Setiap proyek ini bukan hanya sekadar menambah output migas, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tim internal, mitra kerja, dan pemangku kepentingan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya Indonesia secara lebih efisien.
Dampak Bagi Ketahanan Energi Nasional
Menurut Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan energi nasional. Ia menyatakan bahwa meski industri migas menghadapi tantangan global seperti fluktuasi harga dan dinamika permintaan, PHE tetap fokus pada optimalisasi lapangan, kecepatan proyek, dan peningkatan kinerja eksplorasi.
Dengan posisi produksi yang meningkat dan cadangan yang terus bertambah, Pertamina melalui PHE dapat memberikan kontribusi signifikan tidak hanya pada pasokan domestik, tetapi juga menopang Indonesia dalam konteks pasar energi global yang terus berkembang.
Pencapaian produksi migas 1,03 juta barel/hari oleh Pertamina PHE menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di tengah tekanan global sektor energi. Kombinasi antara eksplorasi agresif, teknologi mutakhir, dan strategi operasional yang solid membuka peluang jangka panjang bagi ketahanan energi nasional dan kontribusi migas RI di kompetisi global.