Partikel-partikel ini juga bisa menjadi media bagi bakteri berbahaya untuk menempel dan masuk ke sistem pernapasan, meningkatkan risiko infeksi. Mengingat tingkat polusi mikroplastik di udara, terutama di area perkotaan, risiko ini menjadi ancaman yang nyata bagi kesehatan paru-paru.
Perlu Tindakan Kolektif dan Solusi Jangka Panjang
Masalah mikroplastik ini tidak bisa diselesaikan oleh satu orang saja. Diperlukan tindakan kolektif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, industri, hingga setiap individu. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai adalah langkah awal yang paling efektif. Mengganti botol plastik dengan botol isi ulang, membawa tas belanja sendiri, dan memilih produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan bisa membantu mengurangi jumlah plastik yang masuk ke lingkungan.
Selain itu, dibutuhkan inovasi dalam pengelolaan limbah dan teknologi untuk membersihkan lingkungan dari mikroplastik yang sudah ada. Pemerintah perlu membuat regulasi yang lebih ketat terhadap penggunaan plastik dan mendorong industri untuk beralih ke bahan-bahan yang lebih aman dan biodegradable.