Tampang

Kota Hujan Tanpa Ruang Hijau? Ancaman Nyata di Balik Urbanisasi Bogor

24 Jan 2026 12:05 wib. 86Advertorial
0 0
Dinas Lingkungan Hidup
Sumber foto: Google

Fenomena urban heat island atau peningkatan suhu di kawasan perkotaan mulai terasa. Warga mengeluhkan udara yang semakin gerah, terutama di wilayah padat bangunan. Pohon-pohon yang dulu berjajar di tepi jalan kini tergantikan oleh ruko dan bangunan bertingkat. Jika kondisi ini terus berlanjut, Bogor berisiko kehilangan identitas ekologisnya. Kota hujan yang seharusnya sejuk dan asri bisa berubah menjadi kota yang rentan terhadap krisis lingkungan.

Dalam konteks ini, peran bidang-bidang teknis di bawah Dinas Lingkungan Hidup menjadi sangat krusial. Bidang perencanaan dan kajian lingkungan bertugas memastikan setiap pembangunan melalui kajian dampak lingkungan yang komprehensif. Bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan mengawasi potensi polusi udara, air, dan tanah. Sementara itu, bidang pengelolaan sampah dan limbah menghadapi tantangan meningkatnya volume sampah akibat pertumbuhan penduduk. Tanpa pengelolaan terpadu, persoalan sampah dapat memperparah kerusakan lingkungan yang sudah terjadi akibat minimnya ruang hijau.

Tak kalah penting adalah bidang konservasi sumber daya alam serta penataan dan penegakan hukum lingkungan. Konservasi bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Penegakan hukum lingkungan memastikan bahwa pelanggaran terhadap aturan tata ruang dan pencemaran tidak dibiarkan begitu saja. Tanpa ketegasan, aturan hanya akan menjadi dokumen administratif tanpa daya paksa.

Selain struktur formal, unit pelaksana teknis dan tim layanan seperti pengaduan masyarakat serta siap siaga lingkungan berperan langsung di lapangan. Mereka menjadi garda terdepan dalam merespons keluhan warga terkait pencemaran, penebangan liar, atau persoalan sampah. Integrasi dengan kebijakan Satu Data dan Satu Peta juga memperkuat transparansi serta akurasi informasi. Dengan sistem dokumentasi lingkungan yang baik, perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih bijak dan berbasis data.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?