Tutup Iklan
hijab
  
login Register
karakocan turkey

Di Sebuah Kota di Turki Ini, Orang-Orang Miskin Tidak Akan Kelaparan

6 Oktober 2017 | Dibaca : 2142x | Penulis : Rio Nur Arifin

Restoran Merkez di sebuah kota kecil Karakocan di Turki timur adalah salah satu dari banyak tempat di seluruh kota di mana mereka yang mengundang orang yang membutuhkan untuk makan secara gratis.

Tradisi ini telah terbawa dari generasi ke generasi selama beberapa dekade.

Mehmet Ozturk, 55, pemilik Merkez, mengatakan bahwa dia selalu menyimpan setidaknya tiga meja yang diperuntukkan bagi yang membutuhkan, bahkan pada saat jam sibuk ketika restorannya penuh sesak.

Ozturk mengatakan setidaknya 15 orang datang ke restorannya setiap hari untuk menerima makanan gratis. Menurut warga, sekitar 100 orang makan gratis setiap hari di seluruh kota, yang merupakan rumah bagi sekitar 28.000 orang.

Galip (foto di bawah) adalah salah satu wajah familiar di restoran yang telah makan di sana setiap hari selama 10 tahun terakhir.

Sedikit menderita gangguan jiwa, Galip tidak banyak bicara.

"Merkez adalah tempat favorit saya di kota, karena makanannya enak," katanya kepada Middle East Eye.

Menurut warga, tradisi untuk memberi makan orang yang membutuhkan secara gratis dimulai pada 1940-an di Merkez Restaurant, salah satu restoran pertama di kota, saat mantan pemilik mulai menawarkan makanan gratis untuk mereka yang membutuhkan setiap hari. Praktik dengan cepat dijemput oleh restoran lain di daerah tersebut.

"Saya ingat Hac─▒ Huseyin, mantan pemilik restoran tersebut, dan menyaksikan antusiasmenya saat saya menunggu meja di usia yang sangat muda. Dia biasa mencari orang-orang yang membutuhkan untuk makan di jalanan, membawa mereka berkelompok ke restoran sesekali tiga , kadang lima kali sehari, "kata Ozturk.

Hasan Gulbasan telah mengelola lima restoran berbeda di Karakocan dan sekarang berfungsi sebagai pemilik restoran Saray Lokantasi.

Gulbasan mengatakan bahwa dia mulai menerima telepon dari orang asing di Turki yang ingin berterima kasih kepadanya setelah mengetahui tradisi tersebut.

"Saya katakan kepada mereka apa yang kita lakukan tidak unik. Mengundang orang miskin tidak memiliki sedikit efek pada penghasilan saya, jika ada yang membawa barang barakah (berkah)."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mahathir Menang di Pemilu Malaysia Mengakhiri Dominasi Koalisi Barisan Nasional yang Sudah Berkuasa Selama 61 Tahun
10 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Koalisi Pakatan Harapan pimpinan bekas Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, memenangkan pemilu Malaysia dengan mayoritas. Itu  artinya ...
Sistem Operasi Terbaru Xiaomi MIUI 9 Segera Meluncur
31 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk para pengguna Xiaomi, kini ada kabar gembira untuk kalian. Akhirnya, peluncuran MIUI 9 versi stable terjawab sudah. Xiaomi telah memastikan ...
Dijual! Burger Terbesar Seharga Rp 104 Juta, Mau?
17 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mallie's Sport Grill & Bar sebuah restoran di Southgate, Michigan, Amerika Serikat membuat burger terbesar di dunia. Burger ini berbobot ...
Nonton Lima Anime Ini, Siap-siap Kamu Bakalan dibuat Baper Abis!
23 Juli 2017, by Zeal
Diakhir pekan seperti ini tentunya banyak hal yang bisa dilakukan, salah satunya adalah menonton Anime. Animasi khas dari negeri Sakura ini jelas sangat ...
Massa Indonesia Membunuh 300 Buaya yang Mencari Pembalasan Atas Kematian Manusia
17 Juli 2018, by Slesta
Massa di Indonesia menyembelih hampir 300 buaya, mencari balas dendam atas seorang pria yang terbunuh setelah buaya menggigitnya. Kelompok itu menewaskan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab