Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
demo pro ahok

Djarot: Ahok Jangan Dipindah ke Cipinang!

13 Juni 2017 | Dibaca : 3642x | Penulis : Tonton Taufik

Hukum terhadap Ahok sudah inkrah, semua banding sudah dicabut, baik dari pembela Ahok maupun dan Jaksa Penuntut Ahok. Tetapi kemarin, (12/6), Djarot, tidak setuju jika Ahok dipindahkan ke LP Cipinang.

"Situasi dan kondisi LP Cipinang tidak kondusif (pantas) bagi Ahok", ujar Djarot.

Djarot mengkhawatirkan jika terjadi demo di depan LP Cipinang, demo pendukung Ahok waktu pertama kali masuk Cipinang: demo sampai jam 2.00 pagi, merusak pintut masuk LP Cipinang, bakar ban, dan tindakan anarkis lainnya. Belum termasuk sampah dari pendukung Ahok yang buang sampah sembarangan.

Tanggal 6 Juni 2017, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah menerima pencabutan banding dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU mengajukan banding atas hukuman Ahok 2 tahun penjara, padahal pengajuan tuntutannya hanya hukuman percobaan selama 2 tahun.

Tim JPU Ali Mukarto Cs, memberikan tuntutan hukuman percobaan 2 tahun kepada terdakwa Ahok, tetapi vonis dari Majelis Hakim malahan 2 tahun penjara. Sehingga Ali Mukarto Cs merasa hukumannya lebih berat dibanding tuntuntannya. Menurut banyak ahli hukum, pengajuan banding oleh JPU seperti "jaksa rasa pembela terdakwa".

Tetapi akhirnya JPU mencabut bandingnya tanggal 6 Juni 2017, walaupun waktu yang diberikan oleh majelis hakim hanya 7 hari sejak vonis diberikan, tim jaksa Ali Mukarto Cs berpikir hampir 1 bulan lamanya, untuk mencabut atau melanjutkan banding. Berbeda dengan tim pembela Ahok, yang melakukan pencabutan banding hanya 7 hari setelah vonis Ahok.

Djarot, menyarankan Ahok tetap di Mako Brimob, dengan kondisi tempat penahanan yang lebih baik, nyaman dan hanya sedikit orang dibandingkan dengan LP Cipinang. LP Cipinang dianggap sudah terlalu penuh oleh narapidana.

Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath yang dipenjara sejak Maret 2017 diduga makar, karena akan membuat Aksi Bela Islam 313 pada tgl 31 Maret 2017, dipenjara juga di Mako Brimob. Kasusnya tidak ada kelanjutannya, walaupun alasan dari pihak kepolisian, pemeriksaan belum selesai.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Begini Detik-Detik Insiden Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok
9 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, 8 Mei 2018, sekitar pukul 22.00 WIB akibatkan 5 anggota kepolisian gugur dan 1 napi teroris tewas ...
Wow, Film Pengabdi Setan Tembus 3 Juta Penonton
18 Oktober 2017, by Rachmiamy
Film tanah air kini semakin diminati masyarakat Indonesia. Salah satunya Film karya Joko Anwar Pengabdi Setan. Film yang di reboot dari Film dengan judul yang ...
Mandi Setiap Hari Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasannya
5 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk menjaga kebersihan badan, salah satu kegiatan yang biasa kita lakukan secara rutin adalah dengan mandi setiap hari. Berbeda dengan ...
Pemboman Bunuh Diri Membunuh 7 Orang yang Menghadiri Kebaktian di Indonesia
14 Mei 2018, by Slesta
Sebuah keluarga pembom bunuh diri menyerang gereja-gereja Kristen di Indonesia yang mayoritas Muslim, menewaskan tujuh jamaah dan personil keamanan dan melukai ...
Korea Utara Melaporkan Penghancuran Situs Uji Nuklir Punggye-ri
24 Mei 2018, by Slesta
Korea Utara mengatakan pada hari Kamis bahwa "sepenuhnya" membongkar satu-satunya tempat uji nuklirnya yang diketahui, menyebut langkah itu suatu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview