Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Laporan: Kim Jong Un Tidak Akan Menghadiri Majelis Umum PBB

Laporan: Kim Jong Un Tidak Akan Menghadiri Majelis Umum PBB

19 Juli 2018 | Dibaca : 93x | Penulis : Slesta

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kemungkinan tidak akan menghadiri Sidang Umum PBB mendatang pada bulan September karena namanya tidak ada dalam daftar pembicara, menurut laporan pers Jepang.

Sementara para pemimpin termasuk Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dijadwalkan untuk berbicara di Majelis Umum, seorang tokoh tingkat menteri dari Korea Utara diperkirakan akan naik ke podium pada 29 September, Nikkei Shimbun melaporkan, mengutip daftar pembicara oleh PBB

Pada Majelis Umum tahun lalu, Menteri Luar Negeri Korea Utara Lee Yong-ho menghadiri acara tersebut dan menyampaikan pidato yang berapi-api menentang Amerika Serikat. Dia mencela Trump, mengatakan dia berada di "misi bunuh diri" dalam menanggapi janji sebelumnya untuk "benar-benar menghancurkan" Korea Utara.

Sementara itu, menteri luar negeri Korea Selatan tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa para pemimpin Amerika Serikat, Korea Selatan dan Utara akan bertemu untuk pertemuan puncak trilateral di Majelis pada bulan September.

"Di masa lalu, butuh berbulan-bulan untuk mempersiapkan KTT antara Utara dan Selatan tetapi sekarang melampaui praktek yang biasa. Tidak dapat diprediksi komunikasi seperti apa yang akan terjadi sebelum kunjungan Presiden Moon ke Pyongyang," Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-hwa mengatakan kepada wartawan di London pada hari Rabu, setelah pertemuannya dengan para duta besar yang berbasis di Eropa, Yonhap melaporkan.

Moon diundang mengunjungi Pyongyang akhir tahun ini oleh Kim.

"Deklarasi Panmunjom berjanji untuk mengumumkan berakhirnya Perang Korea dalam tahun ini," katanya. "Kami akan melakukan upaya diplomatik untuk mewujudkannya, tetapi sulit untuk menentukan waktu."

Kang juga menegaskan kembali bahwa denuklirisasi lengkap adalah tujuan jangka panjang, dengan tegas dibagi dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan dan juga dengan komunitas internasional.

Komentarnya sejalan dengan pernyataan Trump sebelumnya bahwa ada "tidak ada batasan waktu" dan "tidak ada batas kecepatan" untuk denuklirisasi senjata nuklir Korea Utara.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Keren! Es Krim di Jepang Ini Berbentuk Katana
27 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Siapa yang tidak suka dengan es krim. Dengan rasanya yang manis dan segar membuat kalangan anak-anak hingga dewasa menyukainya. Aneka ragam ...
Ini Alasan Caisar Kembali Berjoget di Panggung
29 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Lama tidak muncul di stasiun Televisi, pejoget Caisar Putra Aditya hampir tenggelam keberadaannya. Dikabarkan menikah dengan seorang wanita yang ...
Antoine Griezmann Baru Mencetak 2 Gol untuk Atletico Madrid di La Liga 2017/2018
18 November 2017, by Rachmiamy
Estadio Wanda Metropolitano akan menjadi tempat laga Derby Madrid jilid pertama musim 2017/2018. Stadion yang merupakan kandang dari Atletico Madrid, akan ...
penemuan coin
3 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Diperkirakan bernilai lebih dari $ 250.000 atau sekitar 3,4 milyar rupiah, penemuan sekali seumur hidup ini dilakukan dengan menggunakan detektor ...
Tempat Satelit Dataran Garam Bolivia dari Luar Angkasa
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Di ujung selatan pelat Altiplano di Andes tengah, terletak Salar de Uynui di Bolivia, yang tertangkap di sini dalam sebuah gambar dari satelit Copernicus ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis