Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Tumbuh Dewasa di Lingkungan Perokok Sebabkan Kerusakan Arteri Pada Perokok Pasif Anak-anak

Tumbuh Dewasa di Lingkungan Perokok Sebabkan Kerusakan Arteri Pada Perokok Pasif Anak-anak

28 Mei 2018 | Dibaca : 240x | Penulis : Maman Soleman

Anak-anak yang menjadi perokok pasif mengalami kerusakan pada pembuluh arteri mereka. Penuaan dini terjadi pada pembuluh darah mereka, penuaan terjadi hingga lebih dari tiga tahun.

Kerusakan yang terjadi yaitu berupa penebalan dinding pembuluh darah. Akibat penebalan itu, risiko serangan jantung dan stroke di kehidupan anak tersebut pun meningkat. Hasil penelitian itu dimuat secara lengkap dalam the European Heart Journal.

Dalam penelitian tersebut, peneliti mengamati 2.000 anak dalam rentang usia 3 hingga 18 tahun. Berdasarkan penelitian, mereka menemukan kerusakan yang terjadi pada pembuluh arteri disebabkan kedua orangtua anak-anak tersebut merokok. Para peneliti mengatakan tidak ada tingkatan 'aman' dari terpaan perokok pasif.

Penelitian yang dilakukan terhadap anak-anak di Finlandia dan Australia menunjukkan efek terhadap fisik anak ketika tumbuh dewasa di lingkungan perokok.

Melalui alat pemindai USG (ultrasound) terlihat terjadinya perubahan dinding pembuluh utama arteri pada anak yang kedua orangtuanya perokok. Perubahan itu terjadi pada pembuluh arteri di leher hingga ke kepala. Perubahan tersebut nyata dan terdeteksi dalam 20 tahun ke depan ketika anak-anak itu dewasa, kata para peneliti.

Peneliti utama Dr Seana Gall, dari University of Tasmania, mengatakan, "Penelitian kami ini menunjukkan terpaan rokok terhadap perokok pasif pada anak-anak ternyata langsung mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah arteri."

"Orangtua, atau calon orangtua, mestinya berhenti merokok. Sikap itu tidak hanya demi kesehatan mereka sendiri, tapi juga untuk melindungi kesehatan anak-anak di masa mendatang."

Dari penelitian itu juga terungkap faktor lain yang mungkin berakibat terhadap anak-anak tersebut, seperti keinginan anak-anak itu untuk menjadi perokok pula.

Berdasarkan penelitian juga diketahui, bila hanya salah seorang saja dari kedua orangtua yang merokok, efek yang ditirnbulkan tidak terlihat jelas. Hal itu mungkin terjadi karena terpaan asap rokok terhadap anak tidak terlalu tinggi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wah, Ternyata Bermain Video Game Mengubah Otak Kita
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Para ilmuwan telah mengumpulkan dan merangkum penelitian tentang bagaimana permainan video dapat membentuk otak dan perilaku kita. Penelitian sampai saat ini ...
loker marketing
10 April 2018, by Admin
MARKETING Laki laki Penampilan menarik Domisili jakarta Belum menikah Usia maksimal 27 thn Windows , excel , photoshop Pengalaman dibidang marketing / ...
Nikah Muda Begini Pendapatku, Bagaimana Pendapatmu?
5 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Menikah adalah salah satu tujuan utama kehidupan manusia di bumi. Ketika menikah berharap akan mendapatkan kebahagiaan bersama keluarga kecil yang ada bersama ...
Pembuka Pintu Rezeki  Kita Turun Karena Hal Ini
25 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rezeki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan ...
KPAI dan DPD Kota Semarang Turun Tangan Atas Pemecatan Siswa Oleh SMAN 1 Semarang
2 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - KPAI menyampaikan keprihatinan atas peristiwa pengeluaran Anin dan Afif oleh SMAN 1 Semarang, mengingat kedua siswa itu berada di kelas akhir dan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih