Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kecepatan Jalan Kamu Ternyata Dapat Prediksi Tingkat Kematian Kamu

Kecepatan Jalan Kamu Ternyata Dapat Prediksi Tingkat Kematian Kamu

31 Agustus 2017 | Dibaca : 1243x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Seberapa cepatkah kamu dalam berjalan? Pertanyaan sederhana ini ternyata dapat membantu peneliti untuk tentukan tingkat resiko kematian seseorang akibat penyakit jantung.

Hal itu dipraktikkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Inggris. Hasilnya, orang dewasa berumur 35-55 tahun yang berjalan dengan lambat, kemungkinan meninggal akibat penyakit jantung naik hingga dua kali lipat. Hasil tersebut dibandingkan dengan mereka yang berjalan secara cepat.

Dikutip dari Live Science, Rabu (30/8/2017), hasil tersebut ditemukan sebelum para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil, seperti kebiasaan berolahraga, diet, dan konsumsi alkohol atau rokok.

Dalam melakukan penelitian ini, tim peneliti menganalisis informasi dari 420.000 orang dewasa di Inggris, selama 6 tahun. Ketika masuk dalam studi, partisipan tak ada yang mengidap jantung.

Para partisipan diminta untuk menilai kecepatan berjalan, yang dibagi dalam 3 kategori, yakni lamban, rata-rata, serta cepat.

Selama studi tersebut, hampir 8.600 partisipan meninggal dalam rentang studi. Sebanyak 1.650 di antaranya meninggal akibat penyakit jantung.

Hasilnya, mereka yang berjalan lamban, 1,8-2,4 kali lebih mungkin meninggal akibat jantung. Risiko tertinggi berada pada mereka yang memiliki Indeks Masa Tubuh rendah, di mana orang itu kekurangan gizi atau kehilangan jaringan otot seiring bertambahnya usia.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kecepatan berjalan sangat berkaitan dengan tingkat kebugaran fisik. Dengan kata lain, tingkat kebugaran yang rendah di antara pejalanan lamban dapat menjelaskan risiko kematian lebih tinggi mereka akibat penyakit jantung.

"Kecepatan berjalan dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang yang memiliki tingkat kebugaran fisik rendah, dan akibatnya, risiko kematian lebih tinggi akibat penyakit jantung," ujar rekan penulis studi dari University of Leicester, Tom Yates.

Selain melihat keterkaitan dengan penyakit jantung, studi tersebut juga melihat kaitan kecepatan berjalan dengan risiko kematian akibat kanker. Namun, para peneliti tak menemukan hubungan yang konsisten atas dua hal tersebut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

diabetes
29 Mei 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Berpuasa wajib bagi semua umat Islam di Bulan Ramadhan termasuk bagi para penderita Diabetes. Memang, menjalankan ibadah puasa bagi penderita diabetes tidak ...
Inilah 4 jenis Olahraga yang Membantu Ibu Lewati Masa Persalinan
5 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Sebagai ibu hamil, tentu setiap orang ingin melewati persalinan dengan lancar bukan? Nah, bagi Anda yang sedang hamil dan ingin melewati ...
Pihak Facebook Indonesia Bantah Adanya Kebocoran Data Pengguna Saat Rapat dengan DPR
17 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Komisi I DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pihak Facebook dari Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, pihak Facebook Indonesia membantah isu ...
Pasangan Asyik : Pergi Beribadah Umrah
4 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam proses kampanye Pilkada ini setiap calon melakukan kampanye untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat terkait dirinya. Namun , ...
Tanggapi Rumor Sergej Milinkovic-Savic Pindah Ke Real Madrid, Begini Kata Agen Savic
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebelum dimulainya kompetisi musim panas setiap klub berlomba-lomba melakukan transfer pemain untuk mendapatkan bintang baru yang dipercaya dapat memberi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab