Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Bupati Nonaktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari Divonis 10 Tahun Penjara

Bupati Nonaktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari Divonis 10 Tahun Penjara

6 Juli 2018 | Dibaca : 325x | Penulis : oteli w

Bupati Nonaktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari Divonis 10 Tahun Penjara

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan membayar denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Rita Widyasari, (Jumat (6/7/2018).

Sugianto mengatakan, Rita terbukti menerima gratifikasi sejumlah Rp110,72 miliar selama menjabat sebagai bupati. Selain itu ia juga terbukti menerima suap senilai Rp6 miliar dari pengusaha Heri Susanto Gun alias Abun. 

"Mengadili, terdakwa Rita Widyasari secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," kata Sugianto saat membacakan vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018.

Dalam putusannya, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal, baik memberatkan maupun meringankan. Pertimbangan yang memberatkan, perbuatan Rita bertentengan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Sebagai Bupati seharusnya memberi contoh yang baik bagi masyarakat.

Sementara hal yang meringankan, majelis hakim menyampaikan bahwa Rita bersikap sopan dan belum pernah dihukum atau belum pernah terlibat kasus hukum.

"Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum," kata hakim. 
 

Berikut pasal-pasal yang menjadi dasar pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan vonis kepada Rita:

Pasal tentang penerimaan gratifikasi: Rita dan Khairudin terbukti melanggar Pasal 12 huruf B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Pasal penerimaan suap: Rita terbukti melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Aksi 1000 Lilin di Cirebon, Warga : Tolak, Bubarkan...
18 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Beredar kabar di facebook, akan ada aksi 1000 lilin untuk Ahok yang akan digelar di depan Gedung BAT Cirebon pada tanggal 20 Mei 2017. Pemilik ...
Ternyata, dengan Empat Tips ini Dapat Membuat Daging Kurban Awet dan Segar!
3 September 2017, by Zeal
tampang - Daging sapi dan daging kambing merupakan menu utama di hariraya Idul Adha. Tentu saja, hal ini karena pada hari raya Idul Adha, Ummat Muslim ...
Johannes dan Macy Marliem, Donatur Terbesar Kampanye Obama
12 Agustus 2017, by Risa Suadiani
Tampang.com - Nama Johannes Marliem mendadak menjadi perbincangan masyarakat dan Netizen, setelah kematiannya di Amerika mencuat. Johannes Marliem adalah saksi ...
Dumolid, Jenis Obat yang Menyebabkan Kecanduan Tinggi
4 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Dumolid merupakan jenis obat yang termasuk dalam jenis psikotropika golongan IV. Obat ini sedang hangat diperbincangkan karena dikonsumsi oleh ...
Ini Dia Zodiak Cewek Paling Genit. Kamu Termasuk Nggak?
1 September 2017, by Myanisha Zurhijaya
Tidak dapat disanggah bahwa zodiak seseorang berpengaruh terhadap sifat yang ia miliki. Memang tidak semua. Namun kebanyakan orang memiliki sifat-sifat sesuai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab