Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Gampang Sakit Ketika Bepergian, Kenapa?

Gampang Sakit Ketika Bepergian, Kenapa?

26 September 2017 | Dibaca : 453x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Siapa yang tak senang, jika berlibur menuju tempat yang indah dan menarik. Namun, terkadang rencana tersebut kadang terganggu dengan kesehatan kita yang kurang fit baik sebelum atau setelah berlibur. Karena hal ini, akhirnya liburan menjadi kurang menyenangkan dan berantakan.

Lalu, kenapa hal itu terjadi?

Dikutip dari laman D'Marge, menurut Dr Tania Dempsey, MD, dari Armonk Integrative Medicine, kondisi tidak fit, seperti batuk, pilek, atau flu itu bisa berawal dari stres dan kelelahan.

"Anda mungkin tidak suka terbang, lalu stres saat mengatur barang-barang dan proses keberangkatan yang rumit, lalu harus tidur di kasur, hotel dan kota yang asing. Belum lagi soal perbedaan zona waktu yang menyebabkan kurang tidur. Itu memudahkan Anda terserang penyakit," kata dr Tania.

Untuk lebih jelasnya, menurut Dempsey terdapat 10 faktor penyebab sakit saat di perjalanan, sebagai berikut.

1. Stres

Stres merupakan penyebab utama sakit. Lebih khusus lagi, Dempsey mengatakan bahwa, stres menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga kita lebih sulit untuk melawan flu dan infeksi lain yang dihadapi saat bepergian.

2. Paparan kuman

Perpaduan antara stres dengan kondisi bandara dan pesawat yang padat menjadi tempat terbaik bagi kuman untuk berkembang biak. "Sedikit hembusan kecil dari pernapasan orangb yang terinfeksi merupakan cara paling umum penyakit menular, dan jika Anda berada dalam jarak kurang dari dua meter, maka beresiko untuk menghirupnya," kata Dr Rita Sharma dari UC Health.

3. Kelembaban rendah

Perputaran udara di kabin menghasilkan kelembaban rendah. "Hal ini dapat menyebabkan saluran hidung kering, dan mengurangi kemampuannya untuk memblokir partikel udara yang berbahaya," kata Sharma.

4. Moda transportasi

Jika kita bepergian menggunakan transportasi umum (kereta api, bus, dll), maka kita lebih mungkin berhubungan dan bersentuhan dengan orang lain yang sakit. Dalam alat transportasi itu Anda tidak bisa menjauhi mereka, jadi jika mereka bersin atau batuk, Anda berada dalam situasi berisiko," kata ahli penyakit menular UC Health Dr. Michelle Barron.

Belum lagi kuman yang menempel di kursi, pegangan tangan, atau tempat lain yang menunggu untuk bersentuhan dengan tangan kita. "Sekali ia menempel di tangan Anda, dan kemudian Anda menyentuh wajah (saat hidung atau mata gatal), kuman ini dapat masuk ke dalam mukosa dan dapat menyebabkan infeksi," kata Barron.

5. Pilihan yang buruk

Ini bukan tentang pasangan yang pergi bersama Anda, tapi soal pilihan kegiatan. Selama liburan, biasanya kita melonggarkan kontrol dengan makan sesuatu yang tidak kita ketahui kebersihannya, berpesta terlalu banyak, kurang tidur, atau membiarkan diri minum hingga mabuk. Sebenarnya tidak salah, tapi menurut Sherma, "tidak tidur dan makan dengan baik (ditambah alkohol) dapat mengurangi ikekebalan tubuh kita."

6. Tidak mencuci tangan

"Dalam keadaan darurat, pembersih berbahan alkohol mungkin bia digunakan, tapi tidak ada yang sebaik sabun dan air untuk membersihkan kuman yang mungkin menempel saat Anda menyentuh gagang pintu, pagar, atau tempat duduk toilet saat bepergian," kata Dempsey.

7. Kurang minum

Tetap terhidrasi atau cukup minum membuat sistem kekebalan tubuh siap bekerja melawan infeksi. "Namun berada di pesawat terbang bisa menyebabkan dehidrasi, terutama bila minum kopi, soda, dan minuman beralkohol yang disajikan saat terbang," kata Dempsey. Dengan kata lain, hindari minuman ini dan pilih air putih sebelum, selama, dan setelah terbang.

8. Melupakan Vitamin

"Terdapat beberapa bukti bahwa zinc (seng) membantu kekebalan tubuh (terutama karena mencegah replikasi virus). Selain itu menjaga asupan vitamin akan membantu tubuh lebih kuat menangkal penyakit," kata Sharma.

9. Tidak membersihkan diri

Mereka yang sering bepergian disarankan untuk selalu membawa cairan pembersih atau tisu pembersih. "Ini bisa digunakan untuk membersihkan tempat duduk, sandaran tangan, atau meja. Anda mungkin terlihat seperti germophobia, tapi mana yang lebih buruk, pendapat orang atau liburan yang tidak sehat?" kata Barron.

10. Tidak cukup tidur

Jangan pernah meremehkan khasiat tidur yang nyenyak untuk mencegah penyakit. "Walau sedang bepergian, Anda sebaiknya tidak melupoakan tidur yang cukup dan berkualitas," kata Dempsey. Tidur akan membuat badan memperbaiki diri dan dengan begitu lebih kebal terhadap penyakit.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Susah Bilang I Love You? Ungkapkan dengan Cara-Cara Ini
6 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengungkapkan rasa cinta memang tak perlu dengan kata-kata. Namun, terkadang pasangan juga ingin bukti bahwa kamu masih tetap cinta ...
Rencana Penurunan Harga Eceran Beras Ditunda Oleh Kemendag
6 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Kementrian Perdagangan (Kemendag) telah berencana untuk menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Enggartiasto Lukita selaku Menteri ...
Analis: Korea Utara Memiliki 'Penghalang Politik' Untuk Rezim
9 Maret 2018, by Slesta
Tidak cukup bukti bahwa Korea Utara telah sepenuhnya mengembangkan sistem rudal jarak jauh bisa berarti Pyongyang terutama menggunakan program senjata sebagai ...
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Berjanji Menyelesaikan RUU Anti Teroris Bulan Mei 2018
15 Mei 2018, by oteli w
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Berjanji Menyelesaikan RUU Anti Teroris Bulan Mei 2018 Peristiwa Bom yang terjadi di Surabaya mengharuskan RUU Anti Terorisme ...
Struktur Otakmu Menunjukan Usiamu
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Para ilmuwan di China telah menemukan bahwa perubahan mikrostruktur yang signifikan terjadi di otak dari awal hingga pertengahan masa dewasa, yang memungkinkan ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview