Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Terobosan Baru: Alat untuk Penyembuhan Organ dengan Sekali Sentuhan

Terobosan Baru: Alat untuk Penyembuhan Organ dengan Sekali Sentuhan

27 Agustus 2017 | Dibaca : 545x | Penulis : Rindang Riyanti

Periset di The Ohio State University Wexner Medical Center dan Ohio State's College of Engineering telah mengembangkan teknologi baru, Tissue Nanotransfection (TNT), yang dapat menghasilkan jenis sel yang diinginkan untuk perawatan di dalam tubuh pasien sendiri. Teknologi ini bisa digunakan untuk memperbaiki jaringan yang terluka atau mengembalikan fungsi jaringan penuaan, termasuk organ tubuh, pembuluh darah dan sel saraf.

"Dengan menggunakan teknologi nanochip baru kami, organ yang terluka atau yang terganggu dapat diganti. Kami telah menemukan bahwa kulit adalah lahan subur dimana kita dapat menumbuhkan unsur-unsur dari setiap organ yang menurun," kata Dr. Chandan Send dari Ohio State's Nanoscale Science and Engineering Center.

Periset mempelajari tikus dan babi dalam percobaan ini. Dalam penelitian tersebut, periset mampu memprogram ulang sel kulit menjadi sel vaskular pada kaki yang mengalami luka parah yang kekurangan aliran darah. Dalam satu minggu, pembuluh darah aktif muncul di kaki yang terluka, dan pada minggu kedua, kaki tersebut berhasil diselamatkan. Dalam tes laboratorium, teknologi ini juga terbukti memprogram ulang sel kulit di tubuh yang hidup ke sel saraf yang disuntikkan ke tikus yang cedera otak untuk membantu mereka pulih dari stroke.

"Ini sulit dibayangkan, tapi bisa dicapai. Dengan teknologi ini, kita bisa mengubah sel kulit menjadi elemen organ manapun dengan hanya satu sentuhan. Proses ini hanya membutuhkan waktu kurang dari satu detik, "kata Sen, Yang juga adalah direktur eksekutif dari Ohio State's Comprehensive Wound Center.

TNT tidak memerlukan prosedur berbasis laboratorium dan dapat diimplementasikan pada titik yang diinginkan. Prosedurnya juga non-invasif. Kargo dikirim dengan cara menyentak perangkat dengan muatan listrik kecil yang nyaris tidak dirasakan oleh pasien.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Presiden Rusia: Diplomasi Satu-Satunya Jawaban Hadapi Korut
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan pendapatnya bahwa sanksi atas Korea Utara tidak berguna dengan mengatakan bahwa 'mereka akan lebih suka makan ...
Terseret Arus 6 km, Seorang Bocah Ditemukan Tewas Mengambang
20 November 2017, by Rindang Riyanti
Seorang bocah laki-laki yang dikabarkan hilang sejak Jumat sore (17/11/2017), akhirnya berhasil ditemukan. Namun naas, ia ditemukan telah tewas mengambang di ...
Indonesia Gagal Puncaki Grup B AFF U-18 Championship 2017 Myanmar
11 September 2017, by Rachmiamy
Indonesia gagal memuncaki Grup B AFF U-18 Championship 2017 Myanmar setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan yang berlangsung di Stadion ...
Korban Teroris Kembali Berjatuhan di NKRI, Mengapa Undang – Undang Anti Teroris Belum Disahkan? Sungguh memilukan dan sangat tidak manusiawi apa yang telah dilakukan teroris di Surabaya.  Teroris ke
14 Mei 2018, by oteli w
Korban Teroris Kembali Berjatuhan di NKRI, Mengapa Undang – Undang Anti Teroris Belum Disahkan DPR? Sungguh memilukan dan sangat tidak manusiawi apa ...
Penelitian pada Bayi Prematur Berikan Impilkasi untuk Perawatan di Masa Depan
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian yang dilakukan oleh University of Kent dengan dokter di unit neonatal di Rumah Sakit William Harvey dan Universitas Brunel telah memberikan wawasan ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview