Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
diabetes pada anak

Hati-Hati Bunda, Hasil Studi Menunjukan Anak-Anak yang Menonton TV Lebih dari 3 Jam Beresiko Terkena Diabetes

2 Agustus 2017 | Dibaca : 843x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi anak-anak adalah menonton TV. Baik itu pulang sekolah, maupun pada malam hari setelah mengerjakan tugas sekolah.

Untuk kegiatan ini, hati-hati untuk para orangtua. Pasalnya, studi baru menemukan bahwa anak yang menonton TV lebih dari 3 jam sehari terancam terkena diabetes. Mereka akan memiliki resistensi insulin yang lebih besar. Hal ini merupakan faktor dari diabetes tipe-2.

Selain itu, anak-anak juga akan mengganggu hormon leptin. Hormon leptin ini diketahui adalah hormon pengatur nafsu makan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa mengurangi waktu menonton mungkin bermanfaat dalam mengurangi faktor risiko diabetes tipe 2, baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan, sejak usia dini," tutur salah seorang peneliti, Dr Claire Nightingale dari St George's, University of London, dilansir DailyMail.

Hasil ini didapat setelah peneliti menganalisa 4.495 anak-anak berusia antara sembilan dan 10 tahun. Mereka diteliti untuk faktor-faktor yang mempengaruhi risiko terkena diabetes.

Proporsi tubuh mereka, tingkat aktivitas dan jumlah waktu yang mereka habiskan di depan layar (baik menonton televisi atau menggunakan komputer) setiap hari juga tercatat.

Hasil menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih dari 3 jam didepan layar memiliki resistensi insulin yang lebih besar, dan dapat berakhir terkena penyakit diabetes melitus.

Resistensi insulin mengurangi sensitivitas seseorang terhadap hormon. Anak-anak tersebut juga menghasilkan gangguan hormon leptin, yang terlibat dalam mengatur nafsu makan. Temuan tersebut dipublikasikan di jurnal Archives of Disease in Childhood.

"Ini sangat relevan, mengingat tingkat diabetes tipe 2 yang meningkat, munculnya diabetes tipe 2 awal, dan tren terkini yang menunjukkan bahwa aktivitas yang berkaitan dengan layar meningkat di masa kanak-kanak," tandas Dr Nightingale.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Khutbah di Istana Negara, Khotib Minta Masyarakat dan Pemerintah Jadikan Al Qur'an Sebagai Pedoman Hidup
15 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Wakil presiden Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melaksanakan sholat ied di Masjid Raya Istiqlal, Jakarta Pusat, Jum'at ...
Sandiaga Uno Apresiasi 'The Power of Ibu-Ibu' Tutup Tempat Hiburan Malam di Jakarta
21 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sandiaga Uno melaporkan terkait penutupan tempat hiburan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic kepada Anies Baswedan melalui telekonferensi.   Wakil ...
Analis: Para Diplomat Korea Utara mengatakan serangan di A.S. akan 'bunuh diri'
12 Januari 2018, by Slesta
Pejabat Korea Utara mengatakan ada "kesalahan persepsi" bahwa negara tersebut memperoleh kemampuan rudal canggih untuk menyerang Amerika ...
Apa Sebenarnya Motif Penembak Massal Las Vegas?
9 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Las Vegas telah di gegerkan oleh aksi penembakan massal yang dilakukan oleh sorang pria pensiunan akuntan bernama Stephen Paddock. Ia ...
15 Cara Mengatasi Asam Lambung
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mengidap asam lambung berlebih sangatlah tidak mengenakkan. Untuk mengatasinya, seseorang mesti mengetahui terlebih dahulu tentang manfaat dan efek ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview