Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
diabetes pada anak

Hati-Hati Bunda, Hasil Studi Menunjukan Anak-Anak yang Menonton TV Lebih dari 3 Jam Beresiko Terkena Diabetes

2 Agustus 2017 | Dibaca : 294x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi anak-anak adalah menonton TV. Baik itu pulang sekolah, maupun pada malam hari setelah mengerjakan tugas sekolah.

Untuk kegiatan ini, hati-hati untuk para orangtua. Pasalnya, studi baru menemukan bahwa anak yang menonton TV lebih dari 3 jam sehari terancam terkena diabetes. Mereka akan memiliki resistensi insulin yang lebih besar. Hal ini merupakan faktor dari diabetes tipe-2.

Selain itu, anak-anak juga akan mengganggu hormon leptin. Hormon leptin ini diketahui adalah hormon pengatur nafsu makan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa mengurangi waktu menonton mungkin bermanfaat dalam mengurangi faktor risiko diabetes tipe 2, baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan, sejak usia dini," tutur salah seorang peneliti, Dr Claire Nightingale dari St George's, University of London, dilansir DailyMail.

Hasil ini didapat setelah peneliti menganalisa 4.495 anak-anak berusia antara sembilan dan 10 tahun. Mereka diteliti untuk faktor-faktor yang mempengaruhi risiko terkena diabetes.

Proporsi tubuh mereka, tingkat aktivitas dan jumlah waktu yang mereka habiskan di depan layar (baik menonton televisi atau menggunakan komputer) setiap hari juga tercatat.

Hasil menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih dari 3 jam didepan layar memiliki resistensi insulin yang lebih besar, dan dapat berakhir terkena penyakit diabetes melitus.

Resistensi insulin mengurangi sensitivitas seseorang terhadap hormon. Anak-anak tersebut juga menghasilkan gangguan hormon leptin, yang terlibat dalam mengatur nafsu makan. Temuan tersebut dipublikasikan di jurnal Archives of Disease in Childhood.

"Ini sangat relevan, mengingat tingkat diabetes tipe 2 yang meningkat, munculnya diabetes tipe 2 awal, dan tren terkini yang menunjukkan bahwa aktivitas yang berkaitan dengan layar meningkat di masa kanak-kanak," tandas Dr Nightingale.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Review Film My Sister's Keeper (2009)
18 Juni 2018, by Dika Mustika
Sehat rasanya adalah hal yang menjadi keinginan setiap orang. Namun, adakalanya sakit pun tak bisa terhindarkan, khususnya sakit yang cukup berat. Baru-baru ...
Amnesty International: Militan Rohingya Membantai Umat Hindu di Myanmar
23 Mei 2018, by Slesta
Sekelompok militan Muslim Rohingya membunuh hampir 100 warga sipil Hindu dalam serangkaian serangan di Myanmar, menurut laporan Amnesty International. The ...
Bingung Memilih Jurusan? Yuk Baca Tips Berikut Dalam Memilih Jurusan
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Memilih jurusan saat masuk kuliah merupakan hal yang sangat penting. Betapa tidak, selama kuliah kurang lebih 4 tahun jika mengambil S1 kamu harus bergelut ...
Rokok Elektrik Picu Risiko Serangan Jantung dan Stroke
15 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rokok elektrik kini menjadi salah satu pilihan bagi para perokok untuk mengurangi dampak buruk dari rokok. Hal ini karena rokok elektrik dianggap ...
Perekonomian Indonesia Lebih Lamban, Menko Perekonomian: Banyak yang di bawah kita!
23 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Terhitung, hingga April tahun 2017, utang Indonesia sudah mencapai Rp 1.062 Triliun. Angka ini menjadi yang terbesar dibandingkan dengan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab