Tutup Iklan
hijab
  
login Register
karakocan turkey

Di Sebuah Kota di Turki Ini, Orang-Orang Miskin Tidak Akan Kelaparan

6 Oktober 2017 | Dibaca : 1338x | Penulis : Rio Nur Arifin

Restoran Merkez di sebuah kota kecil Karakocan di Turki timur adalah salah satu dari banyak tempat di seluruh kota di mana mereka yang mengundang orang yang membutuhkan untuk makan secara gratis.

Tradisi ini telah terbawa dari generasi ke generasi selama beberapa dekade.

Mehmet Ozturk, 55, pemilik Merkez, mengatakan bahwa dia selalu menyimpan setidaknya tiga meja yang diperuntukkan bagi yang membutuhkan, bahkan pada saat jam sibuk ketika restorannya penuh sesak.

Ozturk mengatakan setidaknya 15 orang datang ke restorannya setiap hari untuk menerima makanan gratis. Menurut warga, sekitar 100 orang makan gratis setiap hari di seluruh kota, yang merupakan rumah bagi sekitar 28.000 orang.

Galip (foto di bawah) adalah salah satu wajah familiar di restoran yang telah makan di sana setiap hari selama 10 tahun terakhir.

Sedikit menderita gangguan jiwa, Galip tidak banyak bicara.

"Merkez adalah tempat favorit saya di kota, karena makanannya enak," katanya kepada Middle East Eye.

Menurut warga, tradisi untuk memberi makan orang yang membutuhkan secara gratis dimulai pada 1940-an di Merkez Restaurant, salah satu restoran pertama di kota, saat mantan pemilik mulai menawarkan makanan gratis untuk mereka yang membutuhkan setiap hari. Praktik dengan cepat dijemput oleh restoran lain di daerah tersebut.

"Saya ingat Hac─▒ Huseyin, mantan pemilik restoran tersebut, dan menyaksikan antusiasmenya saat saya menunggu meja di usia yang sangat muda. Dia biasa mencari orang-orang yang membutuhkan untuk makan di jalanan, membawa mereka berkelompok ke restoran sesekali tiga , kadang lima kali sehari, "kata Ozturk.

Hasan Gulbasan telah mengelola lima restoran berbeda di Karakocan dan sekarang berfungsi sebagai pemilik restoran Saray Lokantasi.

Gulbasan mengatakan bahwa dia mulai menerima telepon dari orang asing di Turki yang ingin berterima kasih kepadanya setelah mengetahui tradisi tersebut.

"Saya katakan kepada mereka apa yang kita lakukan tidak unik. Mengundang orang miskin tidak memiliki sedikit efek pada penghasilan saya, jika ada yang membawa barang barakah (berkah)."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tingkat-Tingkat Darah dari Penghambat Api Beracun Menurun Pada Anak-Anak
5 April 2018, by Slesta
Ketinggian darah dari penghambat api telah jatuh pada anak-anak Amerika karena penggunaan bahan kimia itu dilarang dalam produk konsumen, sebuah studi baru ...
Kepindahan Ronaldo Ke Juventus Telah Mencapai Puncak Karirnya di Real Madrid
11 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sudah bisa dipastikan Cristiano Ronaldo mega bintang Real Madrid secara resmi akan mengenakan seragam Juventus. Kepindahan CR7 itu langsung di konfirmasi oleh ...
Manchester City Memastikan Diri Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champion 2017/2018
2 November 2017, by Rachmiamy
Tim asuhan Pep Guardiola memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara grup F setelah berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Napoli pada laga ...
Lin Jarvis Tidak Bisa Memberikan Jawaban Pasti Tentang Masa Depan Valentino Rossi di Yamaha
21 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Movistar Yamaha asal Italia Valentino Rossi mendapat hasil yang kurang memuaskan di MotoGP 2017. Pembalap yang pada tanggal 16 Februari 2018 akan ...
Zaskia Adya Mecca Melahirkan Anak Ke-4 Secara Caesar
23 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pasangan selebriti Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo akhirnya dikaruniai anak ke empat pada hari Jum'at, 23 Maret 2018. Zaskia ...
Berita GueBanget
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab