Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ternyata Dengar Musik Baik untuk Otak Kita

Ternyata Dengar Musik Baik untuk Otak Kita

30 Januari 2018 | Dibaca : 863x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Mendengarkan lagu, siapa yang tidak menyukai kegiatan ini. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Science, ternyata mendengarkan lagu baru memiliki manfaat untuk otak kita.

 

Untuk membuktikannya, dengan menggunakan pindaian MRI, tim ilmuwan Kanada menemukan bahwa area tengah otak menjadi lebih aktif saat seseorang mendengarkan sebuah lagu untuk pertama kali.

 

Semakin lama si pendengar menikmati lagu itu, semakin kuat pula koneksi bagian otak bernama nukleus akumben, seperti dilansir dari laman BBC.

Dr Valorie Salimpoor dari Institut Riset Rotman di Toronto mengatakan, "Kami mengetahui bahwa nukleus akumben ikut bereaksi. Tapi musik itu abstrak: tidak seperti saat Anda lapar dan merasa bersemangat saat akan makan atau hal yang sama seperti pada seks atau uang, itulah saat Anda melihat aktivitas pada nukleus akumben."

"Tapi yang menarik adalah Anda menantikan sesuatu yang sangat abstrak, dan itulah nada berikutnya yang akan didengar."

Untuk mendapatkan hasil tersebut, para ilmuwan memperdengarkan 60 cuplikan lagu baru pada 19 relawan berdasarkan pilihan musik mereka. Riset ini dilakukan di Pusat Neurologis Montreal Universitas McGill itu,

Saat mendengarkan cuplikan lagu selama 30 detik, mereka menyimak sambil berbaring di mesin MRI.

Dengan menganalisis hasil pindaian, para ilmuwan menemukan nukleus akumben "menyala", dan mereka dapat memprediksi apakah si relawan menyukai lagu tersebut lewat tingkat aktivitas nukleus akumben.

"Saat mereka mendengarkan musik, kami mengamati aktivitas otak dan mengetahui apakah mereka menyukai musik tersebut sebelum mereka mengatakannya. Dan itulah kemana ilmu syaraf akan mengarah..yaitu mencoba memahami apa yang orang pikirkan, menyimpulkan pikiran dan motivasi mereka juga perilaku mereka melalui aktivitas otak," kata Dr Salimpoor.

Para peneliti menemukan bahwa nukleus akumben juga berinteraksi dengan bagian otak lain yang bernama tempat selaput pendengaran. Itu adalah bagian yang menyimpan informasi suara berdasarkan musik yang sudah pernah didengar seseorang.

"Bagian otak tersebut bervariasi pada tiap individu karena kita semua mendengarkan musik yang berbeda di masa lampau," jelas Dr Salimpoor.

Kini para peneliti ingin mencari tahu alasan mengapa selera musik manusia berbeda-beda dan apakah aktivitas otak dapat menjelaskan alasan orang tertarik pada musik yang beragam.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Nanti, UEA Akan Miliki Flying Fox Terpanjang di Dunia
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak bisa dipungkiri lagi, Uni Emirate Arab memang selalu identik dengan hal-hal serba mewah. Hal terbaru yang akan dibuat di Dubai adalah Flying ...
Hasil Penelitian: Apakah Semua Orang Alami Hal yang Sama Menjelang Ajal?
19 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi saat kita meninggal, tapi banyak orang memiliki cerita untuk diceritakan tentang apa yang mereka alami saat ...
Warga Keluhkan Pelayanan RSUD Tarakan, SDM kurang Memadai
4 November 2017, by Admin
Tampang.com – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan terus dikeluhkan masyarakat. Hal tersebut juga diakui oleh pihak rumah sakit, ...
Warisan Gubernur BI Agus Martowadjojo untuk Perry Wajiyo
27 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Gubernur Bank Indonesia akan berganti dari yang awalnya dipimpin oleh agus Martowardojo, kini Bank Indonesia akan beralih kepemimpinan ke ...
Suka Main DOTA? Berikut 4 Game Mirip Dota Yang Bisa Dimainkan Di Smartphone Kamu!
14 Agustus 2017, by Zeal
Suka main game Dota 2? Game yang satu ini memang menyita banyak perhatian. Selain game ini dapat membuat ketagihan saat memainkannya, terdapat juga ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman