Tampang

Apa Itu Broken Heart Syndrome Secara Medis?

28 Agu 2025 14:41 wib. 29
0 0
Cermin
Sumber foto: Canva

Frasa broken heart syndrome seringkali kita dengar dalam lagu atau film, menggambarkan perasaan sedih yang teramat sangat akibat patah hati. Namun, tahukah kalau kondisi ini ternyata ada dalam dunia medis dan bisa memengaruhi fisik, khususnya jantung? Secara ilmiah, kondisi ini dikenal sebagai kardiomiopati takotsubo atau kardiomiopati yang diinduksi stres. Ini adalah kondisi nyata yang bisa menyerupai serangan jantung dan dipicu oleh stres emosional atau fisik yang ekstrem.

Ketika Hati Benar-Benar "Patah"

Kardiomiopati takotsubo pertama kali diidentifikasi di Jepang pada tahun 1990-an. Namanya diambil dari kata takotsubo, yaitu jebakan gurita tradisional Jepang yang bentuknya menyerupai labu dengan leher sempit. Bentuk ini persis seperti yang terlihat pada ventrikel kiri jantung (ruang pompa utama) saat terkena sindrom ini.

Saat seseorang mengalami stres yang sangat hebat—entah itu karena berita duka, putus cinta, kehilangan pekerjaan, kecelakaan, atau bahkan kejutan yang menyenangkan tapi intens—tubuh akan memproduksi hormon stres dalam jumlah besar, seperti adrenalin dan kortisol. Lonjakan hormon ini dipercaya bisa "melumpuhkan" sebagian otot jantung. Akibatnya, ventrikel kiri jantung jadi melemah dan berubah bentuk, sehingga tidak bisa memompa darah dengan efektif. Bagian bawah jantung akan mengembang, sementara bagian atasnya menyempit, menciptakan bentuk mirip jebakan gurita itu.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Petiklah Hari Ini!
0 Suka, 0 Komentar, 23 Feb 2018

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?