Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

8 Juli 2017 | Dibaca : 188x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden Jokowi dalam video vlognya menuai banyak pro dan kontra. Banyak pengamat politik yang mendorong kasus ini harus diproses secara hukum, namun tidak sedikit juga yang berbicara bahwa video ini hanya guyonan saja.

Dari pihak kepolisian sendiri, Wakapolri, Komjen Syafruddin meminta kepada jajarannya untuk menghentikan atau menyetop kasus yang dilaporkan Muhammad Hidayat karena dianggap tidak ada unsur pidananya. Namun berbeda dengan permintaan Wakapolri, Kapolrestro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, mengatakan bahwa gelar perkara terkait kasus Kaesang ini tetap akan dilanjutkan untuk membuktikan laporan yang dilayangkan oleh Muhammad Hidayat, warga jalan Palem V, Kayuringan Jaya, Bekasi Selatan.

"Gelar perkara kami upayakan secepatnya  dan dilakukan oleh internal kami" kata Hero . 

Lebih jauh Hero juga menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta keterangan para saksi ahli, diantaranya ahli pidana dari Universitas Trisakti, Ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta dan ahli komunikasi Informasi dari KementrianKomunikasi dan Informasi RI.

Hero juga mengatakan bahwa dirinya menolak hasil keterangan para saksi ahli tadi dibeberkan , dan akan ditampilkan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Keterangan saksi ahli belum bisa kami sampaikan, kalau terbukti ternyata mengandung unsur pidana, nanti akan ditingkatkan menjadi penyidikan.Karena itulah proses pelaporan yang dilayangkan Hidayat masih berlanjut" Tambah Hero.

Pihak penyidik terus memproses laporan Hidayat terkait ujaran kebencian yang diduga dilakukan kaesang pangarep karena berpegang pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap nomor 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan.

Laporan yang masuk harus ditindak lanjuti, mulai dari klarifikasi dari Pelapor.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

chelsea islan
17 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Perbincangan mengenai kabar kedua entertainer, Bastian Steel dan Chelsea Islan, yang sedang hangat ini banyak menuai kontra dikalangan masyarakat. Banyak ...
Terlalu Sering Mengkonsumsi Saus Tomat Ternyata Tidak Baik bagi Kesehatan Anak
13 Agustus 2017, by Rachmiamy
Kurang lengkap rasanya jika memakan ayam goreng atau kentang goreng tanpa saus tomat. Rasanya yang tidak pedas membuat saus tomat sangat digemari, terutama ...
ranu muda
31 Mei 2017, by Zeal
Kasus yang dikenal dengan kasus Social Kitchen beberapa waktu ini menyita perhatian, khususnya ummat Muslim di Indonesia. Mengapa tidak, pimpinan Laskar Umat ...
Waspadai WannaCry 2.0 akan Teror 150 Negara di Dunia
17 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Belum lama ini dunia digegerkan dengan teror ransomware WannaCry di dunia maya. Untungnya kemanan asal Inggris telah berhasil mengatasi ...
Perlu Diketahui! Beda Hidangannya, Beda Juga Pilihan Pisangnya
11 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika hendak membuat makanan olahan dari pisang, tentunya tak semua pisang cocok untuk hidangan tersebut. Karena, tekstur dalam pisang yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes