Tutup Iklan
hijab
  
login Register
karakocan turkey

Di Sebuah Kota di Turki Ini, Orang-Orang Miskin Tidak Akan Kelaparan

6 Oktober 2017 | Dibaca : 1496x | Penulis : Rio Nur Arifin

Restoran Merkez di sebuah kota kecil Karakocan di Turki timur adalah salah satu dari banyak tempat di seluruh kota di mana mereka yang mengundang orang yang membutuhkan untuk makan secara gratis.

Tradisi ini telah terbawa dari generasi ke generasi selama beberapa dekade.

Mehmet Ozturk, 55, pemilik Merkez, mengatakan bahwa dia selalu menyimpan setidaknya tiga meja yang diperuntukkan bagi yang membutuhkan, bahkan pada saat jam sibuk ketika restorannya penuh sesak.

Ozturk mengatakan setidaknya 15 orang datang ke restorannya setiap hari untuk menerima makanan gratis. Menurut warga, sekitar 100 orang makan gratis setiap hari di seluruh kota, yang merupakan rumah bagi sekitar 28.000 orang.

Galip (foto di bawah) adalah salah satu wajah familiar di restoran yang telah makan di sana setiap hari selama 10 tahun terakhir.

Sedikit menderita gangguan jiwa, Galip tidak banyak bicara.

"Merkez adalah tempat favorit saya di kota, karena makanannya enak," katanya kepada Middle East Eye.

Menurut warga, tradisi untuk memberi makan orang yang membutuhkan secara gratis dimulai pada 1940-an di Merkez Restaurant, salah satu restoran pertama di kota, saat mantan pemilik mulai menawarkan makanan gratis untuk mereka yang membutuhkan setiap hari. Praktik dengan cepat dijemput oleh restoran lain di daerah tersebut.

"Saya ingat Hac─▒ Huseyin, mantan pemilik restoran tersebut, dan menyaksikan antusiasmenya saat saya menunggu meja di usia yang sangat muda. Dia biasa mencari orang-orang yang membutuhkan untuk makan di jalanan, membawa mereka berkelompok ke restoran sesekali tiga , kadang lima kali sehari, "kata Ozturk.

Hasan Gulbasan telah mengelola lima restoran berbeda di Karakocan dan sekarang berfungsi sebagai pemilik restoran Saray Lokantasi.

Gulbasan mengatakan bahwa dia mulai menerima telepon dari orang asing di Turki yang ingin berterima kasih kepadanya setelah mengetahui tradisi tersebut.

"Saya katakan kepada mereka apa yang kita lakukan tidak unik. Mengundang orang miskin tidak memiliki sedikit efek pada penghasilan saya, jika ada yang membawa barang barakah (berkah)."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Studi: Asupan Gula Tinggi Bahkan Merugikan Pria Sehat
10 Oktober 2017, by Slesta
Penelitian baru menunjukkan bahwa berlebihan pada gula dapat membahayakan hati orang sehat. Peneliti Inggris menemukan bahwa makanan kaya gula dikaitkan dengan ...
Kasus Sumber Waras: Kontroversi Posisi Lahan
24 Juli 2017, by Gatot Swandito
"Pemiliknya sama, (sertifikat) atas nama RS Sumber Waras sama Bu Kartining Mulyono yang punya Tempo Scan (kepemilikan pribadi)," kata Kadis Kesehatan ...
Tak ada Panci, Pisau pun jadi Alat Terorisme
2 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Rentetan serangan yang diduga dilakuan para terorisme yang tergabung dalam gerakan ISIS dan jaringan JAD, membuat masyarakat dan aparat kepolisian ...
Jaring Sarang Gay, Polisi Amankan 51 Pria LGBT
9 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
51 pria yang diduga gay dari tempat sauna. Polisi mengamankan mereka karena diduga terlibat kasus pornografi. Mereka diamankan dari sebuah tempat sauna di ...
Sering Disebut Layak Jadi Cawapres 2019, Begini Kata Mahfud MD
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sejumlah deretan nama terus bermunculan untuk menjadi Capres dan Cawapres di pemilu 2019 tahun depan. Salah satunya adalah nama Pakar Hukum Mahfud MD juga ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview