Tampang

Bocoran Infinix Note 60 Pro Bikin Geger, Pakai Snapdragon 7s Gen 4 dan Siap Geser Raja Smartphone Kelas Menengah?

6 Feb 2026 17:56 wib. 36
0 0
Infinix Note 60
Sumber foto: Google

Infinix kembali menjadi perbincangan hangat di pasar smartphone setelah bocoran spesifikasi Infinix Note 60 Pro mulai beredar luas. Pabrikan yang dikenal agresif menghadirkan fitur premium dengan harga terjangkau ini dikabarkan tengah menyiapkan lini Infinix Note 60 Series, yang terdiri dari Infinix Note 60, Infinix Note 60 Pro, dan kemungkinan varian tertinggi Infinix Note 60 Ultra. Yang paling menyita perhatian tentu adalah penggunaan chipset Snapdragon 7s Gen 4, sebuah langkah berani dari Infinix untuk naik kelas di segmen menengah.

Snapdragon 7s Gen 4 Jadi Daya Tarik Utama

Bocoran terbaru menyebutkan bahwa Infinix Note 60 Pro akan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, chipset yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dengan efisiensi daya lebih baik. Chipset ini diprediksi mampu menangani aktivitas berat seperti gaming, multitasking ekstrem, hingga pemrosesan AI yang kini semakin dibutuhkan pada smartphone modern.

Langkah Infinix menggunakan chipset Snapdragon seri 7 ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak lagi sekadar bermain di kelas entry-level. Jika bocoran ini benar, maka Infinix Note 60 Pro berpotensi menjadi salah satu smartphone paling kompetitif di kelas menengah pada tahun ini.

Layar Besar dengan Refresh Rate Tinggi

Dari sisi tampilan, Infinix Note 60 Pro disebut akan mengusung layar AMOLED berukuran besar dengan refresh rate tinggi hingga 120Hz. Kombinasi ini menjanjikan pengalaman visual yang lebih mulus, baik saat scrolling media sosial, menonton video, maupun bermain game. Bezel yang semakin tipis dan desain punch-hole di bagian depan juga memperkuat kesan premium yang ingin ditonjolkan oleh Infinix.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?