Tampang

Kenapa Orang Lebih Percaya Testimoni daripada Data Ilmiah?

28 Agu 2025 14:07 wib. 31
0 0
Testimoni,
Sumber foto: Canva

Studi Kasus: Ulasan Produk di Era E-commerce

Fenomena ini paling jelas terlihat di dunia e-commerce. Saat membeli produk, banyak dari kita akan lebih dulu melihat bagian ulasan dan testimoni daripada deskripsi teknis produk atau klaim pabrikan. Sebuah produk dengan ribuan ulasan positif, bahkan jika tidak didukung oleh data ilmiah yang kuat, akan lebih laris daripada produk yang diklaim "terbukti secara klinis" namun minim ulasan.

Ulasan-ulasan ini sering kali menceritakan kisah pribadi—mulai dari masalah yang dihadapi, proses penggunaan, hingga hasil yang didapat. Bahasa yang digunakan juga informal dan mudah dicerna, jauh berbeda dari bahasa akademik dalam laporan ilmiah. Ini menunjukkan bahwa di pasar modern, testimoni telah menjadi mata uang kepercayaan yang paling berharga.

Menyeimbangkan Keduanya untuk Keputusan yang Lebih Baik

Meskipun testimoni memiliki daya tarik yang kuat, mengandalkan testimoni tanpa mempertimbangkan data ilmiah bisa berbahaya, terutama dalam hal kesehatan atau keuangan. Testimoni bisa bias, tidak mewakili populasi yang lebih luas, dan seringkali tidak memperhitungkan efek plasebo.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?