Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Awas! Jangan Hangatkan 5 Makanan Ini dengan Microwave

Awas! Jangan Hangatkan 5 Makanan Ini dengan Microwave

18 Maret 2018 | Dibaca : 278x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika kita tak punya waktu untuk membuat makanan karena kesibukan, maka kita membuat aktivitas harian seefektif mungkin. Salah satunya ketika menyiapkan makanan.

Bagi yang tak punya cukup waktu untuk menyiapkan makanan, microwave menjadi salah satu jawabannya. Kita cukup menghangatkan makanan yang sudah ada, seperti membuat hidangan oatmeal, susu cokelat, popcorn, dan yang lainnya.

Namun, ternyata tak semua makanan bisa dihangatkan didalam microwave ini. Dikutip dari laman Fox News, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dihangatkan didalam microwave. Berikut selengkapnya.

Nasi

Menurut Food Standards Agency, nasi yang dihangatkan di dalam microwave terkadang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Isu ini sendiri muncul kurang lebih karena adanya kehadiran bakteri yang sangat resisten yang disebut Bacillus cereus. Panas membunuh bakteri ini, namun bisa menghasilkan spora yang beracun, yang menurut temuan dalam International Journal of Food Microbiology juga tahan akan panas.

Sejumlah penelitian mengonfirmasi bahwa begitu nasi keluar dari microwave dan didiamkan pada suhu kamar, spora yang dikandungnya bisa berlipat ganda dan menyebabkan keracunan makanan jika dikonsumsi (lingkungan lembab dari nasi hangat menjadikannya tempat berkembang biak yang ideal).

Seperti yang dijelaskan di situs web pemerintah AS tentang Keamanan Pangan: "B. Cereus adalah sejenis bakteri yang menghasilkan racun. Racun ini dapat menyebabkan dua jenis penyakit, satu jenis ditandai dengan diare, dan yang lainnya disebut racun emetin yang ditandai dengan mual dan muntah.

Untuk menghindari beras yang terkontaminasi, panaskan hingga hampir mendekati mendidih dan jaga agar tetap hangat (di atas 140 derajat F) sehingga makanan tetap aman.

Ayam

Harus selalu diingat dan disadari tentang gelombang mikro pada microwave adalah panasnya tidak selalu membunuh bakteri, karena gelombang mikro panas dari luar bukan bagian dalamnya.

Dengan demikian, makanan yang dihangatkan, dipanaskan di dalam microwave rawan bakteri tertentu, memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebabkan penyakit saat sel bakteri ini bertahan.

Salah satunya daging ayam yang disebutkan berisiko terkena salmonella, bisa menjadi makanan berbahaya bagi microwave. Sebelum makan ayam, Anda harus memasaknya secara menyeluruh terlebih dahulu agar menghilangkan semua bakteri yang ada, karena kembali lagi gelombang mikro microwave tidak sepenuhnya atau merata memasak semua bagian daging, sehingga memunculkan peluan bisa saja daging ayam ini masih tertinggal bakteri yang masih hidup, contohnya salmonella.

Diketahui lebih lanjut, dalam sebuah penelitian, dari 30 partisipan yang memanaskan daging mentah, 10 orang yang menggunakan microwave menjadi sakit, sedangkan 20 orang yang menggunakan teknik tradisional menggunakan wajan di atas kompor tetap baik-baik saja tanpa keluhan.

Ini menunjukkan berapa banyak bakteri yang bisa bertahan dalam daging saat microwave, dibandingkan dengan metode memasak lainnya.

Daging olahan

Daging olahan atau processed meat sering mengandung bahan kimia dan pengawet yang tujuannya memang memperpanjang usia masa simpannya.

Sayangnya, microwave bisa membuat zat-zat itu menjadi lebih buruk bagi kesehatan. Memasukkan makanan olahan ke dalam microwave, kita tidak sadar bahwa hal ini akan bisa membuat diri kita terkena perubahan kimiawi seperti kolesterol yang teroksidasi dalam prosesnya.

Menurut penelitian di Journal of Agricultural and Food Chemistry, sebuah studi di jurnal Food Control menunjukkan bahwa memanaskan daging olahan dengan semburan radiasi gelombang mikro berkontribusi pada pembentukan produk oksidasi kolesterol (COP), yang berkaitan dengan perkembangan penyakit jantung koroner.

Dibandingkan dengan metode persiapan makanan lainnya, metode memanaskan daging olahan ke dalam microwave disebutkan lebih besar memasukkan risiko COP tersebut ke dalam makanan.

Telur rebus

Entah sudah dikupas atau belum, ketika telur rebus dimasak dalam microwave, kelembapan di dalamnya menciptakan penumpukan uap yang ekstrem, seperti kompor tekanan miniatur, sampai titik di mana telur bisa meledak loh!

Bahkan risiko yang lebih parah lagi, telur tidak akan pecah di dalam microwave saat sedang dipanaskan, tapi sesudahnya, yang berarti telur panas yang panas bisa meletus di tangan, di piring, atau bahkan di mulut Anda.

Untuk menghindari mengubah telur menjadi bom uap, potong menjadi potongan-potongan kecil sebelum dipanaskan kembali, atau lebih baik lagi sebaiknya dihindari untuk dimasukkan ke dalam microwave sama sekali.

Air susu

Banyak ibu baru membekukan dan menyimpan ASI mereka untuk digunakan nanti, dengan catatan bahwa cairan ASI ini tidak dipanaskan kembali dalam microwave.

Dengan cara yang sama dengan microwave memanaskan piring berisi makanan secara tidak merata, hal yang sama juga bisa terjadi saat sedang menghangatkan botol berisi air susu ibu ini yang akhirnya membuat titik panas ini bisa membakar mulut dan tenggorokan bayi.

Selain itu, ada juga bahaya karsinogen yang datang dengan pemanasan ulang bahan plastik. FDA (Food and Drug Administration) sendiri merekomendasikan agar susu dan susu formula dicairkan dan dipanaskan kembali di dalam panci di atas kompor, atau gunakan air keran panas.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah 5 Cara untuk Membangkitkan Semangat Kerja Setelah Liburan Tahun Baru
20 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Setelah menjalani liburan yang panjang, bagi sebagain besar orang, kembali dnegan rutinitas pekerjaan merupakan suatu hal yang sangat ...
3 Manfaat Cangkang Telur untuk Kehidupan
2 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Telur merupakan salah satu makanan pokok yang hampir disajikan setiap hari. Banyak sekali manfaat dari mengonsumsi putih dan kuning telur untuk ...
Khasiat Daun Kelor Bagi Ibu Menyusui
24 Mei 2018, by oteli w
Khasiat Daun Kelor Bagi Ibu Menyusui   Menyusui merupakan bagian penting yang harus dilakukan oleh ibu untuk memberikan kebutuhan nutrisi dan ...
Walk In Interview Floor Manager (FM) –  PT Richeese Kuliner Indonesia (Serang & Makassar)
15 Agustus 2017, by Slesta
Deskripsi Pekerjaan : Merencanakan , mengawasi seluruh aktivitas di outlet pada saat shiftnya bertugas, melakukan evaluasi atas pencapaian performance ...
Inilah Tips Mengatur Alokasi Gaji Rp 3 juta Kamu
17 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Mengalokasikan gaji secara bijak tidaklah mudah. Rupanya ada berbagai hal yang akan kamu lakukan agar gaji kamu dapat dialokasikan secara ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview