Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Brimob Mengunjungi Kantor Gerinda Semarang, Apa Tujuannya?

Brimob Mengunjungi Kantor Gerinda Semarang, Apa Tujuannya?

7 Mei 2018 | Dibaca : 286x | Penulis : oteli w

Brimob Mengunjungi Kantor Gerinda Semarang, Apa Tujuannya?

Dikabarkan bahwa Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Semarang didatangi puluhan petugas dari Brimob Polda Jawa Tengah. Apa tujuannya?


Menurut Pengakuan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Sigit Ibnugroho mengungkapkan peristiwa kedatangan petugas Brimob yang lengkap dengan senjata yang terjadi pada Jumat (4/5) sekitar pukul 14.00 WIB itu membuat beberapa karyawan kantor ketakutan.


"Saya dikabari ada anggota Brimbob sekitar 12 orang. Saya tanya anak-anak disana dan dijawab kalau hanya Patroli biasa. Tapi kok ya ada yang tanya kaos Ganti Presiden," ujar Sigit

Secara terpisah, Polda Jateng menjelaskan kedatangan anggota Brimob itu sebagai bentuk pengamanan jelang pilkada. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Agus Triatmaja mengatakan patroli dilakukan tak hanya ke Gerindra tapi juga tempat-tempat yang berhubungan dengan Pilkada.

"Konteks dan sasaran patroli adalah KPU, Bawaslu, kantor-kantor parpol serta tempat-tempat yang dianggap berkaitan dengan kegiatan pilkada," kata Agus Sabtu (5/5).

Menanggapi berita yang beredar di masyarakat bahwa kedatangan Brimob di kantor Gerinda Semarang berkaitan Kaos #GantiPresiden, Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho pun menyampaikan permintaan maaf karena itu merupakan kesalahpahaman.

"Miskomunikasi yang disampaikan dari rekan-rekan staf DPC Gerindra Kota Semarang bahwasanya kegiatan kepolisian terutama Brimob adalah hal biasa... karena ketidaktahuan teman-teman staf kami, disampaikan info yang tidak tepat ke saya sehingga menjadi sesuatu yang tidak nyaman," kata Sigit di Mapolrestabes Semarang, Minggu (6/5).

Berbeda dengan anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade yang menilai bahwa permintaan maaf Sigit tidak mewakili organisasi.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Brasil Dihajar Belgia, Neymar Susul Messi pulang
7 Juli 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Tim Favorit Brasil harus menerima pil pahit saat dikandaskan Belgia di laga Perempat Final di Stadion Kazan Arena, Rusia, Sabtu (7/7) dini hari ...
Prilly: Haters Itu Pengingat Biar Jadi Lebih Baik
4 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
  Artis cantik Prilly Latuconsina (20) aktif di sosial media. Keaktifan gadis manis kelahiran Tangerang, Banten, 15 Oktober 1996 ini tidak luput dari ...
Mengintip Sekilas Ketiga Peserta Grand Final Indonesia Idol 2018
6 April 2018, by oteli w
Mengintip Sekilas Ketiga Peserta Grand Final Indonesia Idol 2018 Puncak acara Indonesia Idol sudah tidak sabar lagi untuk disaksikan. Ketiga peserta Grand ...
Bukan Hanya Ojek Online, Biaya Umrah Juga Perlu Batas Minimal
29 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kasus First Travel yang sangat merugikan banyak calon jamaah haji lantaran tidak bisa berangkat ke tanah suci dapat menjadi pelajaran bagi kita ...
5 Perawatan Rambut yang Baik untuk Kamu yang Berhijab
24 September 2018, by Rizal Abdillah
Mungkin sebagian perempuan yang berhijab sering mengeluhkan tentang rambutnya yang tiba-tiba rontok, berminyak dan berketombe. Sebenarnya kamu gak perlu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab