Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

12 September 2017 | Dibaca : 2992x | Penulis : Rindang Riyanti

Porphyrias, merupakan kelainan pada heme dalam membentuk komponen protein pengangkut oksigen, hemoglobin.

Variasi genetik yang berbeda yang mempengaruhi produksi heme menimbulkan berbagai presentasi klinis porfiria - termasuk satu bentuk yang mungkin bertanggung jawab atas cerita rakyat vampir.

Erythropoietic protoporphyria (EPP), jenis porfiria yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak, menyebabkan kulit orang menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan lecet yang menyakitkan.

"Orang dengan EPP menderita anemia kronis, yang membuat mereka merasa sangat lelah dan terlihat sangat pucat dengan peningkatan fotosensitifitas karena mereka tidak dapat keluar di siang hari," kata Barry Paw MD, PhD, dari Dana-Farber / Boston Children's Cancer dan Pusat Gangguan Darah. "Bahkan pada hari yang mendung, ada cukup sinar ultraviolet yang menyebabkan terik dan cacat pada bagian tubuh, telinga dan hidung yang terpapar."

Tinggal di dalam rumah di siang hari dan menerima transfusi darah yang mengandung kadar heme yang cukup dapat membantu meringankan beberapa gejala gangguan tersebut. Pada zaman kuno, minum darah hewan dan muncul hanya pada malam hari mungkin telah mencapai efek yang sama - menambahkan alasan lanjut ke legenda vampir.

Untuk menghasilkan heme, tubuh menjalani proses yang disebut sintesis porfirin, yang terutama terjadi di hati dan sumsum tulang. Setiap cacat genetik yang mempengaruhi proses ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menghasilkan heme; penurunan produksi heme menyebabkan penumpukan komponen protoporfirin. Dalam kasus EPP, jenis protoporfirin yang disebut protoporphrin IX terakumulasi dalam sel darah merah, plasma dan kadang-kadang hati.

"Meskipun vampir tidak nyata, ada kebutuhan nyata akan terapi inovatif untuk memperbaiki kehidupan orang-orang dengan porphyrias," kata Paw.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bagaimana Cara Menyaksikan Hujan Meteor Perseid Akhir Pekan Ini
13 Agustus 2017, by Slesta
Skywatcher di belahan bumi utara akan disuguhi pertunjukan bintang jatuh pada hari Jumat dan Sabtu malam saat hujan meteor Perseid mencapai puncak akhir ...
Maraknya Drama Korea dan Polemik  Menayangannya
18 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Menjamurnya drama Korea dan K-pop beberapa tahun belakangan ini , baik di Indonesia, Asia bahkan Mancanegara, banyak membuat orang semakin  ...
Inneke sudah berhijab dan sebelum cantikan mana?
19 April 2017, by titin
Jaman Sekarang ini memang sudah banyak berubah, dari jaman rambut kribo sampai kini jamannya hijaber. Aneh aja dengernya berhijab belum tentu baik, pake baju ...
7 Hal yang Harus Diperhatikan, Jika Ingin Kue Buatan Kamu Mengembang Sempurna
17 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika membuat kue, ternyata pengetahuan dan teknik yang digunakan merupakan hal yang penting. Hal ini guna menghasilkan kue yang mengembang ...
KPU minta Bawaslu Tolak Gugatan Parpol Gagal ikut Pemilu
8 November 2017, by Admin
Tampang.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta majelis sidang pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran administrasi Badan Pengawas Pemilu menolak gugatan 10 ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab