Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

Ternyata ‘Vampir’ Memang Ada dalam Dunia Nyata

12 September 2017 | Dibaca : 2603x | Penulis : Rindang Riyanti

Porphyrias, merupakan kelainan pada heme dalam membentuk komponen protein pengangkut oksigen, hemoglobin.

Variasi genetik yang berbeda yang mempengaruhi produksi heme menimbulkan berbagai presentasi klinis porfiria - termasuk satu bentuk yang mungkin bertanggung jawab atas cerita rakyat vampir.

Erythropoietic protoporphyria (EPP), jenis porfiria yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak, menyebabkan kulit orang menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan lecet yang menyakitkan.

"Orang dengan EPP menderita anemia kronis, yang membuat mereka merasa sangat lelah dan terlihat sangat pucat dengan peningkatan fotosensitifitas karena mereka tidak dapat keluar di siang hari," kata Barry Paw MD, PhD, dari Dana-Farber / Boston Children's Cancer dan Pusat Gangguan Darah. "Bahkan pada hari yang mendung, ada cukup sinar ultraviolet yang menyebabkan terik dan cacat pada bagian tubuh, telinga dan hidung yang terpapar."

Tinggal di dalam rumah di siang hari dan menerima transfusi darah yang mengandung kadar heme yang cukup dapat membantu meringankan beberapa gejala gangguan tersebut. Pada zaman kuno, minum darah hewan dan muncul hanya pada malam hari mungkin telah mencapai efek yang sama - menambahkan alasan lanjut ke legenda vampir.

Untuk menghasilkan heme, tubuh menjalani proses yang disebut sintesis porfirin, yang terutama terjadi di hati dan sumsum tulang. Setiap cacat genetik yang mempengaruhi proses ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menghasilkan heme; penurunan produksi heme menyebabkan penumpukan komponen protoporfirin. Dalam kasus EPP, jenis protoporfirin yang disebut protoporphrin IX terakumulasi dalam sel darah merah, plasma dan kadang-kadang hati.

"Meskipun vampir tidak nyata, ada kebutuhan nyata akan terapi inovatif untuk memperbaiki kehidupan orang-orang dengan porphyrias," kata Paw.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengenal Superhero Shazam Sang Dewa Petir yang Akan di Filmkan
24 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Bayaknya para superhero yang bermunculan belakangan ini dalam layar lebar atau film, membuat pihak perfilm mengangkat satu lagi superhero komik ...
Formula Sederhana untuk Prediksi Tinggi Badan Anak Anda
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Formula sederhana ini, yang digunakan oleh kebanyakan dokter anak, dapat memberikan perkiraan pertumbuhan anak. Meski bukan perhitungan yang tepat, namun cara ...
Balada Cinta Beda Generasi di Satukan Secangkir Kopi
18 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cinta itu buta, istilah tersebut memang benar adanya. Kisah cinta yang biasanya dijalani oleh pasangan muda mudi yang tak terpaut jauh usianya ...
Ternyata Selai Kacang Bantu Kamu Cegah Kanker Payudara
10 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Penelitian terbaru menyatakan bahwa remaja perempuan yang suka mengkonsumsi selai kacang memiliki payudara yang sehat. Penelitian tersebut ...
Mogok Masal di Catalonia, Para Pemimpin Menuntut Kemerdekaan dari Spanyol
5 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Lebih dari 15.000 orang tumpah ke jalan-jalan di Barcelona 3 Oktober kemarin menurut pemerintah setempat, untuk memprotes penggunaan kekerasan oleh polisi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab