Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Terungkap: Jenis Sel Otak Baru!

Terungkap: Jenis Sel Otak Baru!

23 Agustus 2017 | Dibaca : 301x | Penulis : Rindang Riyanti

Di bawah mikroskop, sulit untuk membedakan antara dua neuron, sel otak yang menyimpan dan memproses informasi. Jadi para ilmuwan telah beralih ke metode molekuler untuk mencoba mengidentifikasi kelompok neuron dengan fungsi yang berbeda.

Sekarang, ilmuwan Salk Institute dan University of California San Diego telah, untuk pertama kalinya, melakukan modifikasi kimiawi dari molekul DNA di neuron individu, memberikan informasi paling terperinci tentang apa yang membuat satu sel otak berbeda dari tetangganya. Ini adalah langkah penting untuk mengidentifikasi berapa banyak jenis neuron yang ada, yang telah menghindari neuroscientists namun dapat menyebabkan pemahaman yang lebih baik secara dramatis tentang perkembangan otak dan disfungsi. Setiap methylome sel - pola penanda kimia yang terdiri dari kelompok metil yang mempelajari DNA - memberikan pembacaan yang berbeda yang membantu tim Salk mengurutkan neuron menjadi subtipe.

Dahulu, untuk mengidentifikasi jenis neuron yang berbeda satu sama lain, para periset telah mempelajari kadar molekul RNA di dalam sel otak individu. Tetapi tingkat RNA dapat dengan cepat berubah saat sel terkena kondisi baru, atau bahkan sepanjang hari. Jadi tim Salk beralih ke methylomes sel, yang umumnya stabil sepanjang masa dewasa.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kita dapat dengan jelas mendefinisikan jenis neuron berdasarkan metilomenya," kata Margarita Behrens, seorang ilmuwan senior staf Salk dan penulis senior kertas baru tersebut. "Ini membuka kemungkinan untuk memahami apa yang membuat dua neuron - yang berada di wilayah otak yang sama dan terlihat serupa, namun berperilaku berbeda."

Tim memulai pekerjaan mereka pada otak tikus dan manusia dengan memusatkan perhatian pada korteks frontal, area otak yang bertanggung jawab atas pemikiran, kepribadian, perilaku sosial dan pengambilan keputusan yang kompleks. Mereka mengisolasi 3.377 neuron dari korteks frontal tikus dan 2.784 neuron dari korteks frontal seorang pria berusia 25 tahun yang telah meninggal.

Para peneliti kemudian menggunakan metode baru yang baru-baru ini mereka kembangkan yang disebut snmC-seq untuk mengurutkan metilom masing-masing sel. Tidak seperti sel-sel lain di dalam tubuh, neuron memiliki dua jenis metilasi, jadi pendekatan tersebut memetakan kedua jenis - yang disebut metilasi CG (untuk urutan DNA yang mengandung nukleotida sitosin dan guanin) dan metilasi non-CG.

Neuron dari frontal cortex tikus berkerumun menjadi 16 subtipe berdasarkan pola metilasi, sementara neuron dari korteks frontal manusia lebih beragam dan membentuk 21 subtipe. Neon penghambat - yang memberi sinyal berhenti untuk pesan di otak - menunjukkan pola metilasi yang lebih konservatif antara tikus dan manusia dibandingkan dengan neuron rangsang. Studi ini juga mengidentifikasi subtipe neuron manusia unik yang belum pernah didefinisikan sebelumnya. Hasil ini membuka pintu pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang membedakan otak manusia dari hewan lain.

Selanjutnya, para peneliti berencana untuk memperluas studi methylome mereka untuk melihat lebih banyak bagian otak, dan lebih banyak otak.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Petenis Caroline Wozniacki Resmi Bertunangan dengan Pebasket David Lee
5 November 2017, by Rachmiamy
Petenis cantik asal Denmark Caroline Wozniacki berhasil menjadi juara di turnamen WTA Finals yang berlangsung bulan lalu. Petenis berusia 27 tahun tersebut ...
Inilah 4 Kebiasaan Pasangan yang Bahagia
27 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap orang tentu menginginkan memiliki suatu hubungan yang bahagia, menginginkan agar pernikahan dapat langgeng. Hal itu tidak terlepas ...
PT Freeport Sepakat Divestasi 51% Saham Dengan Pemerintah
30 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia telah menghasilkan beberapa kesepakatan dalam negosiasi yang dilakukan dalam waktu dekat ini. Namun, hasil ...
ibu hamil
2 Juli 2017, by Rachmiamy
Arus balik Lebaran 2017 di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) diwarnai kisah mengharukan. Seorang ibu hamil bernama Sukiati 43 tahun melahirkan di pinggir jalan ...
Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing, Salah Satunya untuk Turunkan Berat Badan
1 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu makanan yang sering kita temukan saat perayaan Idul Adha adalah olahan daging kambing. Daging kambing ini biasa dijadikan sate, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis