Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Perempuan Bekerja Lebih Rentan Terkena Anemia

Perempuan Bekerja Lebih Rentan Terkena Anemia

7 Juni 2018 | Dibaca : 204x | Penulis : Maman Soleman

Pemahaman masyarakat awam terhadap anemia sering kali dangkal, hanya sebatas kurang darah. Beberapa anggapan awam bahkan menyamakan antara kurang darah dengan darah rendah karena gejalanya yang serupa. Padahal, anemia bisa berdampak cukup serius jika tidak ditanggulangi. Terlebih perempuan bekerja ternyata lebih rentan terkena anemia.

Masyarakat awam biasanya menganggap anemia sebagai suatu hal biasa. Anemia tak hanya biasa dialami oleh ibu hamil tapi juga semua orang pada semua tingkatan umur. Lalu, mengapa perempuan menjadi sangat rentan anemia?

Kadar hemoglobin pada perempuan dapat menurun karena kesibukannya bekerja sehingga tak terlalu memerdulikan kondisi tubuhnya. Pola makan tak teratur dan asupan gizi seadanya membuat kondisi tubuh perempuan semakin menurun hingga akhirnya menyerah di rumah sakit.

Kasus anemia di Indonesia sebagian besar terjadi akibat defisiensi atau kekurangan zat besi. Diduga kuat, sebagian besar bahan makanan penduduk Indonesia berasal dari nabati, padahal zat besi dari nabati (seperti bayam, kangkung, atau daun singkong) lebih sulit diserap oleh tubuh. Akibatnya, rata-rata makanan penduduk Indonesia mengandung zat besi lebih rendah dari kebutuhan. Padahal, zat besi juga banyak terdapat di bahan makanan hewani seperti hati, daging sapi atau ayam, serta ikan.

Jika sumber makanan dianggap masih belum mencukupi, maka suplemen penambah darah yang mengandung zat besi dan asam folat untuk membantu membentuk hemoglobin darah dapat dikonsumsi. Dosisnya tak perlu berlebihan, cukup 1 tablet setiap hari untuk ibu hamil, nifas, atau menyusui. Sementara perempuan usia subur yang sangat aktif bekerja hanya cukup mengonsumsi 1 tablet setiap minggu.

Upaya pencegahan anemia memang akan lebih efektif dilakukan daripada repot mengobati. Jika dilakukan, mungkin kasus anemia berat tak akan terjadi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tumpahan Minyak Mengekspos Masyarakat Adat ke Logam Beracun
10 Februari 2018, by Slesta
Para ilmuwan telah mengidentifikasi peningkatan kadar logam berbahaya pada penduduk asli yang tinggal di dekat tumpahan minyak. Temuan - yang diterbitkan ...
Apakah Menjadi Pejabat dulu Biar Bisa Korupsi atau Bagaimana?
16 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus pejabat tinggi yang tertangkap kasus suap oleh KPK semakin banyak saya yang terlibat. Semua ini menandakan kebobrokan dalam Negara kita atau ...
Asal Muasal Pembalut Wanita
24 April 2018, by Maman Soleman
Dulu orang Inuit atau lebih dikenal dengan sebutan Eskimo, untuk menahan darah menstruasi mereka memakai kulit kelinci. Pembalut sekali pakai pertama kali ini ...
3 Jenis Olahraga Ibu Hamil yang Bisa Dilakukan di Lingkungan Rumah
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Hamil memang membawa perubahan yang besar pada tubuh kita. Seperti badan jadi lebih mudah lelah, dsb. Akan tetapi, hamil bukanlah penghalang kita untuk dapat ...
Sen. Feinstein Merilis Transkrip Penuh Kesaksian Trump Dossier
10 Januari 2018, by Slesta
Senator Dianne Feinstein, D-Calif, anggota peringkat Komite Senat di Pengadilan, pada hari Selasa mengeluarkan transkrip wawancara panel dengan pendiri Fusion ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab