Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

Wakapolri Stop Kasus Kaesang, Kapolresta Bekasi Tetap Lanjutkan Proses Kaesang

8 Juli 2017 | Dibaca : 59x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Kasus dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan Kaesang Pangarep yang merupakan putra Presiden Jokowi dalam video vlognya menuai banyak pro dan kontra. Banyak pengamat politik yang mendorong kasus ini harus diproses secara hukum, namun tidak sedikit juga yang berbicara bahwa video ini hanya guyonan saja.

Dari pihak kepolisian sendiri, Wakapolri, Komjen Syafruddin meminta kepada jajarannya untuk menghentikan atau menyetop kasus yang dilaporkan Muhammad Hidayat karena dianggap tidak ada unsur pidananya. Namun berbeda dengan permintaan Wakapolri, Kapolrestro Bekasi Kota, Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar, mengatakan bahwa gelar perkara terkait kasus Kaesang ini tetap akan dilanjutkan untuk membuktikan laporan yang dilayangkan oleh Muhammad Hidayat, warga jalan Palem V, Kayuringan Jaya, Bekasi Selatan.

"Gelar perkara kami upayakan secepatnya  dan dilakukan oleh internal kami" kata Hero . 

Lebih jauh Hero juga menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta keterangan para saksi ahli, diantaranya ahli pidana dari Universitas Trisakti, Ahli bahasa dari Universitas Negeri Jakarta dan ahli komunikasi Informasi dari KementrianKomunikasi dan Informasi RI.

Hero juga mengatakan bahwa dirinya menolak hasil keterangan para saksi ahli tadi dibeberkan , dan akan ditampilkan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Keterangan saksi ahli belum bisa kami sampaikan, kalau terbukti ternyata mengandung unsur pidana, nanti akan ditingkatkan menjadi penyidikan.Karena itulah proses pelaporan yang dilayangkan Hidayat masih berlanjut" Tambah Hero.

Pihak penyidik terus memproses laporan Hidayat terkait ujaran kebencian yang diduga dilakukan kaesang pangarep karena berpegang pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap nomor 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan.

Laporan yang masuk harus ditindak lanjuti, mulai dari klarifikasi dari Pelapor.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

minum kopi
12 Juli 2017, by Slesta
Ada sesuatu yang benar-benar ajaib tentang secangkir kopi. Secangkir mengepul di pagi hari dapat membantu Anda menghadapi hari ini, segelas kopi es yang ...
kristen radikal
1 Juni 2017, by Tonton Taufik
Setahun yang lalu, di Papua ada kejadian intoleransi, perbuatan anarkis oleh Kristen Radikal. Kejadiannya tepat pada saat Hari Raya Idul Fitri tahun 2016. ...
Pemerintah Bentuk Satgas Anti Hoax di Medsos, Efektifkah ?
8 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Banyaknya berita-berita yang bohong atau hoax terutama setelah Pilkada DKI, dan yang memojokkan pemerintah serta saling ejek diantara nitizen, ...
Ratusan Ribu Penampakan UFO di Amerika, Sebagian Besar Dilaporkan di California
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Lebih banyak penampakan UFO telah dilaporkan di California daripada negara bagian AS lainnya, klaim sebuah buku baru tentang pertemuan UFO. Penulis buku ...
Tanggal 9 Bulan Maret Kamar No. 39
20 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Suatu hari di bulan Maret tanggal 9, seorang  pria setengah tua hendak menginap di sebuah hotel di  kota Malang. Pria tersebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
Hijab