Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
demo pro ahok

Djarot: Ahok Jangan Dipindah ke Cipinang!

13 Juni 2017 | Dibaca : 3463x | Penulis : Tonton Taufik

Hukum terhadap Ahok sudah inkrah, semua banding sudah dicabut, baik dari pembela Ahok maupun dan Jaksa Penuntut Ahok. Tetapi kemarin, (12/6), Djarot, tidak setuju jika Ahok dipindahkan ke LP Cipinang.

"Situasi dan kondisi LP Cipinang tidak kondusif (pantas) bagi Ahok", ujar Djarot.

Djarot mengkhawatirkan jika terjadi demo di depan LP Cipinang, demo pendukung Ahok waktu pertama kali masuk Cipinang: demo sampai jam 2.00 pagi, merusak pintut masuk LP Cipinang, bakar ban, dan tindakan anarkis lainnya. Belum termasuk sampah dari pendukung Ahok yang buang sampah sembarangan.

Tanggal 6 Juni 2017, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah menerima pencabutan banding dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU mengajukan banding atas hukuman Ahok 2 tahun penjara, padahal pengajuan tuntutannya hanya hukuman percobaan selama 2 tahun.

Tim JPU Ali Mukarto Cs, memberikan tuntutan hukuman percobaan 2 tahun kepada terdakwa Ahok, tetapi vonis dari Majelis Hakim malahan 2 tahun penjara. Sehingga Ali Mukarto Cs merasa hukumannya lebih berat dibanding tuntuntannya. Menurut banyak ahli hukum, pengajuan banding oleh JPU seperti "jaksa rasa pembela terdakwa".

Tetapi akhirnya JPU mencabut bandingnya tanggal 6 Juni 2017, walaupun waktu yang diberikan oleh majelis hakim hanya 7 hari sejak vonis diberikan, tim jaksa Ali Mukarto Cs berpikir hampir 1 bulan lamanya, untuk mencabut atau melanjutkan banding. Berbeda dengan tim pembela Ahok, yang melakukan pencabutan banding hanya 7 hari setelah vonis Ahok.

Djarot, menyarankan Ahok tetap di Mako Brimob, dengan kondisi tempat penahanan yang lebih baik, nyaman dan hanya sedikit orang dibandingkan dengan LP Cipinang. LP Cipinang dianggap sudah terlalu penuh oleh narapidana.

Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath yang dipenjara sejak Maret 2017 diduga makar, karena akan membuat Aksi Bela Islam 313 pada tgl 31 Maret 2017, dipenjara juga di Mako Brimob. Kasusnya tidak ada kelanjutannya, walaupun alasan dari pihak kepolisian, pemeriksaan belum selesai.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Fabinho: Mimpi Saya Ingin Bermain Pada Piala Dunia 2018 Mewakili Brasil
27 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pemain berposisi Gelandang dari AS Monaco, Fabinho mengatakan, ia memikirkan target masuk ke skuad Brasil pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Itu tak ...
Hujan Deras Seharian, Pacitan Dikepung Banjir
29 November 2017, by Admin
Tampang.com  - Hujan deras yang tanpa henti yang mengguyur Pacitan sepanjang hari kemarin (28/11) mengakibatkan banjir bandang di lokasi. Badan ...
Airlangga Silaturahim dengan Muhammadiyah, Membahas Masalah Kebangsaan
12 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Pertemuan tertutup dilakukan antara Airlangga Hartanto dengan pimpinan PP Muhammadiyah. Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar mengajak ...
Kegelisahan Ini Mengantarkan Raditya Dika Sukses di Berbagai Profesi
4 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Beberapa waktu lalu, telah digelar XYZ Day 2018 yang dihadiri oleh inspiratory yang berasal dari lintas generasi. Kegiatan ini merupakan ...
Segera BackUp Data, Google Drive pada Desktop Akan Dinonaktifkan
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Perusahaan teknologi raksasa dunia, Google mengumumkan bahwa mereka akan menutup aplikasi Google Drive yang tersedia untuk desktop. Karena hal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab