Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Kali Ini, Admin Muslim Cyber Army Ditangkap Polisi!

Kali Ini, Admin Muslim Cyber Army Ditangkap Polisi!

30 Mei 2017 | Dibaca : 3820x | Penulis : Zeal

Diduga menyebar percakapan palsu yang mengatasnamakan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, pria berinisial HP ditangkap Tim Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

HP adalah pengoperasi akun instagram muslim_cyber1. Akun tersebut, kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto, rutin memposting gambar, kalimat yang bisa menebar kebencian bernuansa SARA.

Polisi menangkap HP di kediamannya, Jalan Damai RT 09, RW 09, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 23 Mei 2017 pukul 05.00 WIB. Dari tangan tersangka, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya, satu unit telepon seluler merek Xiaomi, satu sim card XL, satu sim card Tri, percakapan palsu antara Kapolri dan Kabid Humas Polda Metro, serta postingan dan capture mengandung SARA dari akun instagram yang bersangkutan.

“Pria berumur 23 tahun itu kini telah menyandang status tersangka,” kata Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/5/2017).

Atas perbuatannya, HP dijerat pasal berlapis. Di antaranya, dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45a Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan atau Pasal 4 huruf d angka 1 junto Pasal 16 Undang Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

“Untuk pasal ITE ancamannya enam tahun dan denda Rp1 miliar. Sementara UU Penghapusan Ras, ancamannya lima tahun penjara dan dendan Rp500 juta,” kata Wasisto.

Seperti diketahui, Muslim Cyber Army adalah Pasukan Cyber Muslim yang bergerak otomatis tanpa komando. Kemunculannya bermula saat momentum Aksi Bela Islam (ABI) yang begitu fenomenal. Muslim Cyber Army kemudian menjadi kekuatan besar di dunia maya. Mereka ini adalah pegiat sosial media yang berlatar belakang muslim perkotaan, terdidik dan sangat terkoneksi. Mereka termasuk jenis penduduk dunia yang disebut sebagai Native Digital.

Menurut Hersubeno Arief, Konsultan Media dan Politik, hasil kerja mereka sangat terasa, baik di dunia nyata, maupun dunia maya. Suksesnya ABI I,II dan III tak lepas dari peran mereka dalam menerobos berbagai “barikade’ yang dibangun penguasa dan aparat keamanan. Demikian pula halnya dalam Pilkada DKI.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

pulau G
3 Juni 2017, by Tonton Taufik
Pemprov DKI telah memenangkan banding atas pulau G yang digarap pengembang PT Muara Wisesa Samudra anak perusahaan PT Agung Podomoro Land. Putusan PT TUN ...
Banjir di Kabupaten Bandung Rugikan Pedagang UMKM Hingga Milliaran Rupiah
24 November 2017, by Admin
Tampang.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Mengengah (UMKM) merugi hingga miliaran diakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Sebab, banyak ...
Konsumsi Makanan Cepat Saji Dapat Meningkatkan Kesulitan untuk Hamil, Studi Menunjukan!
5 Mei 2018, by Slesta
Wanita yang makan makanan cepat saji empat kali atau lebih seminggu cenderung tidak hamil dalam setahun dan lebih sering mengalami ketidaksuburan dibandingkan ...
Cal Crutchlow : "Ia adalah Roket Gila"
21 Februari 2018, by Rachmiamy
Untuk mempersiapkan diri menghadapi MotoGP 2018, para pembalap melakukan serangkaian tes pramusim. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan motor dan ...
Masih Bingung Kepastian Hubungan Cinta Kamu? Semoga Jawaban Ini Bisa Membantu Kamu
11 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika hubungan asmara tengah berjalan dengan baik, biasanya muncul pertanyaan-pertanyaan. Salah satu pertanyaan penting adalah akan dibawa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab