehingga tak terlalu memerdulikan kondisi tubuhnya. Pola makan tak teratur dan asupan gizi seadanya membuat kondisi tubuh perempuan semakin menurun hingga akhirnya menyerah di rumah sakit.

Kasus anemia di Indonesia sebagian besar terjadi akibat defisiensi atau kekurangan zat besi. Diduga kuat, sebagian besar bahan makanan penduduk Indonesia berasal dari nabati, padahal zat besi dari nabati (seperti bayam, kangkung, atau daun singkong) lebih sulit diserap oleh tubuh. Akibatnya, rata-rata makanan penduduk Indonesia mengandung zat besi lebih rendah dari kebutuhan. Padahal, zat besi juga banyak terdapat di bahan makanan hewani seperti hati, daging sapi atau ayam, serta ikan.

Jika sumber makanan dianggap masih belum mencukupi, maka suplemen penambah darah yang mengandung zat besi dan asam folat untuk membantu membentuk hemoglobin darah dapat dikonsumsi. Dosisnya tak perlu berlebihan, cukup 1 tablet setiap hari untuk ibu hamil, nifas, atau menyusui. Sementara perempuan usia subur yang sangat aktif bekerja hanya cukup mengonsumsi 1 tablet setiap minggu.

Upaya pencegahan anemia memang akan lebih efektif dilakukan daripada repot mengobati. Jika dilakukan, mungkin kasus anemia berat tak akan terjadi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Orang Tegal : Ora Ngapak Ora Kepenak! Sung?
3 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Akhir-akhir ini saya sering mendengar orang-orang berbicara mengenai slogan yang artinya "tidak ngapak, tidak enak." tersebut. Baik kawan-kawan saya ...
software mengemudi
2 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Algoritma komputer yang dikembangkan oleh para peneliti teknik di University of Waterloo dapat secara akurat menentukan kapan pengemudi mengirim SMS sambil ...
Tiang Listrik yang DItabrak SetNov Baik-Baik Saja, PLN Keheranan
19 November 2017, by Rindang Riyanti
Setelah menghilang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan jadi buron, Setya Novanto diketahui mengalami kecelakaan pada Kamis (16/11/2017). Mobil ...
Ternyata Lidah Manusia Mampu Merasakan Rasa Air?
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir Sciencemag.org - Penelitian baru menunjukkan bahwa kita dapat benar-benar merasakan air dan ternyata air memiliki rasa asam yang jelas. Minum air ...
Usir Jauh Bau Mulut dengan Konsumsi 5 Hal Ini
15 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bau mulut bisa menjadi masalah bagi kepercayaan diri kita, selain itu juga mengganggu untuk orang lain. Karena bau mulut, kita menjadi tidak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview