Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Kecepatan Jalan Kamu Ternyata Dapat Prediksi Tingkat Kematian Kamu

Kecepatan Jalan Kamu Ternyata Dapat Prediksi Tingkat Kematian Kamu

31 Agustus 2017 | Dibaca : 1107x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Seberapa cepatkah kamu dalam berjalan? Pertanyaan sederhana ini ternyata dapat membantu peneliti untuk tentukan tingkat resiko kematian seseorang akibat penyakit jantung.

Hal itu dipraktikkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Inggris. Hasilnya, orang dewasa berumur 35-55 tahun yang berjalan dengan lambat, kemungkinan meninggal akibat penyakit jantung naik hingga dua kali lipat. Hasil tersebut dibandingkan dengan mereka yang berjalan secara cepat.

Dikutip dari Live Science, Rabu (30/8/2017), hasil tersebut ditemukan sebelum para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil, seperti kebiasaan berolahraga, diet, dan konsumsi alkohol atau rokok.

Dalam melakukan penelitian ini, tim peneliti menganalisis informasi dari 420.000 orang dewasa di Inggris, selama 6 tahun. Ketika masuk dalam studi, partisipan tak ada yang mengidap jantung.

Para partisipan diminta untuk menilai kecepatan berjalan, yang dibagi dalam 3 kategori, yakni lamban, rata-rata, serta cepat.

Selama studi tersebut, hampir 8.600 partisipan meninggal dalam rentang studi. Sebanyak 1.650 di antaranya meninggal akibat penyakit jantung.

Hasilnya, mereka yang berjalan lamban, 1,8-2,4 kali lebih mungkin meninggal akibat jantung. Risiko tertinggi berada pada mereka yang memiliki Indeks Masa Tubuh rendah, di mana orang itu kekurangan gizi atau kehilangan jaringan otot seiring bertambahnya usia.

Studi tersebut juga menemukan bahwa kecepatan berjalan sangat berkaitan dengan tingkat kebugaran fisik. Dengan kata lain, tingkat kebugaran yang rendah di antara pejalanan lamban dapat menjelaskan risiko kematian lebih tinggi mereka akibat penyakit jantung.

"Kecepatan berjalan dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang yang memiliki tingkat kebugaran fisik rendah, dan akibatnya, risiko kematian lebih tinggi akibat penyakit jantung," ujar rekan penulis studi dari University of Leicester, Tom Yates.

Selain melihat keterkaitan dengan penyakit jantung, studi tersebut juga melihat kaitan kecepatan berjalan dengan risiko kematian akibat kanker. Namun, para peneliti tak menemukan hubungan yang konsisten atas dua hal tersebut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Polisi Tetapkan 3 Tersangkan Terkait Ujaran Kebencian Sindikat Saracen
25 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tiga orang telah ditetapkan polisi sebagai tersangka terkait sindikat Saracen. Sindikat ini terkait dengan penyebaran ujaran kebencian dan isu ...
Dituding Hadirkan Konten Pornografi, Begini Penjelasan WhatsApp
7 November 2017, by Rindang Riyanti
Aplikasi messaging WhatsApp tersandung masalah dengan adanya konten pornografi pada layanannya. Menanggapi hal ini, WhatsApp pun angkat bicara. Dalam ...
Masalah Tidak Selamanya  Menjadi Malapetaka Dalam Hidup Anda
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Manusia tidak pernah lepas dari masalah. Setiap orang pasti pernah bahkan sering mengalami masalah dalam hidupnya. Setipa orang memiliki masalah yang berbeda ...
 Ingin Hubungan Langgeng? Ini Tips yang Bisa Anda Lakukan Saat Anniversary
18 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Banyak hal dilakukan oleh banyak pasangan saat mereka merayakan anniversary. Seperti memberikan kue, makan malam romantic atau sampai ...
FIFA Mencabut Goal Paul Pogba Kontra Australia
20 Juni 2018, by oteli w
FIFA Mencabut Goal Paul Pogba Kontra Australia Laga antara Prancis Vs Australia, Prancis berhasil mengumpulkan tiga poin di laga pertama Grup ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite