Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

8 Juli 2017 | Dibaca : 133x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden Jokowi dalam video vlognya menuai banyak pro dan kontra. Banyak pengamat politik yang mendorong kasus ini harus diproses secara hukum, namun tidak sedikit juga yang berbicara bahwa video ini hanya guyonan saja.

Dari pihak kepolisian sendiri, Wakapolri, Komjen Syafruddin meminta kepada jajarannya untuk menghentikan atau menyetop kasus yang dilaporkan Muhammad Hidayat karena dianggap tidak ada unsur pidananya. Namun berbeda dengan permintaan Wakapolri, Kapolrestro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, mengatakan bahwa gelar perkara terkait kasus Kaesang ini tetap akan dilanjutkan untuk membuktikan laporan yang dilayangkan oleh Muhammad Hidayat, warga jalan Palem V, Kayuringan Jaya, Bekasi Selatan.

"Gelar perkara kami upayakan secepatnya  dan dilakukan oleh internal kami" kata Hero . 

Lebih jauh Hero juga menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta keterangan para saksi ahli, diantaranya ahli pidana dari Universitas Trisakti, Ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta dan ahli komunikasi Informasi dari KementrianKomunikasi dan Informasi RI.

Hero juga mengatakan bahwa dirinya menolak hasil keterangan para saksi ahli tadi dibeberkan , dan akan ditampilkan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Keterangan saksi ahli belum bisa kami sampaikan, kalau terbukti ternyata mengandung unsur pidana, nanti akan ditingkatkan menjadi penyidikan.Karena itulah proses pelaporan yang dilayangkan Hidayat masih berlanjut" Tambah Hero.

Pihak penyidik terus memproses laporan Hidayat terkait ujaran kebencian yang diduga dilakukan kaesang pangarep karena berpegang pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap nomor 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan.

Laporan yang masuk harus ditindak lanjuti, mulai dari klarifikasi dari Pelapor.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pengiriman Hewan Kurban Ilegal Tanpa Pemeriksaan Kesehatan dan Perizinan dari Bali
29 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com -  Perayaan Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi membuat permintaan hewan kurban melonjak pesat keluar Bali. Banyak peternak dari Bali ...
Makanan Pedas Ternyata Mampu Tingkatkan Metabolisme Tubuh Kamu
11 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Melalui sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Obesity Open Access, ternyata makanan pedas mampu tingkatkan metabolisme tubuh ...
Inilah mengapa Psikopat Tidak Mampu Mencintai Anak Sendiri
11 Juli 2017, by Slesta
Sifat kepribadian triad (karakter ketangkasan) adalah narsisme, Machiavellianisme, dan psikopati. Ciri-ciri ini terwujud pada orang-orang seperti cinta diri ...
Emma Stone Mengatakan Bahwa Rekan-Rekan pria Mengambil Pemotongan Gaji Untuk Memastikan Paritas
13 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
 Emma Stone mengatakan bahwa rekan-rekan pria telah menunjukkan dukungannya dengan melakukan pemotongan gaji untuk memastikan paritas. Aktris berusia ...
10 PTN Ini Menjadi Penerima Peserta Paling Banyak Pada SBMPTN 2017
12 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2017 akan diumumkan serentak pada besok hari, Selasa, 13 Juni 2017 mulai pukul 14.00. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
Hijab